Mbappe Cetak Gol Spektakuler Bawa Prancis Singkirkan Swedia

East Rutherford, New Jersey – Skor akhir 2-0 untuk Les Bleus sudah terpampang di papan skor MetLife Stadium saat bintang Prancis, Kylian Mbappe, berlutut dengan kedua tangan terentang, merayakan gol...

Jul 28, 2026 - 07:49
0 0
Mbappe Cetak Gol Spektakuler Bawa Prancis Singkirkan Swedia

East Rutherford, New Jersey – Skor akhir 2-0 untuk Les Bleus sudah terpampang di papan skor MetLife Stadium saat bintang Prancis, Kylian Mbappe, berlutut dengan kedua tangan terentang, merayakan gol penentu yang memastikan langkah timnya ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di hadapan 82.500 penonton yang memadati stadion dekat New York ini, sang kapten kembali menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai wajah generasi emas sepak bola Prancis. Golnya di menit ke-67, memanfaatkan assist terukur dari Antoine Griezmann, memecah kebuntuan pertahanan rapat Swedia yang dikomandoi Victor Lindelof.

Pertandingan babak 32 besar antara Prancis dan Swedia pada Selasa (30/6) malam waktu setempat ini berjalan ketat sejak menit pertama. Kedua tim menurunkan starting XI terbaiknya. Didier Deschamps mengandalkan formasi 4-3-3 ofensif dengan trisula Mbappe, Ousmane Dembele, dan Randal Kolo Muani di lini depan. Sementara pelatih Swedia, Janne Andersson, memasang formasi 4-4-2 klasik dengan blok rendah yang terbukti merepotkan sang juara bertahan. Statistik penguasaan bola menunjukkan dominasi Prancis sebesar 62 persen, namun hingga turun minum, skor kacamata 0-0 tetap bertahan. Les Bleus mencatatkan 14 shots dengan 5 tembakan tepat sasaran di babak pertama, tapi kiper Swedia, Robin Olsen, tampil gemilang dengan tiga penyelamatan krusial.

Dominasi Babak Pertama Tanpa Gol

Sejak peluit awal dibunyikan, intensitas laga langsung terasa. Menit ke-8, Mbappe yang beroperasi di sisi kiri sudah memberikan ancaman melalui tusukan ke kotak penalti. Umpan silangnya nyaris disambut Kolo Muani, namun Lindelof dengan sigap menyapu bola. Swedia bukan tanpa perlawanan. Menit ke-17, Alexander Isak melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang melebar tipis di sisi kanan gawang Mike Maignan. Itu menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Swedia sepanjang 45 menit pertama. Prancis terus menekan, namun transisi cepat Swedia beberapa kali merepotkan. Kartu kuning pertama keluar di menit ke-34 untuk bek kanan Prancis, Jules Kounde, setelah melakukan tekel keras terhadap Emil Forsberg.

Statistik babak pertama menggambarkan frustrasi Les Bleus. Total 8 sepak pojok berhasil mereka peroleh, namun solidnya organisasi pertahanan Swedia membuat semua peluang mentah. "Kami tahu mereka akan bertahan seperti ini. Kami hanya perlu lebih sabar dan lebih tajam di sepertiga akhir lapangan," ujar Deschamps dalam wawancara tepi lapangan saat jeda. Di sisi lain, Andersson menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap disiplin dan mencari peluang melalui serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan Dejan Kulusevski di sayap kanan.

Mbappe Memecah Kebuntuan dengan Sentuhan Emas

Babak kedua dimulai tanpa pergantian pemain dari kedua kubu. Prancis meningkatkan tempo. Menit ke-52, Dembele melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan tembakan melengkung yang membentur tiang gawang. Penonton bergemuruh, namun bola belum juga bersarang di jala Olsen. Terobosan yang dinanti akhirnya datang di menit ke-67 melalui skema serangan terorganisasi yang menjadi ciri khas tim asuhan Deschamps.

Griezmann yang menerima bola di lingkaran tengah melakukan visi brilian, mengirimkan umpan terobosan melengkung sejauh 35 meter ke kotak penalti. Mbappe, yang memulai lari dari posisi onside setelah membaca pergerakan lini belakang Swedia, melepaskan diri dari kawalan Emil Holm. Dengan satu sentuhan dada untuk mengontrol bola dan sentuhan kedua berupa penyelesaian klinis dengan kaki kanan, ia memperdaya Olsen yang sudah telanjur bergerak maju. Bola meluncur deras ke sudut kiri bawah gawang. Gol! Tepuk tangan riuh mengguncang East Rutherford. Gol ke-54 Mbappe untuk tim nasional di semua kompetisi ini membawa Prancis unggul 1-0.

Skycam dan puluhan kamera berkecepatan tinggi mengabadikan selebrasi ikonik sang megabintang. Dengan lutut menyentuh rumput, tangan terentang, dan tatapan ke langit, momen tersebut langsung menjadi sorotan fotografer AP, Petr David Josek, yang gambarnya kemudian mendunia. "Ini adalah momen yang sangat emosional. Kami bekerja keras sebagai tim. Saya hanya melakukan tugas saya untuk mencetak gol dan membantu tim melaju," kata Mbappe dalam konferensi pers usai pertandingan.

Penalti Kontroversial dan Penguasaan Penuh di Menit Akhir

Gol Mbappe meruntuhkan mental blok pertahanan Swedia. Hanya berselang sembilan menit, di menit ke-76, insiden kontroversial terjadi. Kolo Muani dijatuhkan oleh Isak Hien di kotak terlarang. Wasit asal Argentina, Facundo Tello, awalnya tidak menunjuk titik putih, namun setelah peninjauan VAR selama 90 detik yang menegangkan, keputusan berubah menjadi penalti untuk Prancis. Mbappe yang ditunjuk sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh Olsen dan mengirim bola ke sisi kanan, sementara kiper asal Swedia itu bergerak ke kiri. Skor 2-0 di menit ke-78. Ini menjadi brace keduanya dan gol ke-12 sang pemain di Piala Dunia, mendekatkannya ke rekor legenda sepanjang masa.

Unggul dua gol membuat Prancis semakin percaya diri. Deschamps menarik keluar Dembele dan Kolo Muani, menggantinya dengan Kingsley Coman dan Marcus Thuram untuk menyegarkan lini depan sekaligus menjaga intensitas serangan. Total shots on target Prancis bertambah menjadi 12, sementara Swedia hanya mencatatkan 3 sepanjang laga. Meskipun Isak dan Kulusevski berusaha keras, benteng yang dikawal Dayot Upamecano dan Ibrahima Konate terlalu kokoh. Clean sheet menjadi hadiah bagi Maignan, kiper nomor satu Prancis yang mencatatkan penyelamatan penting di menit ke-85 dari sundulan Viktor Gyokeres.

Peluit panjang berbunyi. Prancis melaju ke babak 16 besar dengan skor akhir 2-0. Statistik total penguasaan bola berakhir 60-40, dengan total tembakan 22-7, sepak pojok 11-3, dan akurasi oper 89 persen-79 persen untuk Les Bleus. "Kami menunjukkan karakter juara. Mbappe adalah pemain spesial, tapi hari ini seluruh tim bekerja luar biasa. Kami akan fokus ke laga selanjutnya," tegas Deschamps yang kini menyiapkan strategi menghadapi calon lawan berat di babak selanjutnya.

Kemenangan ini menegaskan status Prancis sebagai salah satu favorit juara. Dengan Mbappe dalam performa puncak, dukungan lini tengah kreatif Griezmann, serta soliditas pertahanan yang belum terkalahkan di turnamen, mimpi mengulang sukses 2018 semakin dekat. MetLife Stadium malam itu menjadi saksi bagaimana sang bintang menerjemahkan tekanan menjadi tarian magis di lapangan hijau.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User