Mbappé Cetak Hattrick, Prancis Hancurkan Swedia 3-0 di 32 Besar Piala Dunia

New York/New Jersey, 1 Juli 2026 — Kylian Mbappé menjadi bintang utama saat Prancis menghancurkan Swedia dengan skor telak 3-0 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jer...

Jul 28, 2026 - 04:11
0 0
Mbappé Cetak Hattrick, Prancis Hancurkan Swedia 3-0 di 32 Besar Piala Dunia

New York/New Jersey, 1 Juli 2026 — Kylian Mbappé menjadi bintang utama saat Prancis menghancurkan Swedia dengan skor telak 3-0 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey. Trio gol alias hat-trick penyerang Paris Saint-Germain itu memastikan Les Bleus melangkah mulus ke fase 16 besar.

Pertandingan yang berlangsung di hadapan 82.500 penonton ini sepenuhnya dikuasai Prancis. Sejak menit awal, pasukan Didier Deschamps langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diusung membuat trio depan Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Randal Kolo Muani terus meneror lini belakang Swedia.

Gol pertama hadir pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan Antoine Griezmann dari lini tengah, Mbappé yang bergerak menusuk dari sisi kiri mampu melewati bek kanan Sweden, Emil Holm, sebelum melepaskan tembakan kaki kanan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Robin Olsen. Skor 1-0 untuk Prancis.

Meski tertinggal, Swedia tidak menyerah begitu saja. Mereka mencoba membangun serangan melalui Alexander Isak dan Dejan Kulusevski. Namun, duet bek tengah Prancis, William Saliba dan Ibrahima Konaté, tampil solid. Beberapa peluang Swedia berhasil dipatahkan, termasuk penyelamatan gemilang Mike Maignan pada menit ke-31 saat menepis tendangan voli Emil Forsberg.

Memasuki babak kedua, Prancis semakin meningkatkan intensitas. Hasilnya, pada menit ke-57, Mbappé kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini dari skema serangan balik cepat. Menerima bola dari Dembélé di sisi kanan, Mbappé memperlihatkan akselerasi mematikannya, melewati dua pemain belakang Swedia, lalu dengan dingin menaklukkan Olsen. Gol kedua ini membuat stadion bergemuruh.

Mbappé melengkapi hat-trick-nya pada menit ke-74 melalui titik penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Kolo Muani dilanggar oleh bek Swedia, Isak Hien, di kotak terlarang. VAR sempat memeriksa insiden tersebut, namun tetap mengesahkan keputusan. Mbappé yang maju sebagai algojo dengan mudah mengecoh Olsen dan menuntaskan trigol bersejarahnya.

Dengan tiga gol tersebut, Mbappé kini telah mengoleksi total 8 gol di Piala Dunia 2026, menjadikannya pencetak gol terbanyak sementara turnamen. Penampilannya malam ini layak mendapatkan nilai sempurna.

Statistik Kunci: Dominasi Absolut Les Bleus

Secara keseluruhan, Prancis benar-benar mendominasi jalannya laga. Statistik menunjukkan penguasaan bola mencapai 62% berbanding 38% milik Swedia. Dari segi peluang, Les Bleus melepaskan 17 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran (shots on target), sementara Swedia hanya mampu menciptakan 6 tembakan dengan 2 yang mengarah ke gawang. Jumlah operan sukses Prancis juga nyaris dua kali lipat, 578 berbanding 309, yang menegaskan betapa sulitnya Swedia mengembangkan permainan.

Selain Mbappé, gelandang Eduardo Camavinga dan Aurélien Tchouaméni tampil dominan di lini tengah. Keduanya mencatatkan total 8 tekel sukses dan 12 intersep, mematikan kreativitas Kulusevski dan Forsberg. Pelatih Deschamps patut memuji kedisiplinan timnya dalam transisi bertahan.

Mbappé, Inspirator Kemenangan

Kylian Mbappé bukan hanya sekadar pencetak gol. Pergerakannya tanpa bola, kemampuannya membaca ruang, dan naluri gol yang tajam menjadi pembeda bagi Prancis. Dengan hat-trick ini, Mbappé menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Kecepatan dan ketepatannya dalam penyelesaian akhir menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Swedia. Menariknya, ketiga golnya hadir dari tiga tipe situasi berbeda: tembakan individu dari sayap, serangan balik, dan eksekusi penalti — menunjukkan betapa komplitnya atribut penyerang 27 tahun tersebut.

Respons Pelatih

Usai pertandingan, pelatih Prancis Didier Deschamps memberikan pujian tinggi kepada anak asuhnya, terutama Mbappé. “Kylian sungguh luar biasa malam ini. Dia pemain spesial yang selalu muncul di momen-momen krusial. Hat-trick di laga sistem gugur Piala Dunia adalah hal besar. Saya sangat bangga dengan performa tim secara keseluruhan,” ujar Deschamps dalam konferensi pers.

Sementara itu, pelatih Swedia, Jon Dahl Tomasson, mengakui keunggulan Prancis. “Kita menghadapi tim dengan kualitas luar biasa, dan Mbappé sulit dihentikan. Kami coba bermain kompak, tapi mereka terlalu cepat dan terlalu kuat. Kami harus belajar dari ini, tapi selamat untuk Prancis,” kata Tomasson.

Kemenangan ini membawa Prancis ke babak 16 besar, di mana mereka akan menantikan pemenang antara Inggris dan Maroko. Dengan performa meyakinkan ini, Les Bleus semakin difavoritkan untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di edisi 2018. Bagi Swedia, kekalahan ini menjadi akhir perjalanan mereka di Piala Dunia 2026, namun Jon Dahl Tomasson tetap optimis dengan masa depan skuad mudanya.

Pertandingan ini akan dikenang sebagai malam Kylian Mbappé, sang pencetak hat-trick yang menari di Stadion New York/New Jersey. Publik Prancis kini menaruh harapan besar pada sang bintang untuk terus menulis cerita indah di turnamen ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User