Barcelona Taklukkan Sevilla di Camp Nou, Cancelo Jadi Bintang
Skor akhir 3-1. Barcelona memastikan tiga poin penuh saat menjamu Sevilla dalam lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Momen paling ikonik lahir pada menit ke-52, ketika b...
Skor akhir 3-1. Barcelona memastikan tiga poin penuh saat menjamu Sevilla dalam lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Momen paling ikonik lahir pada menit ke-52, ketika bek sayap Joao Cancelo melepaskan tembakan first-time dari dalam kotak penalti yang bersarang telak ke sudut gawang. Gol itu langsung dirayakan bersama dua rekannya, Dani Olmo dan Raphinha, yang menjadi orkestrator serangan Blaugrana sepanjang laga.
Babak Pertama: Dominasi Ball Possession tanpa Efisiensi
Pelatih Barcelona menurunkan formasi 4-3-3 dengan starting XI yang hampir penuh kekuatan. Pedri dan Frenkie de Jong berduet di lini tengah, sementara Lamine Yamal ditempatkan di sayap kanan. Hasilnya, penguasaan bola 68 persen untuk tuan rumah sepanjang babak pertama, tetapi hanya tercipta dua shots on target dari delapan percobaan.
Sevilla justru tampil berani dengan formasi 5-4-1 yang rapat. Mereka menahan gempuran lewat blok bertahan yang disiplin dan beberapa kali merepotkan lewat serangan balik cepat. Menit ke-23, Dani Olmo melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Sevilla. Lalu menit ke-31, sundulan Robert Lewandowski menyamping tipis dari tiang gawang. Sayangnya, satu kejadian menodai babak pertama: bek Sevilla menerima kartu kuning akibat tekel keras kepada Pedri, dan VAR sempat memeriksa potensi kartu merah sebelum akhirnya memutuskan cukup kartu kuning.
Babak Kedua: Pesta Gol dan Penampilan Moncer Cancelo
Barcelona baru memecah kebuntuan pada menit ke-47. Raphinha melepaskan umpan terobosan presisi kepada Lewandowski yang menuntaskannya dengan kaki kanan. Assist itu menjadi yang ke-12 bagi Raphinha di La Liga musim ini, mempertegas perannya sebagai pencipta peluang utama tim.
Lima menit berselang, giliran Cancelo yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Portugal itu menerima bola hasil pergerakan Olmo, memotong ke dalam dari sisi kiri, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper. Gol ini sekaligus menjadi gol keduanya musim ini, dan perayaan bersama Olmo serta Raphinha menjadi visual paling meyakinkan tentang kekompakan trio serang Blaugrana.
Sevilla sempat memperkecil kedudukan pada menit ke-67 lewat sundulan Isaac Romero yang memanfaatkan sepak pojok. Namun Barcelona menjawab cepat hanya sembilan menit kemudian. Pada menit ke-76, Fermin Lopez mencetak gol ketiga setelah menerima assist cantik dari Olmo. Skor akhir 3-1 bertahan hingga peluit panjang.
Analisis Pemain dan Kunci Kemenangan
Joao Cancelo layak disebut man of the match. Selain golnya yang spektakuler, ia mencatatkan 92 persen akurasi umpan, empat duel dimenangkan, dan dua peluang diciptakan. Raphinha juga tampil brilian dengan satu gol dan satu assist, sementara Olmo menjadi penghubung utama dengan tiga key pass.
Dari sisi taktik, Barcelona memenangkan pertempuran di lini tengah. Dengan shots on target akhir 7-2, tuan rumah superior dalam menciptakan peluang berkualitas. Sevilla hanya menguasai 32 persen bola dan tiga kali terjebak offside akibat garis pertahanan Barcelona yang naik tinggi. Menariknya, Barcelona berhasil menjaga clean sheet selama 66 menit sebelum kebobolan dari situasi bola mati.
"Kami bermain dengan sabar dan tidak panik meski babak pertama tanpa gol. Gol kedua dari Cancelo adalah momen yang mengubah segalanya," ujar pelatih Barcelona usai laga. "Trio Olmo, Raphinha, dan Cancelo menunjukkan pemahaman luar biasa di lapangan."
Kemenangan ini membawa Barcelona memantapkan posisi di puncak klasemen sementara La Liga dengan 61 poin dari 27 laga, unggul lima angka atas rival terdekat. Sevilla sendiri tertahan di papan tengah dengan 38 poin dan wajib berbenah menghadapi jadwal padat pekan depan.
Dengan performa seperti ini, Barcelona menunjukkan gelar juara musim ini bukan sekadar mimpi. Kombinasi penguasaan bola yang dominan, penyelesaian akhir yang klinis, dan soliditas lini belakang membuat Camp Nou kembali menjadi benteng yang sulit ditaklukkan. Pekan berikutnya, Blaugrana akan bertandang ke markas lawan berat — dan publik Catalonia berhak optimistis.
Comments (0)