Martinelli Bawa Arsenal Taklukkan Manchester City di Emirates

Skor akhir 1-0 untuk tuan rumah. Gabriel Martinelli memastikan tiga poin dramatis bagi Arsenal ketika laga pekan kedelapan Premier League melawan Manchester City memasuki menit-menit akhir di Stadion ...

Martinelli Bawa Arsenal Taklukkan Manchester City di Emirates

Skor akhir 1-0 untuk tuan rumah. Gabriel Martinelli memastikan tiga poin dramatis bagi Arsenal ketika laga pekan kedelapan Premier League melawan Manchester City memasuki menit-menit akhir di Stadion Emirates, Minggu (8/10/2023) malam WIB. Gol tunggal pemain asal Brasil itu menghentikan laju sang juara bertahan dan menjadi pernyataan paling keras dari The Gunners musim ini.

Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama. Arsenal tampil dengan formasi 4-3-3, menempatkan Declan Rice dan Jorginho di lini tengah untuk memotong alur serangan City, sementara tim tamu tetap setia pada skema khasnya, 3-2-4-1, dengan Erling Haaland sebagai ujung tombak. Penguasaan bola akhir laga tercatat 53 persen untuk City, namun justru Arsenal yang lebih berbahaya dengan total 17 percobaan dan 6 shots on target, berbanding 9 percobaan serta 2 shots on target milik tim tamu.

Babak Pertama: Pertarungan di Lini Tengah

Menit ke-4, Rodri melepaskan tendangan jarak jauh yang masih melambung tipis di atas mistar gawang David Raya. Arsenal membalas menit ke-12 lewat tembakan Declan Rice dari luar kotak penalti yang ditepis Ederson. Menit ke-23, Bukayo Saka menusuk dari sisi kanan dan melepaskan umpan silang yang nyaris dikonversi Eddie Nketiah sebelum Josko Gvardiol memblok secara krusial.

City terus menekan lewat penguasaan bola, tetapi pressing tinggi Arsenal memaksa banyak kesalahan passing di sepertiga akhir lapangan. Menit ke-35, Haaland menerima umpan terobosan Julian Alvarez, namun bek Gabriel Magalhaes disiplin menjaga garis dan memaksa penyerang Norwegia itu terjebak offside. Peluang dianulir wasit setelah asisten mengangkat bendera. Sampai turun minum, skor 0-0 terasa adil karena kedua tim sama-sama ketat di lini belakang.

Babak Kedua: Ketegangan dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, intensitas meningkat drastis. Menit ke-55, Jeremy Doku menggempur sisi kiri pertahanan Arsenal dan melepaskan tembakan yang masih diblok Oleksandr Zinchenko. Empat menit berselang, giliran Martinelli yang membuang peluang emas setelah menerima umpan cerdas dari Saka, namun penyelesaiannya masih tepat ke pelukan Ederson.

Pelatih Arsenal memasukkan Leandro Trossard di menit ke-70 untuk menambah daya dobrak. Keputusan itu terbukti jitu. Menit ke-86, dari situasi sepak pojok, umpan Saka disundul Gabriel Jesus dan membentur pemain City; bola liar jatuh ke kaki Martinelli di tiang dekat, dan penyelesaian first-time-nya bersarang di pojok gawang Ederson. Assist tercatat untuk Saka, sekaligus mengunci clean sheet ketiga Arsenal musim ini.

Dua menit menjelang akhir, Ederson sempat naik membantu serangan saat tendangan bebas, namun VAR memastikan tidak ada pelanggaran berarti di kotak penalti dan skor akhir 1-0 bertahan. London utara berpesta, sementara Haaland gagal mencetak gol untuk ketiga kalinya beruntun.

Martinelli: Ujung Tombak yang Kembali Tajam

Gol di menit ke-86 itu menjadi gol keempat Martinelli dari 8 penampilan musim ini. Kecepatan larinya tercatat 34,6 km/jam pada sprint tercepat di laga ini, tertinggi kedua setelah Doku. Ia memenangi 7 dari 11 duel melawan bek sayap City dan menjadi pemain dengan sentuhan terbanyak di sepertiga akhir lapangan untuk Arsenal setelah Saka.

Eks pemain Ituano itu juga menjadi pemain Arsenal keempat yang mencetak gol di tiga laga kandang beruntun melawan tim papan atas sejak musim 2022-23, catatan yang membungkam kritik soal konsistensinya di laga besar.

“Kami tahu tidak akan banyak ruang, jadi gol dari situasi bola mati adalah hasil kerja keras di sesi latihan. Martinelli selalu siap saat dibutuhkan,” ujar pelatih Arsenal seusai laga. “Ini kemenangan untuk para penggemar yang sudah lama menunggu di kandang.”

Statistik akhir mempertegas narasi itu: Arsenal mencatat xG 1,42 berbanding 0,71 milik City, memenangi 13 pelanggaran, dan hanya menerima satu kartu kuning untuk Jorginho di menit ke-75. City, di sisi lain, pulang dengan dua kartu kuning (Gvardiol dan Doku) serta catatan 12 offside, tertinggi mereka musim ini.

Implikasi Klasemen

Dengan kemenangan ini, Arsenal mengoleksi 21 poin dari 8 laga dan menempel ketat Tottenham di puncak klasemen, sementara City tertahan di peringkat ketiga dengan 18 poin. Torehan 17 gol berbanding 6 kebobolan juga menempatkan pertahanan The Gunners sebagai yang terbaik kedua di liga setelah Newcastle.

Pekan depan, Arsenal bertandang ke Stamford Bridge, sedangkan City menjamu Brighton. Dua ujian berat yang akan menentukan apakah momentum kemenangan atas sang juara bertahan ini menjadi titik balik musim mereka. Satu hal yang pasti: malam di Emirates itu milik Martinelli, dan skor akhir 1-0 akan dikenang lama oleh suporter tuan rumah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User