Debut Liam Delap Warnai Kemenangan Chelsea atas LAFC di Piala Dunia Antarklub

Skor akhir 3-1. Chelsea sukses membuka langkah di babak penyisihan grup Piala Dunia Antarklub 2025 dengan menundukkan Los Angeles FC di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (17/6/2025) dini hari WIB...

Debut Liam Delap Warnai Kemenangan Chelsea atas LAFC di Piala Dunia Antarklub

Skor akhir 3-1. Chelsea sukses membuka langkah di babak penyisihan grup Piala Dunia Antarklub 2025 dengan menundukkan Los Angeles FC di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (17/6/2025) dini hari WIB. Namun malam itu bukan hanya milik tiga poin — ia milik Liam Delap. Striker anyar berusia 22 tahun itu memulai era barunya dengan cara paling sempurna: gol pembuka pada menit ke-23 yang langsung mengubah wajah pertandingan sepenuhnya.

Dari sisi taktik, duel ini mempertemukan dua filosofi berbeda. Chelsea tampil dengan formasi 4-2-3-1, sementara LAFC menjawab lewat 4-3-3 yang mengandalkan transisi cepat. Data penguasaan bola menegaskan dominasi tamu: 58 persen berbanding 42 persen hingga peluit panjang berbunyi. Chelsea melepaskan 16 tembakan dengan 7 shots on target, sedangkan tuan rumah hanya mencatat 3 tembakan tepat sasaran dari 9 percobaan. Kualitas distribusi Enzo Fernández menjadi kunci kendali lini tengah The Blues sepanjang laga.

Babak Pertama: Gol Debut yang Menentukan

Menit ke-23, momen yang ditunggu publik Chelsea akhirnya tiba. Enzo Fernández melepaskan umpan terobosan menusuk di antara dua bek tengah LAFC, dan Delap, yang cermat menjaga posisinya agar tak terjebak offside, menyambutnya dengan sekali kontrol sebelum melepaskan tendangan kaki kiri mendatar ke tiang jauh. Kiper tuan rumah hanya bisa mematung. Gol debut, assist pertama untuk Fernández — kombinasi yang langsung terukir di buku sejarah kompetisi.

Delap nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-38. Tandukannya memanfaatkan sepak pojok Pedro Neto membentur mistar gawang. Dua menit berselang, giliran LAFC yang mengancam: Denis Bouanga lolos dari jebakan offside dan melepaskan sepakan voli, namun Robert Sánchez bereaksi cepat dengan penyelamatan satu tangan. Sampai jeda, keunggulan 1-0 untuk Chelsea bertahan dengan lini belakang yang tampil disiplin.

Babak Kedua: Kontrol Penuh dan Drama VAR

Memasuki babak kedua, Enzo Maresca meminta anak asuhnya menambah intensitas tekanan. Hasilnya hadir di menit ke-61. Serangan balik tiga lawan dua dituntaskan Cole Palmer dengan tembakan first-time ke sudut gawang, memanfaatkan assist Delap yang dengan tenang mengirim bola di sisi kanan. Striker debutan itu kini mencatatkan satu gol dan satu assist dalam laga perdananya — statistik impresif untuk pemain yang baru menghabiskan 70 menit di lapangan.

LAFC memperkecil kedudukan di menit ke-74. Sundulan Timothy Tillman sempat dianulir karena offside, namun pemeriksaan VAR membatalkan keputusan wasit dan mengesahkan gol balasan tersebut. Tensi naik seketika: wasit mengeluarkan kartu kuning untuk dua pemain tuan rumah dan satu untuk Chelsea, tanpa kartu merah sepanjang pertandingan.

Chelsea menutup perlawanan di menit ke-83. Palmer melepaskan tendangan bebas dari jarak 25 meter yang memantul di dinding pemain dan bersarang di gawang. Gol ketiga itu mengunci kemenangan 3-1 sekaligus memastikan tiga poin penuh di laga pembuka grup.

Maresca: “Dia Lahir untuk Posisi Ini”

“Kami sudah tahu kualitasnya sejak lama. Satu gol dan satu assist di laga debut bukan kebetulan — itu hasil kerja keras di sesi latihan. Dia lahir untuk posisi ini,” ujar Enzo Maresca dalam konferensi pers usai pertandingan.

Angka individual Delap memperkuat pernyataan pelatihnya. Pemain yang sebelumnya menimba pengalaman di Ipswich Town itu mencatatkan 34 sentuhan bola, memenangkan 6 dari 8 duel darat, dan tidak pernah kehilangan bola di area sendiri. Clean sheet memang gagal diraih Chelsea setelah gol Tillman, namun duet Wesley Fofana dan Levi Colwill tampil solid sepanjang 90 menit dengan intersep dan sapuan yang disiplin.

Kemenangan ini menempatkan Chelsea di puncak klasemen grup sementara dengan tiga poin dan selisih gol yang sehat. Lebih dari itu, mereka membawa pulang modal psikologis besar: kedalaman skuad yang kini memiliki opsi baru di lini depan. Dengan start sempurna seperti ini, nama Delap otomatis masuk dalam perhitungan ketat starting XI untuk laga-laga berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User