Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
Skor akhir sebuah era. Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina, menutup lembaran gemilang yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi...
Skor akhir sebuah era. Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina, menutup lembaran gemilang yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Buenos Aires, Jumat (15/11), dan langsung menggemparkan dunia sepak bola global.
Messi membawa Argentina meraih gelar Copa America 2021 dan menjadi juara Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Ia pensiun sebagai kapten timnas dengan total 180 penampilan dan 106 gol, menjadikannya topskor sepanjang masa Albiceleste.
Perjalanan Panjang Sang Kapten
Menit demi menit, Messi mengukir sejarah bersama Timnas Argentina sejak debutnya pada 8 Juli 2005 melawan Hongaria. Kala itu, ia baru berusia 18 tahun dan langsung menunjukkan bakat luar biasanya. Dalam perjalanan panjangnya, Messi melewati berbagai emosi — dari kekecewaan final Copa America 2007, 2015, dan 2016, hingga euforia kemenangan di Copa America 2021 dan Piala Dunia 2022.
Penguasaan bola Messi di lini tengah Argentina menjadi kunci permainan tim selama bertahun-tahun. Dengan formasi fleksibel yang ia terapkan bersama pelatih Gerardo Martino, Lionel Scaloni, dan Mauricio Pochettino, Messi selalu menjadi motor serangan utama Albiceleste.
Rekor yang Tak Terlupakan
Sepanjang kariernya di tim nasional, Messi mencatatkan 106 gol dari 180 penampilan. Ia menjadi topskor sepanjang masa Argentina, menggeser rekor Gabriel Batistuta. Statistik ini semakin lengkap dengan 55 assist yang ia berikan kepada rekan-rekannya.
Dalam turnamen besar, Messi menorehkan performa luar biasa di Copa America 2021 dengan 4 gol dan 5 assist, membawa Argentina meraih gelar pertama sejak 1993. Sementara di Piala Dunia 2022, ia mencatat 7 gol dan 3 assist, termasuk gol dramatis di final melawan Prancis.
Reaksi Dunia Sepak Bola
"Messi adalah legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina. Kontribusinya tidak bisa diukur dengan angka saja," tutur pelatih Argentina saat ini.
Reaksi mengalir deras dari berbagai penjuru dunia. Fans Argentina di Buenos Aires berkumpul di Plaza de Mayo untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang kapten. Media internasional menyebut keputusan ini sebagai "akhir dari era keemasan sepak bola".
Messi meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Argentina. Ia membuktikan bahwa kesabaran dan dedikasi dapat membuahkan hasil, terutama setelah melewati masa-masa sulit bersama tim nasional sebelum akhirnya meraih puncak kejayaannya di usia 35 tahun.
Comments (0)