Lamine Yamal Pimpin Spanyol Hancurkan Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Skor akhir 4-1 untuk Spanyol atas Arab Saudi di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun itu mencetak satu gol dan satu assist dala...

Oct 08, 2026 - 08:29
0 0
Lamine Yamal Pimpin Spanyol Hancurkan Arab Saudi di Piala Dunia 2026

Skor akhir 4-1 untuk Spanyol atas Arab Saudi di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, menjadi panggung bagi Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun itu mencetak satu gol dan satu assist dalam laga Grup H Piala Dunia 2026, menegaskan statusnya sebagai pemain muda paling bersinar di turnamen ini. Spanyol menguasai pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen dan melepaskan 9 shots on target dari total 18 percobaan, sementara Arab Saudi hanya mencatat 2 tembakan tepat sasaran.

Sejak awal, Spanyol tampil menekan dengan formasi 4-3-3 yang dimainkan Luis de la Fuente. Yamal ditempatkan di sayap kanan, beroperasi agresif dengan starting XI yang juga menurunkan Pedri, Rodri, dan Nico Williams di sisi kiri. Arab Saudi mengandalkan blok pertahanan rendah 5-4-1 untuk meredam serangan, tetapi konsistensi transisi cepat Spanyol membuat mereka kewalahan sejak menit awal.

Babak Pertama: Yamal Buka Keunggulan

Menit ke-23, Yamal melepaskan tendangan kaki kiri menyusur tanah dari sudut sempit setelah menerima umpan terobosan Pedri. Bola melewati kiper Arab Saudi dan menggetarkan jaring gawang. Gol itu adalah gol ketiga Yamal di Piala Dunia 2026 dan menjadikannya pemain termuda dalam sejarah Spanyol yang mencetak gol di tiga pertandingan berbeda dalam satu edisi Piala Dunia.

Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-38. Kali ini Yamal berperan sebagai penyumbang assist. Umpan silangnya dari sisi kanan disambut sundulan Nico Williams di tiang jauh. Wasit sempat berkomunikasi dengan tim VAR untuk memeriksa dugaan offside, tetapi gol disahkan karena posisi Williams sejajar dengan bek terakhir Arab Saudi. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

"Yamal bermain seperti pemain yang sudah punya 100 caps. Dia membaca ruang, mengambil keputusan cepat, dan tidak panik di area final third," kata Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

Babak Kedua: Arab Saudi Bangkit, Spanyol Tancap Gas

Arab Saudi keluar dengan pendekatan berbeda setelah jeda. Formasi diubah menjadi 4-2-3-1 dan tekanan tinggi diterapkan di lini tengah. Hasilnya, pada menit ke-57, mereka memperkecil kedudukan melalui tendangan jarak jauh Salem Al-Dawsari yang tidak mampu dijangkau kiper Spanyol. Skor menjadi 2-1 dan sempat membuat laga terbuka.

Namun Spanyol merespons cepat. Hanya berselang sembilan menit, Rodri mencetak gol ketiga lewat sepakan dari luar kotak penalti setelah menerima umpan pendek Yamal. Statistik menujukkan Yamal mencatatkan 5 peluang tercipta, 3 dribel sukses, dan akurasi umpan mencapai 88 persen sebelum ditarik keluar pada menit ke-75.

Gol keempat Spanyol lahir pada menit ke-83 melalui pemain pengganti, Ferran Torres, yang memanfaatkan kesalahan umpan bek Arab Saudi dan menyelesaikan serangan balik dengan tenang. Kartu kuning dikeluarkan untuk dua pemain Arab Saudi di menit ke-68 dan ke-79 akibat pelanggaran taktis menghentikan transisi Spanyol. Hingga peluit panjang, tidak ada lagi gol tambahan. Spanyol menutup laga dengan clean sheet yang diwarnai satu kebobolan, tetapi tetap mendominasi hampir seluruh aspek permainan.

Implikasi Klasemen dan Prospek Spanyol

Kemenangan ini membuat Spanyol mengoleksi enam poin dari dua laga Grup H, menyusul kemenangan sebelumnya di pertandingan pembuka. Dengan selisih gol yang superior, Spanyol nyaman di puncak klasemen dan tinggal membutuhkan hasil imbang di laga terakhir untuk memastikan tiket ke babak 16 besar sebagai juara grup. Arab Saudi masih memiliki peluang lolos sebagai runner-up, tetapi harus bergantung pada hasil pertandingan lain.

Bagi Yamal, performa melawan Arab Saudi semakin memperkuat narasi bahwa ia adalah generasi penerus sepak bola Spanyol. Dengan total tiga gol dan dua assist sejauh turnamen berjalan, ia kini menjadi top skor sementara Spanyol dan masuk dalam perbincangan pemain terbaik Piala Dunia 2026. Kombinasi kecepatan, visi permainan, dan ketenangan di depan gawang menjadikannya ancaman nyata bagi pertahanan mana pun.

Spanyol selanjutnya akan menghadapi lawan berat di matchday terakhir Grup H. Jika Yamal mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin Spanyol melangkah jauh di turnamen ini. Sementara Arab Saudi harus melakukan evaluasi besar, terutama dalam menjaga disiplin lini belakang dan mengantisipasi serangan dari sisi sayap yang terbukti menjadi titik lemah mereka sepanjang laga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User