Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi Rp974,84 Miliar

Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyepakati pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (B

Sep 16, 2026 - 14:01
0 0
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi Rp974,84 Miliar

Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyepakati pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp974,84 miliar. Keputusan ini diambil setelah melewati serangkaian tahapan sinkronisasi bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, guna menyelaraskan target hilirisasi nasional dengan kapasitas fiskal negara.

Persetujuan pagu alokasi anggaran ini menjadi instrumen krusial bagi kementerian dalam mengakselerasi agenda penanaman modal dan transformasi hilirisasi komoditas strategis di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global.

Kronologi dan Alur Pembahasan Anggaran

Penetapan besaran anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melalui proses pembahasan bertingkat antara pihak legislatif dan eksekutif. Berikut adalah linimasa pembahasan pagu anggaran tersebut:

  1. Pembahasan Awal RKA-K/L: DPR bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM menyepakati Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) awal dengan proyeksi kebutuhan mencapai Rp1,204 triliun.
  2. Harmonisasi di Badan Anggaran: Berkas anggaran diajukan ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk dilakukan sinkronisasi makroekonomi dan penyesuaian terhadap ruang fiskal RUU APBN.
  3. Penyampaian Surat Resmi RUU APBN: Komisi XII DPR menerima surat penyampaian penyesuaian alokasi anggaran berdasarkan hasil pembahasan final Banggar DPR RI.
  4. Pengesahan Rapat Kerja Komisi XII: Komisi XII DPR RI bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM secara resmi mengesahkan pagu definitif sebesar Rp974,84 miliar.

Rincian Alokasi Program dan Hilirisasi

Dari total pagu definitif sebesar Rp974.840.775.000, Komisi XII DPR membaginya ke dalam dua pos program utama guna menyeimbangkan operasional kelembagaan dan efektivitas program hilirisasi nasional.

"Komisi XII menyetujui pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI sesuai hasil rapat kerja sebesar Rp974.840.775.000. Dengan rincian dukungan manajemen sebesar Rp505.302.912.000, dan penanaman modal dan hilirisasi sebesar Rp469.537.863.000," ujar Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi.

Adapun rincian pemanfaatan pagu anggaran tersebut dialokasikan secara spesifik pada komponen berikut:

  • Program Dukungan Manajemen (Rp505,30 miliar): Difokuskan untuk optimalisasi operasional kelembagaan, digitalisasi layanan sistem perizinan berusaha terintegrasi (OSS), serta tata kelola birokrasi kementerian.
  • Program Penanaman Modal dan Hilirisasi (Rp469,53 miliar): Diarahkan untuk pengawalan proyek investasi strategis, fasilitasi promosi penanaman modal domestik maupun luar negeri, serta penguatan rantai pasok industri hilir komoditas mineral dan non-mineral.

Implikasi Kebijakan dan Target Realisasi Investasi

Meskipun terdapat penyesuaian nominal dari usulan awal sebesar Rp1,204 triliun menjadi Rp974,84 miliar, Kementerian Investasi dan Hilirisasi dituntut tetap menjaga momentum pertumbuhan investasi berkualitas. Penajaman anggaran dinilai perlu diarahkan pada debottlenecking regulasi, percepatan izin tenaga kerja ahli, dan integrasi pengawasan devisa hasil ekspor guna menekan praktik under-invoicing.

Secara analitis, efisiensi anggaran ini menuntut kementerian untuk lebih selektif dan mengedepankan kolaborasi lintas sektoral, memastikan setiap rupiah belanja negara mampu menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User