Kim Sang Sik Puji Vietnam Usai Gebuk Malaysia ke Final AFF

Skor akhir 2-0 untuk Vietnam. Tuan rumah memastikan tiket final Piala AFF 2026 dengan mengalahkan Malaysia di leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8). Dengan agrega...

Kim Sang Sik Puji Vietnam Usai Gebuk Malaysia ke Final AFF

Skor akhir 2-0 untuk Vietnam. Tuan rumah memastikan tiket final Piala AFF 2026 dengan mengalahkan Malaysia di leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8). Dengan agregat 3-1 — setelah leg pertama di Kuala Lumpur berakhir imbang 1-1 — skuad besutan Kim Sang Sik resmi melaju ke partai puncak. Pelatih asal Korea Selatan itu tak pelak melempar pujian kepada anak asuhnya yang tampil dominan dari menit awal hingga peluit panjang berbunyi.

Babak Pertama: Formasi 3-4-3 Menekan Tanpa Ampun

Kim Sang Sik turun dengan formasi 3-4-3 yang agresif. Dua wing-back Vietnam terus naik turun membombardir sisi sayap pertahanan Malaysia, sementara tiga penyerang kerap bertukar posisi untuk mengacaukan koordinasi lini belakang lawan. Menit ke-12, peluang pertama lahir saat striker Vietnam melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi kiper Malaysia masih sigap menepis bola keluar dari area bahaya.

Gol pembuka akhirnya tiba di menit ke-23. Nguyen Quang Hai melepaskan umpan terobosan menusuk dari lini tengah, lalu assist manis itu disambut Nguyen Tien Linh dengan sepakan first time ke tiang jauh. 1-0! Stadion My Dinh bergemuruh. Penguasaan bola pada babak pertama tercatat 63 persen untuk tuan rumah, dengan shots on target 4 banding 1. Malaysia yang tampil dengan formasi 4-2-3-1 hanya bisa sesekali mengancam lewat serangan balik cepat Faisal Halim.

Menit ke-31, wasit meninjau insiden melalui VAR setelah Dion Cools menjegal Nguyen Tien Linh yang sudah siap melepaskan tembakan di kotak penalti. Hukuman yang diberikan: kartu kuning. Malaysia bernapas lega, tetapi tekanan Vietnam tak kunjung reda. Hingga turun minum, skor bertahan 1-0 dengan tuan rumah mendominasi hampir seluruh lini.

Babak Kedua: Gol Kedua dan Clean Sheet yang Kokoh

Memasuki babak kedua, Kim Sang Sik tak mengubah starting XI. Keputusan itu terbukti tepat. Menit ke-58, tendangan bebas dari sisi kanan yang dieksekusi Nguyen Hoang Duc meluncur akurat ke kotak penalti, dan Nguyen Xuan Son meloncat paling tinggi untuk menyundul bola masuk. 2-0! Agregat 3-1, dan Malaysia kini butuh dua gol untuk membalikkan keadaan.

Pelatih Malaysia merespons dengan memasukkan dua penyerang tambahan, mengubah bentuk permainan menjadi lebih ofensif. Namun lini belakang Vietnam yang dikomandoi Do Duy Manh bermain tanpa celah. Clean sheet ketiga Vietnam di turnamen ini terjaga ketika Dang Van Lam menepis tembakan jarak dekat pada menit ke-74. Menit ke-81, sundulan pemain pengganti Malaysia dianulir karena lebih dulu offside — keputusan yang dikuatkan setelah pengecekan VAR.

Drama makin panas di menit ke-88. Faisal Halim yang sudah menerima kartu kuning di babak pertama kembali dihukum karena pelanggaran keras, dan kartu kuning kedua berubah menjadi kartu merah. Malaysia harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain. Skor akhir 2-0 pun tak berubah hingga peluit panjang.

Analisis Pemain: Kunci Kemenangan di Sisi Sayap

Kemenangan ini lahir dari kombinasi kedalaman skuad dan eksekusi taktik yang matang. Nguyen Tien Linh menjadi pembeda lewat gol pembuka plus pergerakan tanpa bola yang konstan merepotkan bek tengah lawan. Nguyen Xuan Son, yang sejak Piala AFF 2024 selalu menjadi momok lini belakang lawan, kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan khasnya. Di lini belakang, duet bek tengah Vietnam memenangi 78 persen duel udara — angka tertinggi sepanjang turnamen untuk tim ini.

Sepanjang laga, penguasaan bola Vietnam tercatat 61 persen dengan total 16 tembakan dan 7 shots on target. Malaysia hanya melepaskan 8 tembakan dengan 2 mengarah ke gawang. Angka-angka itu menggambarkan satu hal: Vietnam tidak sekadar menang, tetapi menang dengan cara yang meyakinkan.

Kim Sang Sik: “Pemain Bermain dengan Hati”

Dalam konferensi pers usai laga, Kim Sang Sik tak menahan rasa bangganya. Pujian itu disampaikannya langsung di hadapan awak media di Stadion My Dinh.

“Saya sangat bangga dengan para pemain. Mereka menjalankan instruksi dengan sempurna, bekerja keras dari menit pertama hingga akhir. Ini bukan hanya kemenangan tim, tapi kemenangan untuk seluruh rakyat Vietnam,” ujar Kim Sang Sik.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menegaskan bahwa kemenangan ini buah dari kerja kolektif, bukan sekadar kualitas individu. “Kami menghadapi lawan yang kuat, tetapi para pemain percaya pada rencana permainan. Ketika tim bermain dengan hati seperti ini, hasil apa pun bisa kami raih,” tambahnya.

Jalan Menuju Final

Dengan hasil ini, Vietnam menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sepanjang turnamen dan melaju ke final Piala AFF 2026. Sejak turnamen digelar, belum ada pemain yang mencetak hat-trick di fase semifinal, dan malam ini pun tak ada yang melakukannya — yang ada justru penampilan kolektif yang nyaris sempurna dari tuan rumah. Kini mata Vietnam tertuju pada partai puncak, dan jika performa seperti malam ini bisa dipertahankan, trofi keempat bukan sekadar mimpi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User