Juventus Lolos ke 16 Besar Liga Champions usai Benamkan Galatasaray

TURIN — Skor akhir 3-1 untuk tuan rumah! Juventus memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah menaklukkan Galatasaray pada leg kedua babak playoff di Allianz Stadium, Kamis (26/2/202...

Aug 12, 2026 - 00:22
0 0
Juventus Lolos ke 16 Besar Liga Champions usai Benamkan Galatasaray

TURIN — Skor akhir 3-1 untuk tuan rumah! Juventus memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah menaklukkan Galatasaray pada leg kedua babak playoff di Allianz Stadium, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Gol penalti Manuel Locatelli pada menit ke-67 menjadi titik balik laga yang berjalan panas sejak peluit awal, sebelum Kenan Yildiz menyempurnakan kemenangan lewat gol penutup di pengujung pertandingan.

Bermain di hadapan lebih dari 40 ribu suporter, starting XI Juventus tampil agresif dengan formasi 4-2-3-1. Dusan Vlahovic membuka keunggulan lebih dulu, Galatasaray sempat menyamakan kedudukan lewat Victor Osimhen, namun dominasi Bianconeri di lini tengah — digalang Locatelli dan Khephren Thuram — membuat wakil Turki itu tak berkutik sepanjang babak kedua.

Babak Pertama: Jual Beli Serangan Sejak Menit Awal

Juventus langsung menekan begitu pertandingan dimulai. Menit ke-23, publik Allianz Stadium bergemuruh: Francisco Conceicao melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan, dan Vlahovic menyambutnya dengan sundulan keras yang menaklukkan kiper Galatasaray. Skor 1-0, assist perdana Conceicao di laga ini tercatat dengan indah di papan statistik.

Namun Galatasaray bukan tanpa perlawanan. Menit ke-38, serangan balik cepat tim tamu berbuah gol — Osimhen memanfaatkan kelengahan lini belakang Juventus dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh gawang Michele Di Gregorio. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Statistik paruh pertama menunjukkan penguasaan bola 56 persen berbanding 44 persen untuk Juventus, dengan 4 shots on target berbanding 2.

Penalti Locatelli Jadi Titik Balik

Babak kedua berjalan lebih intens. Petaka bagi Galatasaray datang menit ke-64 ketika Kenan Yildiz dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit sempat melanjutkan permainan, tetapi tinjauan VAR membuktikan pelanggaran jelas terjadi — penalti untuk Juventus!

Locatelli maju sebagai algojo. Gelandang bertahan bernomor punggung 5 itu dengan tenang mengecoh kiper dan menempatkan bola ke sisi kiri gawang pada menit ke-67. Skor 2-1! Gol ini bukan sekadar gol biasa — ini gol yang mengubah psikologi pertandingan. Locatelli berlari ke sudut lapangan dan merayakannya di depan tribun tuan rumah yang bergetar. Galatasaray yang harus mengejar ketertinggalan mulai kehilangan disiplin, dan dua kartu kuning keluar untuk pemain mereka dalam sepuluh menit berikutnya.

Menit ke-84, Yildiz mengunci kemenangan. Menerima umpan terobosan dari Andrea Cambiaso, talenta muda berpaspor Turki itu — ironisnya menghadapi klub asal negaranya sendiri — melepaskan tendangan keras ke tiang dekat. Skor 3-1, Allianz Stadium meledak!

Statistik Akhir dan Reaksi Pelatih

Data akhir mencerminkan dominasi tuan rumah: penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen, 7 shots on target berbanding 3, serta total 16 tembakan berbanding 8. Di Gregorio mencatatkan dua penyelamatan krusial, meski clean sheet lepas dari genggamannya akibat gol Osimhen. Dari sisi disiplin, wasit mengeluarkan total lima kartu kuning — tiga untuk Galatasaray, dua untuk Juventus — tanpa ada kartu merah maupun insiden offside kontroversial.

Sang pelatih Juventus memuji mentalitas anak asuhnya seusai laga. "Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Galatasaray tim yang berbahaya dalam transisi, tetapi para pemain menunjukkan karakter. Penalti Locatelli adalah momen kunci — setelah itu, kami mengendalikan segalanya," ujarnya dalam konferensi pers.

Dengan hasil ini, Juventus melaju ke babak 16 besar dan akan menanti hasil undian untuk mengetahui lawan berikutnya. Bagi Locatelli, gol penalti ini menjadi pembuktian perannya sebagai jenderal lini tengah — bukan hanya pengatur tempo, tetapi juga penentu di momen-momen krusial. Malam di Turin ini akan dikenang sebagai malam ketika Si Nyonya Tua kembali berbicara banyak di panggung Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User