Juventus Gasak Galatasaray 3-1, Penalti Locatelli Buka Jalan ke 16 Besar

Skor akhir 3-1 untuk Juventus atas Galatasaray menjadi penutup sempurna leg kedua playoff Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Kamis (26/2) dini hari WIB. Penalti Manuel Locatelli pada menit ke-3...

Aug 10, 2026 - 12:24
0 0
Juventus Gasak Galatasaray 3-1, Penalti Locatelli Buka Jalan ke 16 Besar

Skor akhir 3-1 untuk Juventus atas Galatasaray menjadi penutup sempurna leg kedua playoff Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Kamis (26/2) dini hari WIB. Penalti Manuel Locatelli pada menit ke-34 membuka keran gol Bianconeri, sebelum Kenan Yıldız dan Dušan Vlahović melengkapi kemenangan yang mengantar raksasa Italia itu lolos ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat 4-2. Satu-satunya gol tim tamu lahir dari kaki Victor Osimhen pada menit ke-66.

Penalti itu sendiri lahir dari proses yang cukup dramatis. Menit ke-31, Yıldız dijatuhkan Davinson Sánchez di dalam kotak terlarang, dan wasit awalnya membiarkan permainan berlanjut. Namun tinjauan VAR memaksa pengadil lapangan mengecek monitor di pinggir lapangan sebelum akhirnya menunjuk titik putih. Locatelli, gelandang bertahan bernomor punggung 5 yang jarang ditugaskan sebagai algojo, tampil tenang dan melepaskan eksekusi mendatar ke sisi kanan gawang yang gagal diantisipasi kiper Galatasaray.

Babak Pertama: Dominasi Penuh Tuan Rumah

Sejak peluit awal, pelatih Juventus menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1 yang agresif. Locatelli berduet di double pivot, sementara Yıldız beroperasi bebas di belakang striker tunggal. Hasilnya langsung terlihat: penguasaan bola 62 persen milik tuan rumah di 45 menit pertama, dengan 5 shots on target berbanding hanya 1 dari tim asal Istanbul tersebut.

Galatasaray yang datang dengan modal hasil imbang 1-1 pada leg pertama sebenarnya mencoba bermain terbuka lewat skema 4-2-3-1 mereka. Namun pressing tinggi Juventus membuat lini tengah tim tamu kesulitan membangun serangan dari belakang. Beberapa kali bola berhasil direbut di area pertahanan lawan, dan salah satu situasi itulah yang berujung pada pelanggaran Sánchez terhadap Yıldız.

Babak Kedua: Yıldız dan Vlahović Menutup Perlawanan

Menit ke-52, publik Allianz Stadium kembali bergemuruh. Menerima umpan terobosan Andrea Cambiaso dari sisi kiri, Yıldız menusuk ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kanan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang. Skor 2-0, dan agregat berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Juventus.

Galatasaray sempat memberi harapan kepada suporternya ketika Osimhen memperkecil kedudukan pada menit ke-66. Striker asal Nigeria itu memenangi duel udara menyambut umpan silang dari sisi kiri dan menanduk bola melewati jangkauan kiper Michele Di Gregorio. Gol tersebut sempat membuat tempo pertandingan meningkat, dengan tim tamu menambah intensitas serangan mereka.

Namun harapan itu hanya bertahan 12 menit. Menit ke-78, Vlahović yang baru masuk dari bangku cadangan menyambut umpan silang mendatar Francisco Conceição dengan sontekan first time dari jarak dekat. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang, dan Allianz Stadium berubah menjadi arena perayaan.

Angka di Balik Kemenangan Bianconeri

Statistik akhir mencerminkan dominasi Juventus secara menyeluruh. Penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen, shots on target 7 berbanding 3, total tembakan 16 melawan 9, serta sepak pojok 8 berbanding 3. Locatelli tampil sebagai motor permainan dengan akurasi umpan 91 persen dari 74 kali sentuhan, ditambah satu gol penalti dan tiga tekel sukses.

Kartu kuning tercatat atas nama Sánchez dan Lucas Torreira di kubu Galatasaray, sementara Juventus menerima satu kartu kuning melalui Federico Gatti. Di Gregorio sendiri mencatatkan dua penyelamatan penting, meski gagal menjaga clean sheet akibat tandukan keras Osimhen.

'Kami tahu leg pertama membuat segalanya belum aman, jadi kami meminta para pemain tampil agresif sejak menit pertama. Eksekusi penalti Locatelli menunjukkan mentalitasnya, dan secara keseluruhan tim bermain dengan kontrol yang sangat baik,' ujar pelatih Juventus dalam konferensi pers usai laga.

Menatap Babak 16 Besar

Kemenangan ini memperpanjang rekor kandang Juventus di kompetisi Eropa musim ini menjadi tak terkalahkan, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang di Allianz Stadium. Bagi Locatelli, gol penalti tersebut merupakan gol ketiganya di Liga Champions musim ini, catatan terbaiknya dalam satu musim kompetisi elite Eropa sepanjang kariernya.

Juventus kini menanti hasil undian babak 16 besar, sementara Galatasaray harus mengakhiri perjalanan Eropa mereka dan kembali fokus ke kompetisi domestik. Dengan momentum seperti ini, Bianconeri jelas bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata oleh tim mana pun di fase gugur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User