Manchester City Bantai Al Ain 6-0, Lolos ke Babak 16 Besar

Skor akhir 6-0! Manchester City mengamuk di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, dengan membantai Al Ain pada matchday kedua Grup G Piala Dunia Antarklub 2025, Senin dini hari WIB. Ilkay Gündoğan menceta...

Aug 10, 2026 - 12:27
0 0
Manchester City Bantai Al Ain 6-0, Lolos ke Babak 16 Besar

Skor akhir 6-0! Manchester City mengamuk di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, dengan membantai Al Ain pada matchday kedua Grup G Piala Dunia Antarklub 2025, Senin dini hari WIB. Ilkay Gündoğan mencetak dwigol, sementara Claudio Echeverri, Erling Haaland, Oscar Bobb, dan Rayan Cherki masing-masing menambahkan satu gol dalam kemenangan telak yang memastikan The Citizens melaju ke babak 16 besar dengan satu laga tersisa.

Statistik pertandingan benar-benar berpihak pada pasukan Pep Guardiola: penguasaan bola 72 persen berbanding 28 persen, 21 tembakan dengan 11 shots on target, sementara Al Ain hanya mampu melepaskan empat percobaan dengan satu yang tepat sasaran. Dari enam gol yang tercipta, empat di antaranya lahir lewat assist yang membelah pertahanan wakil Uni Emirat Arab itu.

Babak Pertama: Tiga Gol, Laga Praktis Berakhir

City langsung menekan sejak peluit dibunyikan. Menit ke-8, Gündoğan membuka keran gol lewat eksekusi cerdik dari sisi kiri — bola yang dilepaskannya melengkung melewati jangkauan kiper dan bersarang di pojok gawang. Skor 1-0, dan tribun Atlanta bergemuruh.

Menit ke-27, giliran Echeverri mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda Argentina itu melepaskan tendangan bebas melengkung yang melewati pagar betis dan menukik masuk ke gawang. Gol perdana Echeverri untuk City, dan ia merayakannya dengan penuh emosi.

Petaka Al Ain belum selesai. Memasuki menit ke-45+5, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak terlarang — keputusan yang tak memerlukan tinjauan VAR panjang. Haaland maju sebagai algojo dan dengan dingin menaklukkan kiper lawan. 3-0 saat turun minum, laga praktis sudah berakhir.

Rodri Kembali Memimpin Orkestra Lini Tengah

Sorotan kamera berulang kali tertuju pada momen Guardiola memberikan instruksi langsung kepada Rodri dari tepi lapangan. Sang jenderal lini tengah kembali dipercaya masuk starting XI sebagai pivot dalam formasi 4-1-4-1, melanjutkan proses pemulihan penuhnya usai cedera lutut panjang yang sempat menghentikan musimnya.

Dan Rodri menjawab kepercayaan itu dengan performa kelas dunia. Ia menjadi metronom permainan City — mendikte tempo, memutus serangan balik Al Ain sebelum berkembang, dan mencatatkan akurasi umpan di atas 90 persen. Setiap kali bola berada di kakinya, permainan The Citizens mengalir tenang namun mematikan.

Babak Kedua: Pesta Berlanjut, Pemain Muda Unjuk Gigi

Guardiola melakukan rotasi di paruh kedua, tetapi intensitas City tak menurun. Menit ke-73, Gündoğan melengkapi dwigolnya lewat penyelesaian tenang memanfaatkan umpan terobosan — gol keempat yang membuat wajah bench Al Ain semakin muram.

Menit ke-84, Oscar Bobb ikut berpesta. Winger muda Norwegia itu menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Hanya berselang lima menit, menit ke-89, Rayan Cherki menutup pesta dengan gol perdananya berseragam City lewat penyelesaian khas pemain berteknik tinggi. 6-0, skor yang adil menggambarkan jurang kualitas kedua tim.

Laga berjalan relatif terkendali — wasit tak perlu mengeluarkan kartu merah, meski frustrasi pemain Al Ain berbuah sejumlah kartu kuning di babak kedua. Bagi City, hasil ini juga berarti clean sheet kedua di turnamen, modal berharga menuju fase gugur.

Tiket 16 Besar Diamankan, Juventus Menanti

Kemenangan ini membawa City mengoleksi enam poin dari dua laga, menyusul kemenangan 2-0 atas Wydad AC di partai pembuka. Tiket babak 16 besar resmi digenggam, sementara Al Ain dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan tanpa mencetak satu gol pun.

Kami bermain dengan intensitas dan struktur yang tepat sejak menit pertama. Para pemain muda menunjukkan kualitas mereka, dan Rodri semakin menemukan ritme permainannya. Ini langkah penting, tetapi kami belum selesai, ujar Guardiola usai laga.

Satu ujian terakhir menanti di laga pamungkas Grup G: duel melawan Juventus untuk menentukan status juara grup. Dengan Rodri yang kembali bugar, lini serang yang tajam, dan kedalaman skuad yang mewah, City jelas bukan lawan yang bisa dianggap enteng oleh siapa pun di turnamen ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User