Joao Cancelo Bersinar, Barcelona Tekuk Real Madrid 3-1 dan Juara La Liga

Skor akhir: FC Barcelona 3-1 Real Madrid. Camp Nou meledak pada Minggu (10/5/2026) malam waktu setempat. Menit ke-79, Joao Cancelo melepaskan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti yang be...

Aug 10, 2026 - 12:36
0 0
Joao Cancelo Bersinar, Barcelona Tekuk Real Madrid 3-1 dan Juara La Liga

Skor akhir: FC Barcelona 3-1 Real Madrid. Camp Nou meledak pada Minggu (10/5/2026) malam waktu setempat. Menit ke-79, Joao Cancelo melepaskan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri gawang Thibaut Courtois — gol penutup yang memastikan Barcelona mengunci gelar juara La Liga 2025/26 di hadapan rival abadi mereka. Bek sayap asal Portugal itu menutup malam sempurna dengan satu gol dan satu assist, lalu memimpin selebrasi di depan tribun yang bergetar.

Sejak peluit awal, pelatih Hansi Flick menurunkan starting XI terbaiknya dengan formasi 4-3-3: Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha di trisula depan, ditopang Pedri, Frenkie de Jong, dan Dani Olmo di lini tengah. Real Madrid menjawab dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan kecepatan Kylian Mbappé dan Vinícius Junior di sektor sayap. Laga ini bukan sekadar El Clásico — kemenangan akan mengunci trofi bagi tuan rumah dengan dua pertandingan tersisa.

Babak Pertama: Tuan Rumah Menggebrak Sejak Menit Awal

Barcelona langsung mengambil inisiatif. Penguasaan bola tuan rumah menyentuh angka 65 persen di 45 menit pertama, memaksa Madrid bertahan di separuh lapangan sendiri. Menit ke-18, tekanan itu berbuah gol. Raphinha mengirim umpan terobosan diagonal ke sisi kanan, Lamine Yamal memotong ke dalam melewati satu bek, lalu melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh. 1-0 untuk Barcelona, dan Camp Nou bergemuruh.

Madrid mencoba merespons lewat serangan balik, tetapi lini belakang Barça yang dipimpin Pau Cubarsí tampil disiplin. Menit ke-44, giliran Joao Cancelo yang unjuk gigi. Beroperasi sebagai bek kanan yang kerap naik menjadi gelandang tambahan, Cancelo mengirim crossing akurat ke jantung pertahanan. Robert Lewandowski memenangkan duel udara dan menanduk bola masuk ke gawang. 2-0. Babak pertama ditutup dengan statistik mencolok: shots on target 5 berbanding 1 untuk keunggulan tuan rumah.

Babak Kedua: Mbappé Memperkecil Skor, Cancelo Menjawab Tuntas

Real Madrid keluar dari ruang ganti dengan intensitas berbeda. Menit ke-58, Antonio Rüdiger menerima kartu kuning setelah tekel keras terhadap Yamal — tanda frustrasi tim tamu mulai muncul. Menit ke-63, harapan Madrid menyala. Jude Bellingham mengirim umpan terobosan, Kylian Mbappé berlari membelah pertahanan dan menaklukkan Marc-André ter Stegen dalam situasi satu lawan satu. Skor berubah menjadi 2-1, dan laga kembali hidup.

Ketegangan memuncak menit ke-71 ketika Madrid mengklaim penalti setelah bola mengenai lengan Cubarsí di kotak terlarang. Wasit mengecek VAR selama hampir dua menit sebelum memutuskan tidak ada pelanggaran — posisi tangan dinilai wajar. Enam menit berselang, Cancelo menghapus seluruh keraguan. Menerima umpan pendek dari Pedri, ia melepaskan tendangan keras dari jarak 22 meter. 3-1. Menit ke-88, Vinícius sempat menjebol gawang Barça, tetapi VAR kembali berbicara: offside, gol dianulir.

Statistik di Balik Pesta Gelar

Angka-angka akhir mencerminkan dominasi total. Barcelona mencatat penguasaan bola 64 persen berbanding 36 persen, melepaskan 18 tembakan dengan 9 shots on target, sementara Madrid hanya mampu 7 tembakan dan 3 tepat sasaran. Akurasi umpan tuan rumah menyentuh 91 persen. Cancelo sendiri membukukan 1 gol, 1 assist, 4 tekel sukses, dan 3 dribel berhasil — performa lengkap dari seorang bek sayap modern. Kemenangan ini mengangkat Barcelona ke 88 poin, unggul tak terkejar di puncak klasemen La Liga.

"Para pemain menunjukkan mentalitas juara sejak menit pertama. Cancelo luar biasa — ia bertahan seperti bek, menyerang seperti penyerang. Gelar ini milik seluruh tim dan suporter," ujar Hansi Flick seusai laga.

Peluit panjang berbunyi, confetti biru-merah berhamburan, dan Cancelo menjadi salah satu pemain pertama yang mengangkat trofi di podium. Tidak ada clean sheet bagi Ter Stegen, tetapi tiga penyelamatan krusialnya di babak kedua menjaga keunggulan tetap aman. Barcelona kini bisa menutup musim dengan kepala tegak — juara La Liga, dimahkotai lewat kemenangan El Clásico di kandang sendiri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User