Jembatan Rusak di Cipayung Depok Mulai Diperbaiki
Proyek perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan parah akibat fondasi ambles tergerus aliran air di kawasan Cipayung, Depok, resmi dimulai. Berdasarkan pantauan Beritainti.com di lapangan pada Seni
Proyek perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan parah akibat fondasi ambles tergerus aliran air di kawasan Cipayung, Depok, resmi dimulai. Berdasarkan pantauan Beritainti.com di lapangan pada Senin (6/7/2026), proses pengerjaan sudah memasuki tahap pembongkaran total. Struktur lantai jembatan dan sisa-sisa fondasi lama yang keropos telah diratakan dengan tanah untuk memberikan ruang bagi konstruksi baru yang lebih kokoh.
Kehadiran sejumlah alat berat, termasuk ekskavator, mewarnai aktivitas di lokasi proyek. Tidak hanya membongkar bangunan lama, para pekerja juga sudah mulai melakukan penggalian di sisi sungai untuk menyiapkan cetakan fondasi baru. Langkah ini diambil untuk memastikan struktur jembatan selanjutnya memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap gerusan air, terutama saat intensitas hujan tinggi yang kerap meningkatkan debit air sungai.
Penutupan Arus Lalu Lintas
Dampak dari proyek vital ini dirasakan langsung oleh para pengguna jalan. Laporan media kami mengonfirmasi bahwa akses dari Jalan Pemuda Kampung Pulo menuju Jalan Raya Cipayung dan Jalan Raya Citayam untuk sementara ditutup total. Penutupan ini diberlakukan demi keselamatan pengendara dan kelancaran mobilitas alat berat di area konstruksi. Warga yang hendak melintas diimbau untuk mencari jalur alternatif hingga jembatan baru dinyatakan aman untuk digunakan.
"Kerusakan jembatan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kami bersyukur perbaikan segera dilakukan, meskipun kami harus memutar agak jauh untuk sementara waktu. Semoga pengerjaannya cepat dan hasilnya kuat," ujar salah seorang warga setempat kepada Beritainti.com.
Target dan Tahapan Konstruksi
Meskipun jembatan sudah dibongkar total, tim teknis di lokasi masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai durasi pasti pengerjaan. Namun, dari aktivitas yang terlihat, pengerjaan fondasi baru menjadi prioritas utama pasca pembongkaran. Material-material bangunan seperti besi tulangan dan beton juga sudah mulai diturunkan di sekitar area proyek, menandakan bahwa pembangunan fisik akan segera dikebut setelah penggalian fondasi tuntas.
Sebagai informasi, kerusakan jembatan ini sebelumnya memicu keluhan warga karena mengancam konektivitas antarwilayah di Cipayung. Dengan dimulainya perbaikan ini, masyarakat berharap akses vital tersebut bisa segera difungsikan kembali tanpa mengorbankan aspek keamanan dan kualitas konstruksi jangka panjang.
Comments (0)