Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Washington Open 2026

Washington, D.C. — Dengan permainan agresif dan mental baja, petenis putri Indonesia Janice Tjen mengamankan tiket ke babak kedua Washington Open 2026 usai menundukkan Rebecca Sramkova dari Slovakia...

Jul 28, 2026 - 09:49
0 0
Janice Tjen Melaju ke Babak 16 Besar Washington Open 2026

Washington, D.C. — Dengan permainan agresif dan mental baja, petenis putri Indonesia Janice Tjen mengamankan tiket ke babak kedua Washington Open 2026 usai menundukkan Rebecca Sramkova dari Slovakia dalam dua set langsung, 6-4, 6-3, di Stadion William H.G. FitzGerald Tennis Center, Selasa (21/7) waktu setempat. Kemenangan ini memastikan langkahnya ke 16 besar turnamen WTA 500 tersebut, sekaligus menjadi debut positif di hard court Amerika Serikat musim panas ini.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Sejak Reli Pertama

Menit pertama laga langsung menghadirkan tensi tinggi. Janice, yang menempati peringkat 58 dunia, membuka set pertama dengan servis keras menyilang dan langsung memaksa Sramkova melakukan kesalahan backhand. Pada game ketiga, petenis 22 tahun itu memecah servis lawan lewat return forehand dalam yang gagal dikembalikan. Skor 3-1 menjadi modal berharga. Meski Sramkova sempat memperkecil menjadi 4-3, Janice tak kehilangan fokus. Menit ke-38, sebuah ace di game kesepuluh memastikan set pertama 6-4.

Set kedua berjalan lebih cepat. Janice langsung tancap gas dengan memecah servis di game kedua. Groundstroke datar dari baseline terus menyasar kaki Sramkova, memaksa pemain berpostur 177 cm itu sering terlambat melakukan split step. Menit ke-62, Janice menutup laga dengan sebuah dropshot menawan di match point, memanfaatkan momentum setelah pengembalian servis lemah lawan. Skor akhir 6-3 menggambarkan konsistensinya sepanjang 72 menit pertandingan.

Statistik Kunci: Efisiensi Agresivitas

Data statistik memperlihatkan superioritas Janice di banyak aspek. Ia mencatatkan persentase first serve 72% dan memenangkan 79% poin dari servis pertamanya—jauh di atas Sramkova yang hanya 61%. Total winner Janice mencapai 27 berbanding 14 milik lawan, dengan 11 di antaranya berasal dari forehand. Unforced errors juga lebih terkendali: 18 berbanding 26. Yang paling mencolok adalah konversi break point: 4 dari 7 peluang berhasil dimaksimalkan, sementara Sramkova hanya mampu memanfaatkan 1 dari 3 kesempatan yang ia dapat.

Agresivitas Janice dari zona baseline terlihat dari rata-rata kecepatan groundstroke 118 km/jam, terutama forehand yang sering dipukul dengan sudut ekstrem. Ia juga mendominasi reli pendek 0-4 pukulan (45-28), menunjukkan ketajaman dalam pengambilan keputusan menyerang sejak awal rally. Statistik net point pun mengejutkan: Janice memenangkan 8 dari 10 pendekatan ke net, beberapa di antaranya menjadi poin-poin krusial di akhir game.

Analisis Taktik: Formasi 4-3-3? Bukan, Ini Pola Serangan Baseline

Meski bukan sepakbola, pendekatan taktik Janice bisa dianalogikan dengan formasi menyerang. Ia terus menekan dari sektor backhand lawan dengan pukulan menyilang dalam, lalu mendadak melepaskan inside-out forehand ke ruang terbuka—mirip transisi cepat dari sayap ke tengah. Pelatihnya, David Santoso, tampak menyiapkan strategi khusus untuk mematikan kekuatan Sramkova di baseline. Janice lebih banyak bermain di belakang garis sambil mengambil bola lebih awal (early shot), memperpendek waktu reaksi lawan.

Penggunaan slice backhand juga menjadi senjata rahasia. Setidaknya 8 kali slice rendah berhasil memancing error dari Sramkova yang harus membungkuk mengambil bola di bawah lutut. Kombinasi antara variasi ritme dan kecepatan ini membuat pemain Slovakia frustrasi, terlihat dari gestur raket yang dipukulkan ke tanah di akhir set pertama.

Komentar Pasca Laga: Fokus ke Babak Berikutnya

“Saya senang bisa tampil solid dari awal hingga akhir. Kunci hari ini adalah servis dan penguasaan baseline. Saya tahu Sramkova pemain kuat, jadi saya berusaha tidak memberinya ritme. Kemenangan ini penting untuk kepercayaan diri saya di turnamen ini,” ujar Janice singkat di sesi wawancara usai laga.

Dengan hasil ini, Janice Tjen akan menghadapi unggulan ke-5 Maria Sakkari di babak 16 besar. Laga diprediksi akan menguji ketahanan fisik dan mental petenis Indonesia tersebut. Para penggemar di Tanah Air tentu berharap kejutan berlanjut. Washington Open 2026 sendiri berlangsung di permukaan hard court DecoTurf II, dengan total hadiah $780.637. Janice, yang sebelumnya mencapai semifinal di turnamen WTA 250 Rabat bulan lalu, kini mengoleksi 12 kemenangan dari 7 turnamen terakhir. Momentum sedang berpihak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User