JAKARTA — Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Jaringan Kejahatan Transnasional

Kehadiran Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Kamis (7/5/2

Sep 11, 2026 - 16:55
0 1
JAKARTA — Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Jaringan Kejahatan Transnasional

Kehadiran Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Kamis (7/5/2026) menandai langkah strategis institusi kepolisian dalam merespons eskalasi kejahatan modern. Kunjungan kerja ini bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan konsolidasi tingkat tinggi untuk mengevaluasi kinerja penegakan hukum di sektor penipuan finansial berbasis digital, tindak pidana pencucian uang (TPPU), serta kejahatan transnasional yang kian merugikan perekonomian nasional.

Dalam lanskap keamanan terkini, Bareskrim Polri menjadi tulang punggung dalam menangani perkara-perkara berprofil tinggi. Analisis terhadap pergerakan penegakan hukum menunjukkan adanya pergeseran pola kejahatan dari konvensional menuju kejahatan terorganisir berbasis teknologi canggih. Oleh karena itu, pengarahan langsung dari pimpinan tertinggi Polri menjadi sinyal kuat bahwa reformasi penyidikan dan penguatan kapasitas intelijen siber harus diakselerasi tanpa penundaan.

Kronologi Pengarahan dan Pengungkapan Kasus di Bareskrim

Rangkaian agenda pengarahan Kapolri di Gedung Bareskrim Polri berlangsung secara intensif dengan memaparkan capaian serta peta jalan penindakan hukum. Berikut adalah kronologi kegiatan utama yang berlangsung selama kunjungan tersebut:

  1. Pukul 08.30 WIB: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba di Gedung Bareskrim Polri, disambut oleh jajaran pejabat utama Bareskrim serta para Direktur Tindak Pidana.
  2. Pukul 09.15 WIB: Pelaksanaan rapat tertutup mengenai evaluasi kinerja triwulan pertama, berfokus pada penyelesaian perkara tunggakan dan pemetaan jaringan kejahatan lintas negara.
  3. Pukul 11.00 WIB: Pemaparan materi penindakan oleh Kabareskrim, yang menyoroti keberhasilan penyitaan aset hasil kejahatan bernilai triliun rupiah serta penangkapan aktor intelektual kejahatan siber.
  4. Pukul 13.00 WIB: Pengarahan langsung Kapolri kepada seluruh jenderal dan penyidik senior, menekankan pentingnya transparansi berkeadilan dan penerapan scientific crime investigation.

Fokus Analisis: Penindakan Berbasis Aset dan Transparansi

Dari perspektif analitis, arahan Kapolri di Bareskrim menggarisbawahi dua pilar utama: pencucian uang dan perampasan aset (asset recovery). Pendekatan hukum konvensional yang hanya memenjarakan pelaku dinilai tidak lagi efektif untuk memberikan efek jera terhadap sindikat kejahatan terorganisir. Melalui pendekatan follow the money, Bareskrim dituntut melacak aliran dana hingga ke luar negeri.

"Penegakan hukum modern tidak boleh hanya berhenti pada penangkapan fisik para pelaku di lapangan. Kita harus mengejar hingga ke akar finansial mereka, memiskinkan sindikat kejahatan, dan mengembalikan kerugian negara serta masyarakat secara maksimal," tegas Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri.

Capaian Strategis dan Implikasi Kebijakan Hukum

Penguatan operasional Bareskrim ini membawa implikasi signifikan terhadap stabilitas ekonomi dan iklim investasi nasional. Penindakan tegas terhadap kejahatan keuangan digital memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan masyarakat luas. Berdasarkan data evaluasi internal yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut:

  • Total pemulihan aset (asset recovery) sepanjang triwulan berjalan mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun dari berbagai sektor kejahatan finansial dan perbankan.
  • Penanganan penipuan daring (online fraud) mencatatkan peningkatan efisiensi penyelesaian perkara hingga 35 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
  • Penindakan tegas terhadap 45 tersangka utama jaringan judi online dan penipuan investasi bodong yang beroperasi secara transnasional.
  • Penguatan kolaborasi internasional dengan Interpol dan otoritas kepolisian negara sahabat guna mempercepat proses ekstradisi buronan.

Langkah yang diambil Kapolri di Bareskrim Polri merefleksikan komitmen mendalam untuk mereformasi kultur penyidikan menjadi lebih akuntabel, responsif, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Ke depan, publik menanti realisasi konkret dari arahan ini, terutama dalam menuntaskan kasus-kasus besar yang menjadi perhatian khalayak luas, demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan dan berintegritas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan tegas di Gedung Bareskrim Polri terkait akselerasi penanganan kejahatan finansial, siber, dan pencucian uang. Penegakan hukum kini berfokus pada perampasan aset (*asset recovery*) dengan capaian lebih dari Rp 1,5 triliun kerugian negara berhasil diselamatkan. Baca selengkapnya di Beritainti.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User