JAKARTA — Harga Emas Antam Tembus Rp 1 Juta Per Gram

Di balik etalase kaca Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, kilau emas batangan memantulkan kecemasan sekaligus harapan para investor domestik. Petugas toko dengan

Sep 17, 2026 - 13:01
0 0
JAKARTA — Harga Emas Antam Tembus Rp 1 Juta Per Gram

Di balik etalase kaca Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, kilau emas batangan memantulkan kecemasan sekaligus harapan para investor domestik. Petugas toko dengan cermat menunjukkan jajaran komoditas mulia yang kembali menjadi pusat perhatian publik. Pergerakan pasar keuangan global pada perdagangan Jumat (25/3/2022) mencatatkan momentum penting ketika harga jual emas olahan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam di jaringan Pegadaian resmi melonjak tajam, melampaui level psikologis baru.

Harga logam mulia tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp 6.000 per gram, yang membawa harga dasar emas Antam menyentuh level tepat Rp 1.000.000 per gram. Lonjakan ini mempertegas tren penguatan aset lindung nilai (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global yang serba tidak pasti dan tekanan inflasi yang kian membayangi pasar keuangan nasional.

Faktor Penggerak Lonjakan Harga Komoditas Mulia

Kenaikan harga emas ritel domestik tidak terjadi dalam ruang hampa. Analisis pasar menunjukkan bahwa eskalasi konflik geopolitik di Eropa Timur serta penyesuaian kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama dunia menjadi penggerak utama pasar emas internasional. Ketika ketidakpastian memuncak, institusi keuangan dan investor individu cenderung mengalihkan portofolio mereka dari instrumen berisiko ke aset yang dianggap memiliki ketahanan historis teruji.

Selain faktor eksternal, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memberikan dorongan signifikan terhadap pembentukan harga emas domestik. Emas yang ditransaksikan dalam mata uang dolar di pasar global secara otomatis menguat nilainya dalam denominasi rupiah ketika terjadi depresiasi mata uang lokal.

Pecahan Emas Perkiraan Harga (Rp) Dinamika Pasar
1 Gram Rp 1.000.000 Mencapai level psikologis utama
5 Gram Rp 4.770.000 Permintaan investor ritel meningkat
10 Gram Rp 9.485.000 Pilihan favorit akumulasi jangka panjang

Implikasi Strategi Investasi Bagi Investor Ritel

Melonjaknya harga emas hingga menembus angka sejuta rupiah per gram memicu perdebatan di kalangan pelaku pasar mengenai momentum pembelian. Sebagian pengamat menilai level ini sebagai cerminan perlindungan daya beli terhadap gerusan inflasi, sementara yang lain mengingatkan potensi koreksi teknis jangka pendek akibat aksi lepas untung (profit taking).

"Emas terus membuktikan posisinya sebagai instrumen penjaga nilai terbaik saat gejolak makroekonomi melanda. Pencapaian harga Rp 1 juta per gram ini mempertegas ekspektasi pasar bahwa tekanan inflasi global belum akan mereda dalam waktu dekat," ujar seorang analis komoditas pasar keuangan.

Bagi investor ritel yang bertransaksi di outlet Pegadaian maupun Galeri 24, tren kenaikan ini menuntut kedisiplinan dalam menerapkan strategi perataan biaya dolar (dollar-cost averaging). Mengingat sifat emas yang lebih optimal sebagai alat pertahanan kekayaan jangka panjang dibanding instrumen spekulatif jangka pendek, pelaku pasar disarankan untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying).

Ke depan, pergerakan harga emas Antam di Pegadaian diperkirakan masih akan sangat bergantung pada rilis data inflasi Amerika Serikat, arah suku bunga The Fed, serta perkembangan stabilitas geopolitik dunia. Dalam lanskap ekonomi yang masih dipenuhi volatilitas, emas tetap berdiri kokoh sebagai jangkar stabilitas portofolio para penanam modal di Indonesia.

Harga jual emas Antam di Galeri 24 Pegadaian naik Rp 6.000 menjadi Rp 1.000.000/gram pada perdagangan Jumat (25/3/2022). Konflik geopolitik global dan ancaman inflasi menjadi pemicu utama pergeseran dana investor ke aset safe haven. Baca analisis selengkapnya di Beritainti.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User