Jaga Pulau Terluar dari Abrasi, Bhabin dan Mahasiswa Tanam Mangrove di Meranti

Kepulauan Meranti - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui polres dan polsek di seluruh wilayah menggelar aksi peduli lingkungan yang berfokus p

Jul 06, 2026 - 13:38
0 1
Jaga Pulau Terluar dari Abrasi, Bhabin dan Mahasiswa Tanam Mangrove di Meranti

Kepulauan Meranti - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui polres dan polsek di seluruh wilayah menggelar aksi peduli lingkungan yang berfokus pada pelestarian ekosistem pesisir. Salah satu inisiatif utama adalah penanaman pohon mangrove di pulau-pulau terluar yang rentan terhadap ancaman abrasi. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, aksi ini menjadi bukti nyata kepedulian aparat terhadap keberlanjutan alam di wilayah perbatasan.

Sinergi Multipihak untuk Pulau Setahun

Di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Pulau Setahun, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, kegiatan penanaman mangrove berlangsung pada Jumat (26/6/2026). Aksi ini digerakkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bungur, Aipda Nanda, yang tidak bekerja sendiri. Ia menggandeng pemerintah desa setempat, masyarakat lokal, serta sekelompok mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Riau (UNRI) Pekanbaru. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, institusi pendidikan, dan warga.

Aipda Nanda, dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, menekankan bahwa pemilihan Pulau Setahun sebagai lokasi penanaman bukanlah tanpa alasan. Pulau tersebut merupakan salah satu pulau terluar yang secara geografis sangat terpapar langsung oleh gelombang laut lepas, sehingga tingkat abrasi pantainya cukup memprihatinkan. "Kami tidak hanya ingin hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dari sisi keamanan, tetapi juga ingin memastikan lingkungan tempat mereka tinggal tetap lestari dan terlindungi dari kerusakan," ujarnya, seperti dilansir oleh tim liputan kami.

Dukungan Program Green Policing

Kegiatan penanaman bibit mangrove ini merupakan implementasi langsung dari Program Green Policing yang dicanangkan oleh Kapolda Riau. Program ini mendorong seluruh personel kepolisian untuk mengedepankan fungsi kepolisian yang berwawasan lingkungan. Fokusnya tidak hanya pada penegakan hukum terkait lingkungan hidup, tetapi juga aksi preventif dan partisipatif seperti penanaman pohon, pembersihan pantai, dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN UNRI dalam kegiatan ini dinilai sangat strategis karena mereka berperan sebagai agen perubahan yang dapat memberikan pemahaman ilmiah kepada warga sekitar mengenai manfaat ekologis hutan mangrove.

Mangrove diketahui memiliki peran vital sebagai benteng alami penahan abrasi, habitat bagi biota laut, serta penyerap karbon yang efektif. Dengan melibatkan masyarakat dalam proses penanaman, diharapkan tumbuh rasa memiliki yang akan menjamin keberlangsungan perawatan pohon-pohon tersebut di masa mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri, khususnya Polda Riau, untuk menyambut usia ke-80 Korps Bhayangkara dengan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di wilayah pesisir Kepulauan Meranti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User