Isu Konversi Lapangan Golf, Pemilik Phillip Island Tegaskan Sirkuit Tak Akan Dijual

Beritainti.com, Jakarta - Masa depan Sirkuit Phillip Island tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor. Sirkuit legendaris di Australia ini dipastikan tidak akan lagi menjad

Jul 06, 2026 - 06:57
0 1
Isu Konversi Lapangan Golf, Pemilik Phillip Island Tegaskan Sirkuit Tak Akan Dijual

Beritainti.com, Jakarta - Masa depan Sirkuit Phillip Island tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor. Sirkuit legendaris di Australia ini dipastikan tidak akan lagi menjadi tuan rumah MotoGP mulai musim 2027 dan WorldSBK pada 2028. Keputusan tersebut memunculkan gelombang spekulasi dan kekhawatiran, salah satunya isu bahwa lintasan ikonik itu akan dialihfungsikan secara drastis. Rumor yang beredar menyebutkan Phillip Island berpotensi diubah menjadi lapangan golf, sebuah ide yang sontak menuai reaksi keras dari komunitas otomotif global. Spekulasi ini pertama kali diungkapkan oleh perancang sirkuit, Bob Barnard, yang dalam pernyataannya menyiratkan potensi penutupan dan penjualan fasilitas tersebut setelah kehilangan dua ajang balap motor kelas dunia.

Klarifikasi Tegas dari Pemilik

Menyikapi kabar yang semakin liar, pihak pemilik segera mengambil langkah cepat untuk meredakan keresahan publik. Direktur Pelaksana Linfox Property Group, Andrew Fox, yang mewakili keluarga Fox selaku pemilik sirkuit, memberikan bantahan resmi. Dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, Andrew dengan tegas menolak semua spekulasi yang menyebut Phillip Island akan dijual atau dimodifikasi menjadi area komersial seperti lapangan golf. Ia memastikan bahwa keluarga Fox tidak memiliki rencana apa pun untuk mengubah fungsi ataupun melepas kepemilikan sirkuit bersejarah tersebut.

"Kami tidak memiliki rencana menjual atau mengubah fungsi sirkuit menjadi lapangan golf. Komitmen kami terhadap Phillip Island tetap kuat, dan kami sedang menjajaki berbagai peluang baru untuk memastikan sirkuit ini terus hidup dan relevan di masa depan," tegas Andrew Fox dalam pernyataannya yang dikutip Beritainti.com.

Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran Bob Barnard yang sebelumnya menyuarakan pendapatnya kepada publik. Meski demikian, Andrew Fox mengakui bahwa kehilangan dua event utama merupakan tantangan besar yang mendorong pihak pengelola untuk melakukan transformasi bisnis. Laporan media kami menyebutkan Linfox Property Group kini tengah mengeksplorasi beragam konsep pengembangan, termasuk kemungkinan menghadirkan event internasional baru di luar balap motor, optimalisasi fasilitas untuk kegiatan non-balap, hingga penguatan pengalaman wisatawan di kawasan Sirkuit Phillip Island. Semua opsi ini, ditegaskan Andrew, tidak akan menyentuh esensi lintasan yang sudah menjadi warisan dunia balap.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan para penggemar dan pemangku kepentingan bisa bernapas lega. Sirkuit Phillip Island bukan hanya sekadar infrastruktur balap; ia adalah monumen hidup yang menyimpan puluhan tahun sejarah adu kebut motor dunia. Pihak keluarga Fox, melalui Linfox, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun pembicaraan dengan calon investor yang mengarah pada konversi menjadi lapangan golf. Masa depan sirkuit mungkin berubah format, namun identitasnya sebagai ikon balap dipastikan akan tetap dipertahankan, sembari menunggu pengumuman resmi dari pengelola mengenai peta jalan baru bagi salah satu sirkuit paling dicintai di bumi selatan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User