Indonesia Tambah Tiga Perunggu, Bertahan di Peringkat 15

Kontingen Indonesia menambah tiga medali perunggu pada hari pertandingan Senin (28/9/2026) di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sehingga total koleksi konting

Sep 29, 2026 - 12:32
0 0
Indonesia Tambah Tiga Perunggu, Bertahan di Peringkat 15

Kontingen Indonesia menambah tiga medali perunggu pada hari pertandingan Senin (28/9/2026) di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sehingga total koleksi kontingen Merah Putih mencapai 27 medali. Berdasarkan data perolehan medali pukul 20.45 WIB, Indonesia mengantongi 2 emas, 5 perak, dan 20 perunggu, dan menempati peringkat ke-15 klasemen sementara. Posisi itu menempatkan Indonesia di bawah Malaysia yang sudah mengoleksi enam medali emas.

Perolehan tersebut menegaskan karakter kontingen Indonesia di gelaran kali ini: konsisten menembus podium, namun belum mampu mengubah rasio perunggu menjadi emas. Dari 27 medali yang diraih, lebih dari 74 persen berupa perunggu — sinyal bahwa para atlet Indonesia sering berada di ambang kemenangan, tetapi belum menuntaskan peluang di partai puncak.

Tiga Perunggu Baru dari Hari Ke-10

Penambahan tiga perunggu pada Senin datang dari sejumlah cabang, dengan bulu tangkis menjadi sorotan utama. Dua di antaranya dihasilkan dari babak semifinal: Alwi Farhan terhenti di tunggal putra setelah kalah dari tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Sementara pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga harus puas dengan perunggu setelah takluk dari Liang Weikeng/Wang Chang di ganda putra. Keduanya baru menambah koleksi pada Senin, memperpanjang daftar perunggu Indonesia yang terus bertambah.

Indonesia tercatat mengoleksi 27 medali di Asian Games 2026 — 2 emas, 5 perak, dan 20 perunggu — untuk bertahan di peringkat 15 klasemen sementara.

Komposisi Medali Kontingen Merah Putih

Kedua emas Indonesia sejauh ini datang dari bulu tangkis dan angkat besi. Bulu tangkis menjadi kontributor terbesar dengan empat medali: satu emas dari beregu putra, satu perunggu dari beregu putri, serta dua perunggu perorangan. Sementara itu, medali perak dan perunggu tersebar di berbagai cabang olahraga lain:

  • Bulu tangkis: 1 emas dan 3 perunggu (4 medali)
  • Wushu: 5 perunggu, penyumbang perunggu terbanyak
  • Angkat besi: 1 emas dan 1 perunggu
  • Dayung (rowing): 2 medali perak
  • Sepak takraw: 2 medali perunggu
  • Karate: 2 medali perunggu
  • Sepeda BMX dan sepeda gunung: total 3 perunggu
  • Esports, menembak, teqball, soft tennis, canoe sprint: masing-masing menyumbang medali

Papan Atas Masih Dikuasai Tiga Raksasa

Persaingan di papan atas klasemen masih didominasi negara-negara dengan jumlah emas jauh lebih besar. China tetap kokoh di puncak dengan 132 emas, 53 perak, dan 45 perunggu, atau total 230 medali. Tuan rumah Jepang menghuni peringkat dua dengan 41 emas dan total 172 medali, disusul Korea Selatan di posisi tiga dengan 21 emas dan total 90 medali.

Klasemen Asian Games ditentukan berdasarkan jumlah medali emas, lalu perak dan perunggu sebagai penentu lanjutan. Karena itu, Indonesia meski mengumpulkan 27 medali tetap tertahan di peringkat 15. Jarak dengan Malaysia di peringkat 10 yang mengoleksi enam emas memperlihatkan seberapa jauh kontingen Merah Putih harus mengejar di sisa pertandingan. Selisih emas, bukan total medali, yang menjadi ukuran utama.

Peluang Emas di Final Bulu Tangkis

Perjuangan Indonesia belum berakhir. Masih ada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di ganda campuran yang dijadwalkan tampil pada Selasa (29/9/2026). Keduanya berpeluang menambah koleksi emas Indonesia sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Fokus kini tertuju pada atlet-atlet yang lolos ke babak final, khususnya dari bulu tangkis dan cabang unggulan lainnya.

Dengan hari pertandingan tersisa, target menembus posisi lebih tinggi masih terbuka asalkan kontingen mampu mengubah peluang di partai final menjadi kemenangan. Kunci perbaikan klasemen Indonesia ada di meja final bulu tangkis: satu emas saja bisa mengangkat posisi Merah Putih karena sistem klasemen menomorduakan jumlah medali emas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User