Heboh Rumah Pengacara di Ciracas Jadi Sasaran Bom Molotov

Jakarta – Warga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, digegerkan oleh aksi pelemparan bom molotov yang menyasar rumah seorang pengacara pada dini hari tadi. Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu, 1

Jul 08, 2026 - 04:55
0 1
Heboh Rumah Pengacara di Ciracas Jadi Sasaran Bom Molotov

Jakarta – Warga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, digegerkan oleh aksi pelemparan bom molotov yang menyasar rumah seorang pengacara pada dini hari tadi. Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, sekitar pukul 02.04 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini sempat memicu kepanikan luar biasa di lingkungan permukiman yang biasanya tenang.

Rekaman video amatir yang diabadikan oleh seorang warga memperlihatkan detik-detik menegangkan saat kobaran api melahap bagian bawah pagar rumah korban. Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu reaksi warganet yang ikut prihatin atas kejadian ini. Api yang timbul akibat pecahan bom molotov tersebut sempat membakar area pagar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga yang sigap bertindak.

“Saya kaget banget, tiba-tiba ada suara kaca pecah, terus pas dilihat api sudah menyala di pagar. Warga langsung pada keluar, panik semua,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya kepada tim liputan kami di lokasi kejadian.

Rumah yang menjadi sasaran diketahui milik seorang pengacara bernama Sulardi. Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi pelemparan bom molotov tersebut masih belum terungkap. Pihak kepolisian dari Polsek Ciracas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pecahan kaca dan sisa bahan bakar yang diduga digunakan sebagai bahan peledak rakitan.

Kapolsek Ciracas, dalam keterangannya kepada awak media, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Pihaknya belum dapat memastikan apakah aksi ini merupakan bentuk teror, intimidasi, atau terkait dengan profesi korban sebagai pengacara yang mungkin memiliki riwayat perkara dengan pihak tertentu.

“Kami masih mendalami kasus ini. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan, termasuk pemilik rumah dan warga sekitar,” jelasnya secara singkat. Polisi juga sedang memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi yang diharapkan dapat mengidentifikasi pelaku.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan dengan menggunakan bom molotov yang belakangan meresahkan warga ibu kota. Meski tidak menelan korban, dampak psikologis yang ditimbulkan cukup signifikan, terutama bagi keluarga korban yang merasa terancam. Warga sekitar pun berharap aparat keamanan dapat segera menangkap pelaku agar situasi kembali kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User