Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp1,36 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dijual di jaringan Pegadaian mencatatkan rekor baru pada perdagangan Kamis (18/4/2024). Berd

Jul 08, 2026 - 15:18
0 0
Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp1,36 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dijual di jaringan Pegadaian mencatatkan rekor baru pada perdagangan Kamis (18/4/2024). Berdasarkan data yang dipantau Beritainti, logam mulia ini telah menembus level psikologis baru di tengah meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) akibat ketidakpastian global.

Lonjakan ini menempatkan emas sebagai salah satu instrumen investasi dengan performa paling kinclong sepanjang kuartal pertama 2024. Kenaikan harga tidak hanya dipicu oleh faktor geopolitik, tetapi juga ekspektasi pelonggaran moneter oleh bank sentral Amerika Serikat.

Kronologi Pergerakan Harga Emas

Kenaikan harga emas terjadi secara gradual dalam beberapa pekan terakhir, didorong oleh serangkaian peristiwa ekonomi dan geopolitik. Berikut kronologi pergerakannya:

  1. Awal April 2024: Harga emas Antam di Pegadaian masih berkisar di level Rp1.320.000 per gram, ditopang data inflasi AS yang mulai melandai.
  2. Pertengahan April 2024: Ketegangan di Timur Tengah mendorong investor beralih ke emas, mengerek harga ke area Rp1.350.000 per gram.
  3. Kamis, 18 April 2024: Harga emas batangan Antam di Pegadaian resmi menembus Rp1.369.000 per gram, level tertinggi sepanjang sejarah.

Pendorong Kenaikan: Geopolitik dan Ekspektasi Suku Bunga

Dua katalis utama mendorong reli harga emas saat ini. Pertama, ketegangan geopolitik yang meningkat antara Iran dan Israel menciptakan risk-off sentiment di pasar keuangan. Investor secara historis memburu emas saat terjadi konflik bersenjata karena logam ini dianggap sebagai penyimpan nilai paling stabil.

Kedua, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada paruh kedua 2024. Suku bunga yang lebih rendah melemahkan daya tarik dolar AS dan obligasi pemerintah, sehingga mendorong aliran modal ke emas. Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas pemotongan suku bunga pada September 2024 mencapai hampir 70 persen.

"Emas saat ini mendapat tailwind ganda: eskalasi geopolitik dan pelemahan dolar. Kombinasi ini jarang terjadi dan sangat bullish untuk logam mulia," ujar seorang analis komoditas kepada Beritainti.

Dampak pada Pasar Domestik

Kenaikan harga emas di Pegadaian mencerminkan pergerakan harga emas global yang juga mencetak rekor di kisaran US$2.380 per troy ounce. Selisih harga beli dan jual (spread) di Pegadaian relatif stabil, menandakan likuiditas yang masih terjaga.

Minat masyarakat terhadap produk cicil emas Pegadaian dilaporkan meningkat hingga 15 persen secara year-on-year pada kuartal pertama 2024. Ini menunjukkan bahwa kelas menengah Indonesia semakin memandang emas sebagai instrumen akumulasi kekayaan jangka panjang, bukan sekadar perhiasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User