Harga Emas Antam Bertahan di Level Rp2,602 Juta per Gram
Pasar komoditas logam mulia domestik mengawali perdagangan pekan ini dengan dinamika harga yang menarik perhatian para pelaku pasar modal dan investor rite
Pasar komoditas logam mulia domestik mengawali perdagangan pekan ini dengan dinamika harga yang menarik perhatian para pelaku pasar modal dan investor ritel. Berdasarkan rilis resmi Butik Emas Logam Mulia, harga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin, 14 September 2026, dipatok sebesar Rp2.602.000 per gram sebelum pengenaan pajak pertambahan nilai maupun pajak penghasilan.
Kondisi ini mencerminkan stabilitas minat beli aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian iklim ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta penyesuaian suku bunga acuan internasional. Instrumen emas fisik terus menjadi pilihan utama diversifikasi portofolio untuk menjaga daya beli terhadap laju inflasi jangka panjang.
Daftar Lengkap Harga Pecahan Emas dan Perak Antam
Antam menyediakan berbagai ukuran pecahan logam mulia guna mengakomodasi segmentasi investor mikro hingga institusi. Semakin besar bobot batangan yang dibeli, maka biaya cetak per gramnya relatif lebih efisien jika dikonversi ke nilai investasi bersih.
| Pecahan Logam Mulia | Estimasi Harga Dasar (Sebelum Pajak) |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.351.000 |
| 1 gram | Rp2.602.000 |
| 5 gram | Rp12.785.000 |
| 10 gram | Rp25.515.000 |
| 50 gram | Rp126.900.000 |
| 100 gram | Rp253.720.000 |
| 1.000 gram (1 kg) | Rp2.535.600.000 |
| Perak Murni 500 gram | Rp14.850.000 |
Selain emas, komoditas perak batangan Antam juga mencatatkan likuiditas transaksi yang solid, sering kali dipilih oleh investor alternatif yang mengincar rasio harga emas-perak (gold-to-silver ratio) yang kompetitif.
Analisis Faktor Pendorong dan Prospek Buyback
Kenaikan maupun stabilitas harga emas di level premium ini tidak terlepas dari pergerakan harga spot emas dunia dan dinamika indeks dolar AS. Pelaku pasar cenderung mengamankan likuiditas ke aset berwujud ketika volatilitas pasar saham dan obligasi meningkat.
"Emas bukan instrumen spekulasi jangka pendek, melainkan benteng pertahanan modal. Ketika ketidakpastian makroekonomi membayangi pasar global, akumulasi bertahap pada pecahan menengah tetap menjadi strategi yang rasional bagi investor domestik," ujar analis komoditas pasar modal.
Di samping harga beli, investor juga perlu mencermati pergerakan harga jual kembali (buyback). Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, yang dipotong langsung dari total transaksi.
Strategi Akumulasi Portofolio bagi Investor
Bagi masyarakat yang ingin mengoptimalkan investasi logam mulia, berikut sejumlah pertimbangan strategis:
- Metode Dollar Cost Averaging (DCA): Membeli emas secara berkala dalam pecahan kecil hingga menengah tanpa terlalu terpengaruh fluktuasi harian.
- Penyimpanan Aman: Memanfaatkan fasilitas brankas pribadi atau layanan penitipan terpercaya untuk meminimalisasi risiko kehilangan fisik.
- Dokumentasi Pajak: Menyimpan nota resmi pembelian dan mencantumkan kepemilikan NPWP guna memperoleh potongan pajak transaksi yang lebih rendah.
Comments (0)