Haaland Gagal Cetak Gol, Man City Takluk di Community Shield 2026

Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Liverpool atas Manchester City pada Community Shield 2026 yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (16/8/2026). Gol tunggal Mohamed Salah pada menit ke-54 memastikan tro...

Aug 24, 2026 - 20:34
0 0
Haaland Gagal Cetak Gol, Man City Takluk di Community Shield 2026

Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Liverpool atas Manchester City pada Community Shield 2026 yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (16/8/2026). Gol tunggal Mohamed Salah pada menit ke-54 memastikan trofi perdana musim ini berpindah ke tangan The Reds. Namun, sorotan kamera sepanjang laga justru lebih banyak mengarah ke satu sosok: Erling Haaland. Penyerang asal Norwegia itu menutup pertandingan dengan ekspresi kecewa yang sulit disembunyikan setelah rentetan peluang emasnya berakhir sia-sia di hadapan gawang Alisson Becker.

Babak Pertama: Penguasaan Bola 63 Persen, Namun Nihil Gol

Manchester City tampil dengan formasi 4-3-3 andalan Pep Guardiola. Haaland menjadi ujung tombak tunggal di starting XI, didukung Phil Foden di sisi kiri dan Jeremy Doku di kanan. Di lini tengah, Rodri dan Mateo Kovacic bertugas mengatur ritme permainan. Liverpool menjawab dengan skema 4-3-3 yang lebih defensif, menumpuk gelandang untuk memutus jalur umpan menuju Haaland.

Strategi tersebut terbukti efektif. Sepanjang 45 menit pertama, City mendominasi dengan penguasaan bola 63 persen dan melepaskan sembilan tembakan, tetapi hanya tiga yang mengarah ke gawang. Menit ke-12, Haaland mendapat peluang pertamanya setelah menerima umpan terobosan Foden, namun sepakan first-time-nya masih bisa ditepis Alisson. Menit ke-23, sundulan keras Haaland dari jarak delapan meter justru melambung tipis di atas mistar. Dua peluang emas, nol gol. Liverpool yang lebih banyak bertahan menunggu momen serangan balik dan mencatat empat tembakan dengan satu mengarah ke sasaran.

Babak Kedua: Gol Salah, lalu Malam yang Berubah Tragis bagi Haaland

Kebuntuan pecah pada menit ke-54. Umpan terobosan Trent Alexander-Arnold menembus garis pertahanan City, dan Mohamed Salah menuntaskannya dengan sepakan kaki kiri ke sudut jauh gawang — gol ke-11 Salah dalam lima laga terakhirnya melawan City di semua ajang. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Liverpool.

City merespons dengan menaikkan intensitas serangan. Menit ke-71, sorakan pendukung City sempat meledak ketika Haaland menanduk umpan silang Doku masuk ke gawang. Namun, setelah pemeriksaan selama dua menit, VAR menganulir gol tersebut karena posisi offside Haaland yang lebih maju setengah badan dari bek terakhir. Menit ke-83, giliran tiang gawang yang menyelamatkan Liverpool setelah voli Haaland dari sudut sempit membentur tiang kiri. Saat peluit panjang berbunyi, Haaland mengakhiri laga dengan wajah menunduk, meninggalkan lapangan tanpa satu pun gol di akun pribadinya.

Analisis: Angka-angka yang Menghantui Haaland

Statistik individu Haaland di laga ini menjadi salah satu catatan terburuknya sejak berkarier di Inggris. Dari tujuh tembakan yang dilepaskannya, hanya dua yang mengarah ke gawang. Ia tercatat gagal memanfaatkan tiga peluang emas dengan total xG 1,87 — nilai harapan gol tertinggi di antara seluruh pemain di lapangan, tetapi tetap berujung nihil. Ia juga terjebak offside sebanyak empat kali, termasuk pada gol yang dianulir VAR. Sebaliknya, Alisson Becker tampil gemilang dengan tiga penyelamatan krusial dan mencatat clean sheet pertamanya di ajang Community Shield.

Dari sisi tim, City unggul di hampir semua metrik: penguasaan bola 66 persen, 16 tembakan berbanding sembilan, dan delapan tendangan sudut berbanding lima. Namun, efisiensi menjadi pembeda utama. Liverpool hanya butuh tiga shots on target untuk mencetak satu gol, sementara City gagal mengonversi empat tembakan tepat sasaran menjadi gol. Satu-satunya kartu kuning laga dikeluarkan wasit untuk gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, pada menit ke-78 setelah menjatuhkan Doku — momen yang sayangnya gagal dimanfaatkan City untuk memaksa adu penalti.

Reaksi: Ketajaman Adalah Segalanya

"Kami menciptakan peluang demi peluang, tetapi dalam sepak bola, yang mencetak gol adalah yang menang. Haaland bekerja keras malam ini, hanya saja bukan harinya. Kami harus banyak belajar dari efisiensi lawan," ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa trofi tidak pernah jatuh ke tangan tim yang paling banyak menembak, melainkan kepada tim yang paling tajam di momen krusial. Bagi Haaland, Community Shield 2026 akan tercatat sebagai salah satu malam paling pahit — statistiknya melimpah, tetapi papan skor tetap menunjukkan angka nol di kolom golnya. Pertanyaan besarnya kini: akankah kegagalan ini menjadi batu loncatan, atau justru beban mental menjelang Premier League 2026/27 bergulir?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User