Haaland Cetak Dwigol, Norwegia Kalahkan Senegal 3-0
East Rutherford, 23 Juni 2026 – Norwegia membuka kampanye Grup I Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Senegal di Stadion New York/New Jersey. Dwigol Erling Haaland menjadi penentu,...
East Rutherford, 23 Juni 2026 – Norwegia membuka kampanye Grup I Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Senegal di Stadion New York/New Jersey. Dwigol Erling Haaland menjadi penentu, sementara Alexander Sorloth turut menyumbang satu gol dan satu assist dalam laga yang memperlihatkan ketajaman lini depan Skandinavia tersebut.
Sejak peluit awal, Norwegia yang tampil dengan formasi 4-3-3 langsung menekan pertahanan Senegal. Meski penguasaan bola lebih banyak dikuasai oleh tim Afrika Barat—mencapai 56% sepanjang pertandingan—Serigala Utara justru lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Tercatat dari tujuh tembakan tepat sasaran, tiga di antaranya berbuah gol, sebuah konversi klinis yang menjadi pembeda.
Gol Pembuka dan Penalti Kontroversial
Menit ke-23, Alexander Sorloth membuka skor setelah menerima umpan terobosan dari Martin Ødegaard. Dengan tenang, penyerang bernomor 7 itu menaklukkan kiper Édouard Mendy lewat sepakan mendatar ke tiang jauh. Gol ini lahir dari skema serangan balik cepat yang hanya melibatkan tiga sentuhan dari wilayah pertahanan sendiri. Assist Ødegaard tersebut menjadi kunci yang merobek lini belakang Senegal yang terlalu naik.
Jelang turun minum, Norwegia menggandakan keunggulan melalui titik putih. Menit ke-45+1, wasit menunjuk titik penalti setelah Kalidou Koulibaly dianggap melanggar Haaland di kotak terlarang. Keputusan itu sempat dicek melalui VAR namun tidak berubah. Haaland sendiri yang menjadi eksekutor dan dengan dingin mengirim bola ke sudut kanan bawah, mengecoh Mendy yang bergerak ke arah berlawanan. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Dwigol Haaland dan Selebrasi Ikonik
Di babak kedua, Senegal mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sadio Mané dan Ismaila Sarr beberapa kali merepotkan barisan belakang Norwegia, namun kiper Ørjan Nyland tampil sigap dengan dua penyelamatan penting. Ketika Senegal sedang asyik menekan, Norwegia kembali menghukum lewat serangan mematikan di menit ke-67.
Berawal dari sapuan bek sayap Julian Ryerson, bola liar jatuh ke kaki Sorloth di sisi kiri. Tanpa berpikir panjang, ia mengirim umpan silang melengkung ke tiang jauh. Haaland, dengan timing lompatan yang sempurna, menyambut bola dengan sundulan keras yang tak mampu dihalau Mendy. Gol ketiga Norwegia itu pun langsung dirayakan Haaland bersama Sorloth—sebuah momen yang terekam ikonik oleh fotografer AFP dan menjadi simbol kolaborasi dua penyerang Norwegia di panggung dunia.
Analisis Taktik: Solbakken Menang Cerdas
Pelatih Ståle Solbakken patut dipuji atas pendekatan pragmatis yang diterapkannya. Norwegia tidak malu memberikan bola kepada Senegal dan fokus pada transisi cepat. Trio lini tengah Ødegaard, Sander Berge, dan Fredrik Aursnes bekerja keras memutus aliran bola lawan, sementara kecepatan Haaland dan Sorloth di depan menjadi mimpi buruk bagi bek-bek Senegal yang sudah tidak lagi muda.
Di sisi lain, pelatih Aliou Cissé tampak frustrasi dengan ketidakmampuan timnya memecah kebuntuan. Formasi 4-3-3 Senegal yang biasanya mengandalkan lebar lapangan justru terlihat sempit karena disiplinnya full-back Norwegia. Statistik menunjukkan Senegal melepaskan 14 tembakan, namun hanya tiga yang tepat sasaran—indikasi buruknya penyelesaian akhir sekaligus solidnya pertahanan Norwegia yang dipimpin oleh kapten veteran Stefan Strandberg.
Statistik Kunci Pertandingan
Penguasaan bola: Senegal 56% – 44% Norwegia
Tembakan total: Senegal 14 – 11 Norwegia
Tembakan tepat sasaran: Senegal 3 – 7 Norwegia
Pelanggaran: Senegal 12 – 9 Norwegia
Kartu kuning: Koulibaly (31'), Gueye (55'), Berg (71')
Offside: Norwegia 4 kali, Senegal 2 kali
Assist: Ødegaard, Sorloth
Clean sheet: Ørjan Nyland
Dwigol Haaland malam itu mencatatkan dirinya sebagai pemain Norwegia pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak Tore André Flo di 1998. Sementara assist dan gol Sorloth membuktikan bahwa duet ini bukan sekadar pelengkap, melainkan mesin gol yang siap bersaing di Grup I.
Komentar Pelatih
“Kami tahu Senegal akan mendominasi penguasaan bola, jadi kami siapkan transisi mematikan. Haaland dan Sorloth menunjukkan kualitas kelas dunia malam ini. Ini baru awal,” ujar Solbakken dalam konferensi pers pascapertandingan.
Sementara Aliou Cissé mengakui kekalahan timnya. “Norwegia sangat efektif. Kami kebobolan di momen-momen yang seharusnya bisa diantisipasi. Masih ada dua laga lagi, kami akan bangkit,” katanya menatap duel berikutnya melawan Meksiko.
Dengan tiga poin perdana ini, Norwegia memuncaki klasemen sementara Grup I, unggul selisih gol dari Meksiko yang di hari yang sama menahan imbang tim debutan Pakistan. Perjalanan masih panjang, namun sinyal dari East Rutherford jelas: Erling Haaland dan Alexander Sorloth adalah ancaman nyata di Piala Dunia 2026.
Comments (0)