Prancis Hentikan Langkah Maroko, Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Prancis atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, Jumat pagi WIB di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts. Gol dari Kylian Mbappé, Antoine Griezmann, dan R...
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Prancis atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, Jumat pagi WIB di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts. Gol dari Kylian Mbappé, Antoine Griezmann, dan Randal Kolo Muani membalikkan keadaan setelah Maroko sempat unggul lebih dulu melalui Brahim Diaz pada menit ke-17. Les Bleus mengamankan tempat di semifinal dengan performa dominan di babak kedua.
Babak Pertama: Kejutan Awal dan Respons Cepat Prancis
Maroko membuka laga dengan formasi 5-4-1 khas Walid Regragui yang terbukti ampuh meredam serangan lawan. Menit ke-17, sebuah serangan balik cepat yang dibangun dari lini tengah menghasilkan gol pembuka. Achraf Hakimi melepaskan umpan terobosan akurat ke ruang kosong di sisi kanan pertahanan Prancis, dan Brahim Diaz—yang tampil tajam sepanjang turnamen—melepaskan tembakan first-time ke sudut kanan bawah gawang Mike Maignan. Skor 1-0 untuk Singa Atlas, dan sekitar 45 ribu pendukung Maroko di tribun bergemuruh.
Tertinggal satu gol, Prancis tidak panik. Didier Deschamps tetap percaya pada formasi 4-3-3 dengan trio Mbappé, Giroud, dan Dembélé di lini depan. Menit ke-34, momen individu brilian lahir. Mbappé menerima bola dari Antoine Griezmann di sisi kiri, menusuk ke kotak penalti, dan dengan dua sentuhan cepat mengecoh Nayef Aguerd sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak terjangkau Yassine Bounou. Gol ke-12 Mbappé di Piala Dunia sepanjang kariernya, menyamai rekor Just Fontaine. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1. Statistik babak pertama: penguasaan bola Prancis 61% - Maroko 39%, shots on target 5 - 2, total tembakan 11 - 5.
Babak Kedua: VAR, Penalti, dan Penyelesaian Klinis
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Maroko mencoba keluar dari tekanan, namun lini tengah Prancis yang dikawal Aurélien Tchouaméni dan Eduardo Camavinga mulai mengambil alih kendali. Momen krusial terjadi pada menit ke-58. Sepak pojok Griezmann mengenai lengan Aguerd di dalam kotak penalti. Wasit asal Brasil, Raphael Claus, awalnya melanjutkan permainan, namun VAR mengintervensi. Setelah tinjauan monitor selama 90 detik, penalti diberikan. Griezmann maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mengarahkan bola ke sudut kanan bawah, mengecoh Bounou yang bergerak ke arah sebaliknya. Skor berubah menjadi 2-1.
Maroko mencoba merespons dengan memasukkan Ayoub El Kaabi dan Amine Harit. Namun, pertahanan Prancis yang dikomandoi Dayot Upamecano dan William Saliba tampil solid, mencatatkan 17 clearance dan 6 blok sepanjang laga. Puncaknya pada menit ke-82, sebuah serangan balik mematikan mengunci kemenangan. Griezmann menusuk dari tengah, mengirim umpan terobosan ke Randal Kolo Muani yang berlari di belakang pertahanan Maroko. Dengan kecepatan dan ketenangan, Kolo Muani menaklukkan Bounou dalam situasi satu lawan satu. Gol ketiga Prancis memastikan langkah ke semifinal.
Analisis Taktik dan Peran Kunci Griezmann
Prancis menyelesaikan laga dengan penguasaan bola 58% berbanding 42%, namun yang paling mencolok adalah efisiensi serangan mereka. Dari 18 total tembakan, 9 mengarah tepat sasaran (50% akurasi), sementara Maroko hanya mencatatkan 4 shots on target dari 9 percobaan. Griezmann menjadi motor serangan dengan 2 assist, 5 umpan kunci, dan akurasi umpan mencapai 91%. Mbappé mencatatkan 8 dribel sukses dan 4 tembakan tepat sasaran. Di kubu Maroko, Sofyan Amrabat mencatatkan 6 tekel sukses dan 11 pemulihan bola, namun itu tidak cukup untuk membendung gelombang serangan Prancis. Maroko juga kehilangan momentum dengan 16 pelanggaran dan 3 kartu kuning, sementara Prancis bermain lebih disiplin dengan 12 pelanggaran dan hanya 2 kartu kuning.
Kemenangan ini mengantarkan Prancis ke semifinal untuk ketiga kalinya dalam empat edisi Piala Dunia terakhir—konsistensi luar biasa di era Deschamps. Bagi Maroko, perjalanan berakhir di perempat final, namun penampilan mereka sepanjang turnamen 2026 tetap membanggakan setelah menyingkirkan beberapa tim unggulan di fase grup dan babak 16 besar. Statistik total turnamen menunjukkan Maroko hanya kebobolan 5 gol dalam 5 pertandingan sebelum laga ini—rekor defensif terbaik kedua di kompetisi—dan Brahim Diaz mengakhiri Piala Dunia dengan koleksi 4 gol.
Laga di Foxborough ini juga mencatatkan rekor penonton untuk pertandingan Piala Dunia di wilayah New England, dengan 68.214 pasang mata memadati Gillette Stadium. Atmosfer pantang menyerah dari kedua kubu suporter menjadi saksi pertarungan dua generasi sepak bola yang tengah naik daun. Prancis kini menanti lawan di semifinal yang akan digelar di AT&T Stadium, Arlington, Texas, sementara Maroko pulang dengan kepala tegak setelah kembali menunjukkan bahwa sepak bola Afrika layak diperhitungkan di panggung tertinggi.
Baca juga:
Comments (0)