Vinicius Junior Bintang Kemenangan Brasil atas Norwegia di 16 Besar

MetLife Stadium, East Rutherford, bergemuruh Senin malam. Brasil memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 dalam duel 16 besar yang penuh tensi...

Vinicius Junior Bintang Kemenangan Brasil atas Norwegia di 16 Besar

MetLife Stadium, East Rutherford, bergemuruh Senin malam. Brasil memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 dalam duel 16 besar yang penuh tensi tinggi. Vinicius Junior menjadi pusat sorotan—satu gol, satu assist, dan sorak sorai 82.000 penonton membuktikan bahwa winger Real Madrid itu sedang berada di puncak penampilannya di turnamen ini.

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Brasil, dengan formasi 4-2-3-1, langsung mengambil inisiatif serangan. Rodrygo yang menempati pos sayap kanan berkali-kali menusuk dari sisi lapangan, sementara Vinicius dari kiri menjadi mimpi buruk bagi bek kanan Norwegia, Julian Ryerson. Peluang pertama hadir di menit ke-12 lewat sontekan Gabriel Martinelli yang masih melebar tipis dari gawang Ørjan Nyland. Penguasaan bola Brasil mencapai 64% dalam 20 menit pertama, sinyal jelas dominasi ‘Seleção’.

Dominasi Awal dan Gol Pembuka Vinicius

Kebuntuan pecah pada menit ke-31. Berawal dari umpan terobosan Lucas Paquetá di area tengah, Vinicius yang bergerak diagonal menerima bola di ruang sempit antara Sander Berge dan Leo Østigard. Dengan satu sentuhan menggigit, ia melewati Ryerson lalu melepaskan tendangan kaki kanan mendatar ke pojok kiri bawah yang tak mampu dijangkau Nyland. Skor berubah 1-0. Assist dicatat atas nama Lucas Paquetá. Hingga akhir babak pertama, Brasil mencatat 5 tembakan tepat sasaran dari total 10 percobaan, sementara Norwegia hanya mampu menorehkan dua tembakan—dan satu pun belum mengarah ke gawang Alisson Becker.

Norwegia asuhan Ståle Solbakken tampil disiplin dengan skema 5-4-1, menumpuk pemain di lini belakang dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Martin Ødegaard dan Alexander Sørloth. Namun, jebakan offside Brasil yang dikomandoi Éder Militão dan Marquinhos bekerja sempurna. Hingga jeda, Haaland tercatat dua kali terjebak posisi offside. Kartu kuning diberikan kepada Casemiro pada menit ke-39 setelah melanggar Sørloth di tepi kotak penalti—tetapi tendangan bebas Ødegaard melambung di atas mistar.

Babak Kedua: Tekanan Norwegia dan Gol Hiburan Haaland

Selepas turun minum, Norwegia mencoba keluar dari tekanan. Solbakken mengganti Sørloth dengan Jørgen Strand Larsen dan mengubah formasi menjadi 4-4-2 untuk menambah daya gedor. Hasilnya langsung terlihat: pada menit ke-52, Ødegaard nyaris menyamakan skor lewat tendangan voli dari luar kotak, namun Alisson melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jari. Statistik tembakan tepat sasaran pada 15 menit babak kedua berubah drastis—Norwegia 3 berbanding 1 milik Brasil.

Tapi Brasil justru menggandakan keunggulan melalui serangan balik klinis di menit ke-67. Adalah Vinicius Junior yang menjadi kreator. Menerima bola di sisi kiri, ia mengirim umpan lambung akurat ke tiang jauh yang disambut tandukan Endrick, striker 19 tahun yang baru masuk menggantikan Rodrygo. Bola bersarang telak di gawang, skor 2-0. Assist ke-4 Vinicius di turnamen ini menyamai rekor Neymar pada Piala Dunia 2014. Sontak, lagu “Ole-Ole-Ola” bergema di stadion.

Norwegia tidak menyerah. Menit ke-83, umpan silang Ødegaard dari sepak pojok ditanduk keras oleh Erling Haaland yang lepas dari kawalan Marquinhos. Alisson sempat menyentuh bola namun tetap meluncur ke gawang. Gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Haaland sepanjang laga. Skor 2-1 membuat laga hidup hingga injury time 5 menit. Di pengujung laga, Vinicius masih sempat melewati dua pemain sebelum ditakel di kotak penalti—wasit menunjuk titik putih, namun VAR menganulir karena offside tipis saat awal pergerakan.

Statistik Bintang: Vinicius Junior dalam Angka

Vinicius Junior menutup laga dengan 1 gol, 1 assist, 4 dribel sukses, 3 umpan kunci, dan 2 peluang besar diciptakan. Penguasaan bolanya mencapai 8% dari total penguasaan tim, tertinggi di antara pemain depan. Tidak heran jika ia terpilih sebagai Player of the Match. “Kami tahu Vinicius bisa menentukan pertandingan kapan saja. Malam ini dia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab defensif saat tim membutuhkan,” ujar pelatih Brasil, Dorival Júnior, dalam konferensi pers usai laga. Secara total, Brasil mencatat 58% penguasaan bola dengan 7 tembakan tepat sasaran, sementara Norwegia mengakhiri laga dengan 42% penguasaan dan 4 tembakan tepat sasaran. Kartu kuning juga diterima Ødegaard pada menit ke-75 setelah protes berlebihan.

Usai pluit panjang berbunyi, Vinicius Junior berjalan keluar lapangan dengan langkah tenang—tepat seperti gambar ikonik malam itu. Senyum tipis terukir di wajahnya saat menerima tepuk tangan dari para pendukung. Brasil kini akan menunggu pemenang antara Argentina dan Denmark di perempat final. Misi menambah gelar ke-6 belum usai, dan Vinicius Junior tampaknya baru saja menulis babak penting dalam perjalanan itu.

Susunan Pemain Brasil: Alisson; Danilo, Militão, Marquinhos, Caio Henrique; Casemiro, Bruno Guimarães; Rodrygo (Endrick 64'), Lucas Paquetá, Vinicius Junior; Gabriel Martinelli (João Pedro 78'). Susunan Pemain Norwegia: Nyland; Ryerson, Østigard, Ajer, Meling (Borchgrevink 82'), Pedersen (Dønnum 70'); Ødegaard, Berge, Berg; Sørloth (Strand Larsen 46'); Haaland.

“Kami kecewa, tapi saya bangga dengan anak-anak. Brasil hanya membutuhkan dua momen untuk mencetak gol, dan itu level tertinggi. Haaland bermain baik meski dijaga ketat,” ujar Solbakken, pelatih Norwegia, menutup sesi media dengan nada realistis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User