Golkar Balas Sindiran PDIP Soal Candu Kekuasaan: Justru Penguasa yang Menarik Kami

Jakarta, Beritainti.com – Partai Golkar memberikan respons tegas terhadap sindiran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyebut partai berlambang pohon beringin itu kecanduan k

Jul 08, 2026 - 05:56
0 0
Golkar Balas Sindiran PDIP Soal Candu Kekuasaan: Justru Penguasa yang Menarik Kami

Jakarta, Beritainti.com – Partai Golkar memberikan respons tegas terhadap sindiran dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyebut partai berlambang pohon beringin itu kecanduan kekuasaan. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, melontarkan argumen tandingan yang menyatakan bahwa yang terjadi justru sebaliknya: pihak penguasa lah yang membutuhkan kehadiran Golkar demi memperkokoh fondasi pemerintahannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji untuk menanggapi kritik dari Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus. Sebelumnya, Deddy melontarkan sindiran pedas dengan menyebut Golkar sebagai partai yang selalu bergantung pada lingkaran kekuasaan. Menurut Deddy, meskipun kerap mengalami kekalahan dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres), Golkar tetap berhasil menemukan jalan untuk berlabuh di barisan pemenang sebagai bagian dari kabinet.

"Golkar kan pernah berada di luar. Tapi kekuasaan yang justru menarik ke dalam," ujar Sarmuji kepada awak media kami, Sabtu (20/6/2026).

Sarmuji dengan lugas membantah tudingan bahwa partainya bersikap pragmatis dan hanya memburu posisi menteri. Ia justru melihat fenomena selalu bergabungnya Golkar dengan pemerintah sebagai bukti otentik akan kapasitas dan kapabilitas politik yang dimiliki partainya. Menurutnya, perjalanan politik Golkar membuktikan bahwa partai tersebut memiliki nilai tawar yang tidak bisa diabaikan oleh siapapun yang memegang tampuk kepemimpinan nasional.

Lebih lanjut, Sarmuji menekankan bahwa rekam jejak Golkar yang nyaris selalu berada dalam lingkar pemerintahan bukanlah cerminan dari ketergantungan, melainkan pengakuan terhadap stabilitas dan mesin politik yang mereka miliki. Ia menyebut bahwa siapapun yang berkuasa, baik dari poros politik manapun, pada akhirnya akan merasa perlu merangkul Golkar untuk menyeimbangkan geliat politik di parlemen.

"Itu menunjukkan bahwa yang berkuasa pun membutuhkan Golkar untuk memperkuat pemerintahan," tegasnya.

Pernyataan ini memantik kembali diskusi mengenai peta koalisi permanen dan sementara di Tanah Air. Di internal Partai Golkar sendiri, narasi bahwa mereka adalah "partai tengah" yang mampu bekerja sama dengan siapa saja terus didengungkan. Alih-alih menerima label "candu kekuasaan" yang dilontarkan PDIP, Golkar justru membingkai ulang posisi mereka sebagai stabilisator yang krusial bagi kabinet, terlepas dari siapa figur yang menduduki kursi presiden.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantahan susulan dari kubu PDIP yang kembali merespons pernyataan Sarmuji tersebut. Namun, saling sindir antara dua partai besar ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan memanasnya suhu politik menjelang musim pemilu mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Editor Ekonomi. Editor ringkasan isu bisnis dalam poin inti.

Comments (0)

User