Gol Julian Alvarez Antar Atletico Madrid Taklukkan Arsenal di Metropolitano

Skor akhir 2-1 untuk Atletico Madrid atas Arsenal mewarnai leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Julian Alvarez membuka keunggula...

Aug 12, 2026 - 00:14
0 0
Gol Julian Alvarez Antar Atletico Madrid Taklukkan Arsenal di Metropolitano

Skor akhir 2-1 untuk Atletico Madrid atas Arsenal mewarnai leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Julian Alvarez membuka keunggulan Los Colchoneros pada menit ke-27, Bukayo Saka sempat menyamakan kedudukan untuk The Gunners pada menit ke-54, sebelum Antoine Griezmann memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol menit ke-78. Modal berharga bagi pasukan Diego Simeone jelang lawatan ke London.

Atmosfer Metropolitano langsung mendidih sejak peluit awal dibunyikan. Simeone menurunkan starting XI dengan formasi 4-4-2, menduetkan Alvarez dan Griezmann di lini depan, sementara Mikel Arteta membalas dengan skema 4-3-3 yang mengandalkan Saka, Kai Havertz, dan Gabriel Martinelli sebagai trisula penyerang.

Babak Pertama: Alvarez Menjawab Kepercayaan Simeone

Arsenal mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Penguasaan bola tim tamu menyentuh angka 63 persen di 20 menit awal, dengan Martin Odegaard menjadi metronom di lini tengah. Namun, lini pertahanan Atletico yang dikawal Jose Maria Gimenez dan Robin Le Normand tampil disiplin menjaga kotak penalti.

Menit ke-27, publik Metropolitano meledak. Berawal dari serangan balik cepat, Griezmann melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan Arsenal. Alvarez berlari memanfaatkan ruang di antara William Saliba dan Gabriel Magalhaes, lalu melepaskan tendangan kaki kiri mendatar yang gagal diantisipasi kiper David Raya. Itu gol ketujuh Alvarez di Liga Champions musim ini, dengan Griezmann tercatat sebagai pemberi assist.

Arsenal nyaris membalas lima menit berselang. Tendangan keras Declan Rice dari luar kotak penalti masih mampu ditepis Jan Oblak. Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan dengan catatan shots on target imbang 2-2 untuk kedua tim.

Babak Kedua: Drama VAR dan Gol Penentu Griezmann

Arteta melakukan penyesuaian di jeda pertandingan, dan hasilnya langsung terlihat. Menit ke-54, Odegaard mengirim umpan silang rendah yang disambut sontekan Saka di tiang jauh. Bola bergulir masuk ke gawang Oblak. Wasit sempat menunda pengesahan gol karena tinjauan VAR terkait dugaan offside terhadap Havertz, namun setelah pengecekan hampir dua menit, gol dinyatakan sah. Skor imbang 1-1.

Gol tersebut memicu reaksi Atletico. Simeone memasukkan Alexander Sorloth dan Conor Gallagher untuk menambah daya gedor. Pergantian itu terbukti cerdik. Menit ke-78, Marcos Llorente melepaskan umpan silang dari sisi kanan, dan Griezmann yang lolos dari kawalan Saliba menanduk bola ke sudut gawang Raya. Skor berubah 2-1 untuk tuan rumah.

Sisa laga berjalan panas. Kartu kuning keluar untuk Rice pada menit ke-82 setelah melanggar Gallagher, disusul kartu kuning bagi Koke dua menit kemudian karena mengulur waktu. Arsenal melepaskan total empat tembakan di 10 menit akhir, tetapi hanya satu yang tepat sasaran dan mampu diamankan Oblak.

Angka di Balik Kemenangan Atletico

Secara statistik, Arsenal sebenarnya unggul penguasaan bola dengan 58 persen berbanding 42 persen. Namun, efektivitas menjadi pembeda. Atletico mencatatkan 5 shots on target dari 11 percobaan, sementara Arsenal hanya 4 shots on target dari 14 tembakan. Tuan rumah juga dominan dalam duel udara, memenangi 61 persen bola atas.

Alvarez menjadi bintang lapangan dengan catatan satu gol, tiga tembakan tepat sasaran, dan dua peluang tercipta. Penyerang asal Argentina itu kini mengoleksi tujuh gol dan tiga assist di Liga Champions musim ini, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif di kompetisi elite Eropa.

"Kami tahu cara menderita dan cara menyerang di momen yang tepat. Julian pemain yang lahir untuk panggung seperti ini. Tapi ini baru separuh jalan, Emirates akan jadi ujian sesungguhnya," ujar Simeone selepas laga.
"Kami menguasai bola, menciptakan peluang, tetapi kebobolan dua gol dari situasi yang seharusnya bisa dihindari. Semuanya masih terbuka di leg kedua, dan kami percaya pada tim ini," kata Arteta.

Menatap Leg Kedua di Emirates

Keunggulan satu gol menempatkan Atletico di posisi ideal, tetapi Arsenal memegang rekor kandang impresif musim ini dengan belum terkalahkan di Emirates pada ajang Eropa. Leg kedua digelar tengah pekan depan, dan Arteta dipastikan menurunkan kekuatan penuh demi tiket final.

Bagi Alvarez, gol semalam mempertegas statusnya sebagai tulang punggung serangan Atletico sejak didatangkan dari Manchester City. Jika mampu mempertahankan performa di London, bukan tidak mungkin Los Colchoneros melangkah ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2016.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User