Gavi Terjatuh dalam Keributan Usai Argentina Kalahkan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Spanyol harus mengakui keunggulan Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Argentina di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Minggu, 19 Juli 2026. Namun,...

Oct 08, 2026 - 08:27
0 0
Gavi Terjatuh dalam Keributan Usai Argentina Kalahkan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Spanyol harus mengakui keunggulan Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Argentina di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Minggu, 19 Juli 2026. Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan. Selepas laga usai, suasana panas pecah di lapangan. Gavi, gelandang muda Spanyol, terlihat terjatuh dalam keributan yang melibatkan Leandro Paredes dan Thiago Almada.

Jalannya Pertandingan: Argentina Efektif, Spanyol Dominan Tanpa Penyelesaian

Sejak awal babak pertama, Spanyol tampil agresif dengan formasi 4-3-3. Penguasaan bola mereka mencapai 64 persen sepanjang laga. Starting XI asuhan pelatih Spanyol menekan lini tengah Argentina yang diperkuat Paredes dan Enzo Fernandez. Menit ke-12, Gavi melepaskan umpan terobosan kepada Nico Williams, tetapi penyelesaiannya masih melebar.

Argentina menunggu momentum. Menit ke-23, serangan balik cepat berujung gol pembuka. Thiago Almada melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima assist dari Lautaro Martinez. Bola gagal diantisipasi kiper Spanyol. Skor berubah 1-0 untuk Argentina.

Spanyol merespons. Menit ke-38, Pedri melepaskan tendangan bebas yang membentur mistar gawang. Hingga turun minum, kedudukan tetap 1-0. Statistik babak pertama menunjukkan Spanyol unggul 7 shots on target berbanding 3 milik Argentina. Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah klasik.

Babak Kedua: Drama VAR dan Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Spanyol meningkatkan intensitas. Menit ke-57, Morata mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan setelah menerima assist dari Lamine Yamal. Skor menjadi 1-1. Namun, VAR memeriksa potensi offside. Wasit memutuskan gol sah. Stadion bergemuruh.

Argentina tidak tinggal diam. Menit ke-72, Almada kembali menjadi mimbar. Tendangan kerasnya membentur tangan bek Spanyol di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR. Leandro Paredes yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Spanyol. Skor 2-1 untuk Argentina.

Ketegangan meningkat. Menit ke-84, Gavi melakukan pelanggaran keras terhadap Paredes. Wasit memberikan kartu kuning kedua bagi Gavi. Spanyol harus bermain dengan 10 pemain. Meski demikian, Spanyol terus menekan. Menit ke-90+3, Yamal melepaskan tendangan voli, tetapi bola masih bisa diselamatkan kiper Argentina. Peluit panjang berbunyi. Argentina juara.

Keributan Setelah Laga: Gavi Terjatuh

Selepas pertandingan, emosi tidak terbendung. Gavi yang kecewa mendekati Paredes. Keduanya terlibat adu mulut. Thiago Almada ikut masuk ke dalam kerumunan. Dalam rekaman yang beredar, Gavi terlihat terjatuh setelah kontak fisik dengan Paredes dan Almada. Beberapa pemain Spanyol dan Argentina berusaha melerai. Petugas keamanan segera masuk ke lapangan.

Pelatih Spanyol dalam konferensi pers menyatakan kekecewaannya.

"Kami kehilangan konsentrasi di momen krusial. Keributan setelah laga tidak seharusnya terjadi. Gavi masih muda, dia belajar dari situasi ini," ujar pelatih Spanyol.

Sementara itu, pelatih Argentina menegaskan bahwa timnya fokus pada kemenangan.

"Pertandingan sudah selesai. Kami menghormati Spanyol sebagai lawan yang kuat. Keributan itu bagian dari tensi final," katanya.

Statistik Akhir dan Catatan Penting

Secara keseluruhan, Spanyol mencatat 64 persen penguasaan bola, 18 shots dengan 8 shots on target. Argentina hanya memiliki 36 persen penguasaan bola, 9 shots, dan 4 shots on target. Namun, efektivitas menjadi kunci. Argentina mencetak dua gol dari peluang terbatas. Kiper Argentina mencatat 7 penyelamatan dan layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.

Gavi menjadi sorotan setelah menerima kartu kuning kedua. Ia juga terlibat keributan pasca laga. Meski demikian, aksi Gavi sepanjang turnamen tetap impresif. Ia mencatat 3 assist dan 1 gol sebelum final. Leandro Paredes, yang menjadi aktor kemenangan Argentina, menegaskan bahwa timnya telah bekerja keras. "Kami tahu Spanyol akan mendominasi bola. Kami bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan peluang," ujarnya.

Dengan hasil ini, Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Spanyol harus puas menjadi runner-up. Keributan Gavi dan Paredes menjadi catatan hitam dalam final yang seharusnya berjalan sportif. Namun, sepak bola selalu menyajikan drama di luar taktik dan strategi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User