Frimpong Debut, Liverpool Kalahkan Preston di Pramusim 2025

Preston, Beritainti — Jeremie Frimpong akhirnya melakoni debut tidak resminya bersama Liverpool. Bek sayap asal Belanda bernomor punggung 59 itu tampil dalam laga persahabatan pramusim melawan Prest...

Oct 08, 2026 - 08:15
0 0
Frimpong Debut, Liverpool Kalahkan Preston di Pramusim 2025

Preston, Beritainti — Jeremie Frimpong akhirnya melakoni debut tidak resminya bersama Liverpool. Bek sayap asal Belanda bernomor punggung 59 itu tampil dalam laga persahabatan pramusim melawan Preston North End di Stadion Deepdale, Preston, Inggris barat laut, Sabtu, 13 Juli 2025. Meski ini baru pertandingan pramusim, kehadiran Frimpong langsung menyita perhatian publik sepak bola Inggris, terutama karena ia direkrut untuk mengisi posisi yang selama ini menjadi andalan Trent Alexander-Arnold di sisi kanan pertahanan The Reds.

Liverpool memulai laga dengan formasi 4-3-3, dengan Frimpong ditempatkan sebagai bek kanan dalam starting XI. Sejak menit awal, ia terlihat aktif naik-turun menyisir sisi kanan lapangan, sebuah peran yang memang menjadi ciri khas permainannya selama membela Bayer Leverkusen dan Feyenoord. Kecepatan serta kemampuan overlap-nya menjadi ancaman tersendiri bagi lini pertahanan Preston yang bermain dengan blok rendah.

Menit ke-23, Ancaman Pertama dari Sisi Kanan

Menit ke-23, Frimpong melepaskan umpan silang terukur ke kotak penalti setelah melewati dua pemain Preston. Sayangnya, bola belum menemukan sasaran yang tepat. Namun momen itu menjadi sinyal bahwa sisi kanan Liverpool akan menjadi jalur serangan utama sepanjang laga. Penguasaan bola Liverpool pada babak pertama mencapai 68 persen, dengan 5 shots on target dari total 9 percobaan, sementara Preston hanya mencatatkan 2 tembakan tepat sasaran.

Gol pembuka Liverpool lahir pada menit ke-34 melalui serangan yang dimulai dari sisi kanan. Frimpong menerima bola di ruang kosong, menarik bek lawan keluar dari posisinya, lalu melepaskan umpan pendek yang diselesaikan dengan tenang oleh rekan setimnya di depan gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Liverpool. Kombinasi antara kecepatan dan pengambilan keputusan Frimpong di sepertiga akhir lapangan menjadi salah satu catatan positif dari laga ini.

Memasuki babak kedua, pelatih Liverpool melakukan sejumlah rotasi. Frimpong ditarik keluar pada menit ke-60 sebagai bagian dari manajemen beban pemain di masa pramusim. Meski hanya bermain satu jam, statistiknya cukup menjanjikan: 3 umpan kunci, 4 dribel sukses, dan 2 tekel bersih. Ia juga tercatat tidak melakukan pelanggaran berarti, menandakan adaptasi disiplin taktik yang cepat terhadap skema baru.

Analisis Babak Kedua dan Rotasi Skuad

Tanpa Frimpong di sisi kanan, intensitas serangan Liverpool dari flank kanan sedikit menurun. Preston sempat memperoleh momentum pada menit ke-68 lewat serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir mereka masih jauh dari kata klinis. Kiper Liverpool yang masuk di babak kedua mencatatkan clean sheet parsial dengan dua penyelamatan penting, menjaga gawang tetap aman hingga peluit panjang.

Liverpool menambah keunggulan pada menit ke-78 melalui skema bola mati. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan The Reds. Meski hasil pramusim tidak dihitung dalam klasemen, performa individu seperti yang ditunjukkan Frimpong menjadi indikator penting bagi staf pelatih dalam menentukan starting XI untuk kompetisi resmi. Pertandingan ini juga menjadi ajang evaluasi taktik, terutama bagaimana bek sayap baru bisa berintegrasi dengan gelandang tengah dan bek tengah dalam transisi bertahan.

"Jeremie menunjukkan intensitas yang kami inginkan. Ia masih butuh waktu untuk memahami detail taktik, tetapi kualitasnya sudah terlihat," ujar pelatih Liverpool seusai laga, tanpa menyebut nama pemain secara spesifik.

Secara keseluruhan, laga ini mencatatkan penguasaan bola akhir 64 persen untuk Liverpool, dengan 7 shots on target berbanding 3 milik Preston. Jumlah kartu kuning hanya dua, keduanya untuk pemain Preston, dan tidak ada kartu merah. Teknologi VAR juga sempat digunakan untuk meninjau satu situasi offside pada menit ke-52, namun keputusan wasit tetap tidak mengubah skor.

Dampak bagi Proyeksi Musim 2025/2026

Penampilan Frimpong di Deepdale memberi gambaran bahwa Liverpool memiliki opsi baru yang lebih agresif di sisi kanan pertahanan. Berbeda dengan gaya bek sayap yang lebih bertahan, Frimpong cenderung bermain sebagai wing-back modern yang menuntut ruang luas dan kecepatan tinggi. Dalam formasi 4-3-3, peran ini menuntut keseimbangan, karena ia harus tetap disiplin saat lawan melakukan serangan balik.

Preston sendiri tampil dengan formasi 3-5-2 yang berusaha menutup ruang di lini tengah. Meski kalah, mereka sempat menyulitkan Liverpool pada 15 menit pertama babak kedua. Namun kualitas individu pemain Liverpool, termasuk kehadiran Frimpong di babak pertama, menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Bagi Frimpong, debut pramusim ini adalah langkah awal yang solid untuk memperebutkan posisi inti di musim kompetisi yang akan datang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User