Frimpong, Bek Nomor 59 Liverpool yang Curi Perhatian di Pramusim

Stadion Deepdale menjadi saksi debut tak resmi Jeremie Frimpong berseragam Liverpool. Bek asal Belanda bernomor punggung 59 itu tampil dalam laga persahabatan pramusim melawan Preston North End, Mingg...

Oct 08, 2026 - 11:03
0 0
Frimpong, Bek Nomor 59 Liverpool yang Curi Perhatian di Pramusim

Stadion Deepdale menjadi saksi debut tak resmi Jeremie Frimpong berseragam Liverpool. Bek asal Belanda bernomor punggung 59 itu tampil dalam laga persahabatan pramusim melawan Preston North End, Minggu, 13 Juli 2025, dan langsung memberi sinyal bahwa ia siap menjadi opsi anyar di sektor kanan pertahanan The Reds.

Frimpong bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Eropa. Kecepatannya di sisi kanan, kemampuan overlap tanpa henti, serta naluri menyerang yang tinggi membuatnya dikenal sebagai bek sayap modern. Liverpool merekrutnya dengan harapan besar: menghadirkan dimensi baru dalam skema serangan dari lini belakang, terutama ketika menghadapi tim yang bertahan rapat.

Profil Pemain dan Latar Belakang

Lahir di Amsterdam, Frimpong menempuh jalur pembinaan di akademi Manchester City sebelum akhirnya menemukan panggung di Celtic dan kemudian bersinar bersama Bayer Leverkusen. Di Jerman, ia berkembang pesat menjadi salah satu bek sayap paling produktif di Bundesliga. Kontribusinya tidak hanya bertahan, tetapi juga menciptakan peluang dan mencetak gol.

Nomor punggung 59 yang ia kenakan di Liverpool bukan sekadar angka. Nomor ini menjadi identitas barunya di Anfield, sekaligus penanda bahwa ia datang sebagai pemain yang siap bekerja keras untuk merebut tempat di starting XI. Dalam laga melawan Preston, Frimpong menunjukkan beberapa atribut khas permainannya: sprint cepat, umpan silang terukur, serta pergerakan cerdas membuka ruang di sisi kanan.

Meski laga ini hanya berstatus persahabatan pramusim, penampilan Frimpong tetap menyita perhatian. Penguasaan bola Liverpool yang dominan memberi ruang bagi bek sayap untuk naik ke area pertahanan lawan. Beberapa kali ia terlihat berkolaborasi dengan pemain sayap dan gelandang tengah, menciptakan kombinasi segitiga di sisi kanan yang menyulitkan pertahanan Preston.

Analisis Taktik di Pramusim

Dari sudut pandang taktik, kehadiran Frimpong memberi pelatih Liverpool fleksibilitas baru. Dalam laga kontra Preston, ia ditempatkan sebagai bek kanan dalam formasi yang memungkinkan kedua full-back naik tinggi. Ketika tim menguasai bola, Frimpong praktis berubah menjadi winger tambahan, membuka lebar sisi kanan dan memberi opsi umpan bagi gelandang bertahan.

Statistik pramusim memang belum menjadi patokan mutlak, tetapi data yang terlihat cukup menggembirakan. Beberapa catatan yang bisa disorot dari penampilannya adalah kecepatan maksimal saat sprint panjang, jumlah umpan silang ke area penalti, serta keterlibatannya dalam membangun serangan dari lini belakang. Ia juga tercatat melakukan beberapa intersep dan tekanan tinggi yang memaksa lawan kehilangan bola di wilayah sendiri.

Yang menarik, adaptasi Frimpong dengan rekan-rekan barunya terlihat cukup cepat. Ia tidak ragu meminta bola, mengambil posisi agresif, dan berkomunikasi aktif dengan pemain tengah. Hal ini penting untuk pemain yang baru bergabung, karena kepercayaan diri dan chemistry dengan rekan setim sering menjadi penentu apakah ia bisa langsung masuk rotasi utama.

Persaingan di Sektor Kanan Liverpool

Sektor kanan Liverpool bukan wilayah yang mudah untuk direbut. Ada persaingan ketat dengan pemain yang sudah lebih dulu mapan. Namun, karakter Frimpong yang lebih menyerang bisa menjadi jawaban ketika tim membutuhkan gebrakan dari sisi sayap. Pelatih dapat memilih tipe bek sayap sesuai kebutuhan pertandingan: bertahan lebih disiplin atau menyerang lebih agresif.

Dalam laga melawan Preston, Frimpong beberapa kali menunjukkan kemampuan bertahan satu lawan satu. Ia mampu menahan laju pemain sayap lawan dan melakukan tekel bersih di area yang tepat. Jika ia bisa menjaga konsistensi dalam aspek defensif, bukan tidak mungkin ia menjadi pilihan utama di banyak pertandingan, terutama ketika Liverpool menghadapi tim yang bermain bertahan dan membutuhkan dorongan dari sisi lapangan.

"Frimpong memberi kami opsi berbeda di sisi kanan. Energinya luar biasa dan ia terus belajar setiap hari," ujar seorang sumber internal tim, menggambarkan atmosfer positif di ruang ganti.

Pramusim masih panjang dan masih ada beberapa laga uji coba sebelum kompetisi resmi bergulir. Laga melawan Preston menjadi langkah awal yang baik bagi Frimpong untuk memperkenalkan diri kepada publik Anfield. Dalam sepak bola modern, bek sayap bukan lagi sekadar pemain bertahan, melainkan senjata serangan. Dan Frimpong tampaknya memahami peran itu dengan sangat baik.

Jika ia mampu menjaga performa dan beradaptasi dengan intensitas Premier League, bek bernomor punggung 59 ini berpotensi menjadi salah satu transfer paling menarik musim ini. Liverpool mendapatkan pemain muda, cepat, dan lapar prestasi — kombinasi yang tepat untuk menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi. Anfield menantikan aksi berikutnya dari Jeremie Frimpong.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User