Foden Pesta Gol, City Hancurkan Fulham di Craven Cottage

Skor akhir 0-4! Manchester City tampil perkasa saat menaklukkan Fulham di Craven Cottage, London, pada 2 Desember 2025. Laga yang dinanti para penggemar The Citizens ini berubah menjadi panggung pesta...

Aug 07, 2026 - 16:03
0 0
Foden Pesta Gol, City Hancurkan Fulham di Craven Cottage

Skor akhir 0-4! Manchester City tampil perkasa saat menaklukkan Fulham di Craven Cottage, London, pada 2 Desember 2025. Laga yang dinanti para penggemar The Citizens ini berubah menjadi panggung pesta gol Phil Foden, yang mencetak gol keempat timnya di menit ke-78. Kemenangan telak ini semakin mengukuhkan dominasi City di papan atas klasemen Liga Inggris.

Babak Pertama: City Langsung Tancap Gas

Sejak menit awal, Manchester City langsung menunjukkan intensitas tinggi. Formasi 4-3-3 yang diusung Pep Guardiola langsung menekan pertahanan Fulham yang bermain dengan formasi 4-5-1. Starting XI City yang diturunkan tanpa banyak rotasi langsung mendominasi penguasaan bola. Data mencatat, pada 15 menit pertama, City menguasai bola hingga 72 persen, sebuah angka yang membuat Fulham kesulitan keluar dari tekanan.

Menit ke-23, momen pembuka datang. Phil Foden yang beroperasi dari sisi kiri melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang Fulham yang dikawal kiper Bernd Leno. Skor berubah menjadi 0-1. Gol ini lahir dari assist cantik Kevin De Bruyne yang menusuk dari lini tengah. City semakin percaya diri, dan Fulham hanya bisa bertahan dengan mengandalkan serangan balik cepat.

Statistik babak pertama menunjukkan dominasi total City. Mereka melepaskan 9 tembakan dengan 5 di antaranya mengarah ke gawang (shots on target). Sementara Fulham hanya mampu mencatatkan 2 tembakan tanpa satu pun yang mengarah ke gawang. Penguasaan bola di akhir babak pertama mencapai 68 persen untuk City. Fulham mencoba keluar dengan skema serangan dari sayap, tetapi lini belakang City yang dikomandoi Ruben Dias tampil solid dan disiplin.

Babak Kedua: Foden Menjadi Bintang, Fulham Tak Berdaya

Memasuki babak kedua, Fulham mencoba meningkatkan tempo permainan. Namun, strategi tersebut justru membuka ruang lebar bagi City untuk melancarkan serangan balik mematikan. Menit ke-55, giliran Erling Haaland yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpang terobosan dari Bernardo Silva, Haaland yang lolos dari jebakan offside melepaskan tembakan first-time yang tak mampu dihalau Leno. Skor menjadi 0-2.

Fulham berusaha merespons dengan memasukkan pemain penyerang tambahan, tetapi justru kebobolan lagi di menit ke-67. Kali ini, Phil Foden kembali menjadi aktor utama. Ia menerima umpan matang dari Jack Grealish di sisi kanan, lalu melepaskan tembakan melengkung yang indah ke tiang jauh. Leno hanya bisa terpaku melihat bola masuk. Skor menjadi 0-3 dan pesta City di Craven Cottage semakin sempurna.

Puncaknya di menit ke-78, Foden melengkapi brace-nya sekaligus menjadi gol keempat City. Gol ini tercipta dari skema sepak pojok yang dieksekusi oleh De Bruyne. Bola mengarah ke tiang dekat, dan Foden yang berdiri bebas dengan sundulan keras mengarahkan bola ke dalam gawang. Skor akhir 0-4 untuk kemenangan Manchester City. Foden yang tampil luar biasa diganti pada menit ke-82 untuk mendapat tepuk tangan meriah dari suporter City yang hadir.

“Kami tampil luar biasa, terutama Foden. Dia bermain dengan percaya diri dan menunjukkan kualitasnya di laga besar. Ini kemenangan penting untuk menjaga momentum kami di liga,” ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers usai laga.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci

Kemenangan ini tidak lepas dari superioritas statistik City. Sepanjang pertandingan, City mencatatkan penguasaan bola hingga 71 persen berbanding 29 persen untuk Fulham. City melepaskan total 18 tembakan dengan 10 shots on target, sementara Fulham hanya mampu melepaskan 5 tembakan dengan 2 shots on target. City juga memenangkan duel udara dengan rasio 65 persen, sebuah angka yang menunjukkan dominasi fisik di lini depan.

Phil Foden menjadi man of the match dengan catatan 2 gol, 1 assist, dan 87 persen akurasi umpan. Ia juga menciptakan 4 peluang emas bagi rekan-rekannya. Sementara itu, Kevin De Bruyne kembali menunjukkan kelasnya sebagai playmaker dengan 3 assist pada laga ini. De Bruyne kini memimpin daftar assist sementara Liga Inggris dengan total 12 assist dari 15 pertandingan.

Dari sisi Fulham, mereka harus menerima kenyataan pahit. Pelatih Marco Silva mengakui timnya kalah kelas. “Kami tidak bisa berbuat banyak. City terlalu kuat dan kami membuat kesalahan di momen-momen penting. Kami harus segera bangkit,” ujarnya. Fulham juga harus kehilangan salah satu pemainnya akibat kartu kuning kedua di menit ke-74, yang membuat mereka bermain dengan 10 orang di sisa waktu.

Kemenangan ini membawa Manchester City naik ke posisi kedua klasemen dengan 38 poin dari 16 pertandingan, hanya tertinggal 2 poin dari Liverpool yang memuncaki klasemen. Sementara Fulham tertahan di posisi ke-12 dengan 21 poin. City akan menghadapi pertandingan penting melawan Arsenal di akhir pekan, dan performa seperti ini menjadi sinyal kuat bagi lawan-lawannya.

Dengan clean sheet ketiga beruntun di liga, lini belakang City yang dikawal oleh Dias dan Ake juga layak mendapat pujian. Mereka tampil disiplin dan mampu memotong semua aliran bola Fulham. Jika terus tampil konsisten seperti ini, bukan tidak mungkin City akan kembali meraih gelar juara Liga Inggris musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User