Sesko Bawa MU Taklukkan Everton di Merseyside

Skor akhir 0-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan wasit di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat. Manchester United memastikan tiga poin krusial di kanda...

Aug 07, 2026 - 08:12
0 0
Sesko Bawa MU Taklukkan Everton di Merseyside

Skor akhir 0-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan wasit di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat. Manchester United memastikan tiga poin krusial di kandang Everton melalui gol semata wayang Benjamin Sesko pada menit ke-67. Kemenangan ini menjadi bukti nyata kebangkitan Setan Merah di bawah asuhan pelatih sementara Michael Carrick, yang mampu meramu strategi jitu melawan tuan rumah yang tampil agresif sepanjang laga.

Sejak menit awal, Everton langsung menekan pertahanan United dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan sayap. Namun, lini belakang yang dikomandoi Raphael Varane tampil solid dengan catatan 4 blok dan 7 sapuan bersih. Penguasaan bola akhirnya dikuasai Everton dengan 58 persen, tetapi mereka hanya mampu melepaskan 3 shots on target dari total 12 percobaan. Sebaliknya, United yang bermain dengan formasi 4-2-3-1 lebih efisien: 5 tembakan tepat sasaran dari 9 peluang, termasuk gol kemenangan yang lahir dari skema serangan balik cepat.

Babak Pertama: Everton Mendominasi, United Bertahan Disiplin

Menit ke-12, Everton hampir membuka keunggulan ketika Dominic Calvert-Lewin menerima umpang silang dari sayap kiri. Namun, sundulannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Andre Onana. Tuan rumah terus menekan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen pada 30 menit pertama, tetapi United bertahan dengan sangat terorganisir. Gelandang Bryan Mbeumo dan Casemiro bekerja keras memutus aliran bola di lini tengah, mencatatkan 4 tekel sukses dan 3 intersep masing-masing.

Menit ke-38, peluang emas pertama United lahir dari serangan balik kilat. Marcus Rashford melepaskan umpang terobosan ke kotak penalti, tetapi sepakan pertama Sesko masih bisa diblok bek Everton. Wasit sempat memeriksa insiden tersebut melalui VAR untuk potensi penalti, namun tidak ada pelanggaran yang terlihat jelas. Hingga turun minum, skor kaca mata 0-0 menjadi cermin pertarungan sengit di lini tengah. Everton unggul dalam penguasaan bola, tetapi United lebih berbahaya dalam transisi.

“Kami tahu Everton akan menekan sejak awal. Instruksi saya kepada para pemain adalah tetap tenang, bertahan dengan disiplin, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang. Itu berjalan sempurna,” ujar Michael Carrick dalam konferensi pers usai laga.

Babak Kedua: Gol Sesko dan Perubahan Taktik yang Menentukan

Memasuki babak kedua, pelatih Everton, Sean Dyche, melakukan dua pergantian sekaligus untuk menambah daya gedor. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan menciptakan dua peluang emas pada menit ke-55 dan 61. Namun, kiper Andre Onana tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial, termasuk satu refleks luar biasa menepis tendangan jarak dekat dari Abdoulaye Doucouré. Catatan penyelamatan Onana mencapai 4 kali sepanjang pertandingan, yang menjadi fondasi kemenangan timnya.

Menit ke-67, momen keemasan itu tiba. Bryan Mbeumo merebut bola di lini tengah dengan tekel bersih, lalu melepaskan umpang terobosan presisi ke sisi kanan pertahanan Everton. Benjamin Sesko, yang berlari melepas offside trap, menerima bola dan melepaskan tendangan first-time ke sudut jauh tiang gawang. Bola meluncur deras ke pojok kiri bawah, membuat kiper Jordan Pickford tak berkutik. Gol ke-12 Sesko musim ini menjadi penentu dan membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah yang hadir di stadion.

Setelah gol tersebut, Carrick langsung mengubah formasi menjadi 5-4-1 dengan menarik Rashford dan memasukkan bek tengah Harry Maguire. Keputusan ini terbukti efektif meredam serangan balik Everton. Tuan rumah mencoba menyamakan kedudukan melalui skema bola mati, tetapi sundulan James Tarkowski pada menit ke-83 masih bisa diantisipasi Onana. Hingga akhir laga, Everton hanya menambah 2 shots on target tanpa menghasilkan gol. Statistik akhir menunjukkan Everton unggul penguasaan bola 58-42, tetapi United unggul dalam efisiensi serangan dengan 5 shots on target berbanding 3.

Analisis Performa Pemain Kunci

Benjamin Sesko layak menjadi bintang lapangan dengan gol semata wayangnya. Selain itu, ia mencatatkan 3 tembakan total, 2 di antaranya tepat sasaran, serta memenangkan 4 duel udara. Bryan Mbeumo juga tampil impresif dengan 1 assist, 2 peluang diciptakan, dan 3 tekel sukses. Duet mereka di lini depan menjadi mimpi buruk bagi bek Everton sepanjang pertandingan. Di sisi lain, Andre Onana menunjukkan kelasnya dengan 4 penyelamatan, termasuk satu penyelamatan krusial di menit akhir yang menjaga clean sheet ke-9 musim ini.

Bagi Everton, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam perburuan posisi empat besar. Mereka mendominasi permainan tetapi gagal memanfaatkan peluang. Calvert-Lewin hanya melepaskan 1 tembakan tepat sasaran dari 4 percobaan, sementara gelandang serang mereka, Dwight McNeil, tidak mampu menembus pertahanan United yang tampil rapat. Kartu kuning diberikan kepada Amadou Onana pada menit ke-74 karena pelanggaran keras terhadap Casemiro, sementara United hanya menerima satu kartu kuning untuk Luke Shaw pada menit ke-88.

Kemenangan ini membawa Manchester United naik ke peringkat 5 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan 49 poin dari 27 pertandingan, hanya terpaut 2 poin dari Arsenal di posisi ke-4. Sementara itu, Everton tertahan di peringkat 7 dengan 44 poin. Dengan sisa 11 laga, persaingan menuju Liga Champions semakin memanas, dan Setan Merah menunjukkan sinyal positif di bawah kepemimpinan Carrick yang kini mencatatkan 4 kemenangan dari 5 pertandingan terakhirnya.

Pertandingan berikutnya, United akan menjamu Wolverhampton di Old Trafford, sementara Everton akan bertandang ke markas Brighton. Jika performa seperti ini dipertahankan, bukan tidak mungkin Setan Merah kembali bersaing di papan atas dan mengamankan tiket Eropa musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User