Fajar/Fikri Hancurkan Ganda Prancis, Melaju ke 16 Besar
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah mulus ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di India setelah menghabisi ganda putra Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi, dengan skor akhir 21-14, 21-12 pad...
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah mulus ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di India setelah menghabisi ganda putra Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi, dengan skor akhir 21-14, 21-12 pada Rabu (19/8) siang. Laga yang hanya berdurasi 39 menit itu berjalan satu arah sejak gim pertama. Dua gim langsung menjadi jawaban telak atas pasangan yang sempat diprediksi bakal memberi perlawanan ketat, sekaligus sinyal kuat bahwa Fajar/Fikri datang dengan misi penuh di turnamen kali ini.
Menit ke-7 gim pembuka, Fajar langsung mencuri tempo lewat serangan silang beruntun yang membuat pasangan Prancis kebingungan menata posisi bertahan. Adam/Rossi sempat menyamakan kedudukan 8-8, tetapi Fikri merespons dengan drive keras ke area belakang, memaksa Leo Rossi melakukan kesalahan pengembalian. Interval pertama ditutup dengan keunggulan 11-9. Selepas jeda, agresi Fajar/Fikri tak terbendung: tiga poin beruntun lewat net kill membuat skor melebar menjadi 17-12 sebelum gim pertama ditutup 21-14 pada menit ke-18.
Dominasi Total di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri menaikkan intensitas. Penguasaan tempo permainan milik pasangan Indonesia mencapai puncaknya pada menit ke-27 ketika Fikri melepaskan empat smash winner berturut-turut dari area belakang dan menjauhkan skor menjadi 15-7. Adam/Rossi yang tampil di bawah tekanan kerap salah antisipasi; mereka tercatat membuang 16 poin lewat unforced errors sepanjang pertandingan, sementara Fajar/Fikri hanya kehilangan 7 poin dari kesalahan sendiri. Perbandingan itu menjadi pembeda utama laga ini.
Menit ke-33 menjadi momen penentu. Reli 31 pukulan yang ditutup drop shot tipis Fajar di sisi kiri lapangan membuat penonton di arena bersorak dan keunggulan melebar menjadi 19-10. Dua menit kemudian, servis pendek Leo Rossi gagal melewati net, mengantarkan match point. Fajar menuntaskannya dengan smash keras ke sudut kanan yang tak mampu dijangkau Adam. Skor akhir 21-12 menutup pertandingan pada menit ke-39 dan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Analisis Taktik: Variasi Serangan Jadi Kunci
Kemenangan ini bukan sekadar soal stamina. Dari sisi taktik, Fajar/Fikri menampilkan variasi serangan yang jauh lebih kaya dibanding lawan. Catatan pertandingan menunjukkan pasangan Indonesia melepaskan 27 smash winner berbanding 11 milik Adam/Rossi, plus 9 net kill yang mayoritas lahir dari agresivitas penguasaan area depan. Fikri, yang berperan sebagai pengumpan utama, tercatat memberikan 14 assist langsung bagi Fajar — angka tertinggi di laga ini dan bukti kerja sama yang sudah matang.
Sebaliknya, pasangan Prancis yang bertahan dengan pola sejajar justru kerap kehilangan posisi saat menghadapi serangan silang. Pola serve-return yang dipertahankan Fajar/Fikri membuat Adam/Rossi kesulitan keluar dari tekanan, tercermin dari hanya 38 persen poin yang mampu mereka raih dari penguasaan net sepanjang laga. Fajar juga tampil superior di lini depan dengan 7 blok sukses, menutup ruang tembak lawan sejak bola keluar dari raket mereka.
Kata Pelatih: Disiplin Jadi Kunci
"Kami tidak ingin memberikan ruang bagi mereka untuk bangkit. Fokus utama kami adalah disiplin di sektor net dan menjaga penguasaan tempo sejak awal. Hasil ini membuktikan kerja keras latihan dua pekan terakhir," ujar pelatih ganda putra pelatnas usai laga.
Pengakuan jujur juga datang dari kubu lawan. Eloi Adam menyebut Fajar/Fikri tampil terlalu cepat dan solid; mereka kehilangan ritme sejak gim pertama dan tidak menemukan celah dari pertahanan rapat ganda Indonesia. Durasi 39 menit menjadikan laga ini salah satu duel tercepat di babak 32 besar sektor ganda putra, mempertegas kualitas penampilan juara bertahan All England 2025 itu.
Langkah Berikutnya Menuju Podium
Kemenangan ini memperpanjang rekor pertemuan Fajar/Fikri atas Adam/Rossi menjadi 4-0 dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat medali di India. Di babak 16 besar, mereka tinggal menunggu pemenang antara wakil tuan rumah dan ganda Jepang yang baru akan bertanding sore nanti. Jadwal istirahat hampir satu hari penuh bakal dimanfaatkan tim pelatih untuk pemulihan fisik dan pembenahan detail teknis.
Jika konsistensi seperti hari ini bisa dipertahankan, jalan menuju podium kian lapang. Satu hal yang pasti: penampilan melawan Prancis kemarin menjadi pesan tegas bahwa Fajar/Fikri tak berniat pulang dari India sebelum membawa hasil maksimal.
Comments (0)