Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas VfB Stuttgart pada matchday pertama Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Rabu (18/09/2024) WIB. Malam itu bukan sekadar kemenangan biasa bagi Los Blancos, melainkan panggung debut gemilang bagi Endrick, penyerang muda Brasil yang baru berusia 18 tahun. Golnya di menit ke-90+ sebagai pemain pengganti langsung menorehkan rekor sebagai pencetak gol termuda Real Madrid di kompetisi Liga Champions, melampaui catatan legenda-legenda sebelumnya.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Stuttgart, yang tampil sebagai juara Bundesliga runner-up musim lalu, tidak datang ke Madrid untuk bertahan. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih mereka berusaha menekan lini tengah Real Madrid, namun penguasaan bola tetap dikuasai tuan rumah dengan angka 58 persen berbanding 42 persen. Meski demikian, Die Schwaben mencatatkan shots on target yang tidak kalah banyak, yakni lima berbanding enam milik Madrid, menandakan pertahanan Madrid sempat kewalahan di babak pertama.
Babak Pertama: Kylian Mbappe Buka Keunggulan
Menit ke-23, Santiago Bernabeu bergemuruh. Kylian Mbappe, yang menjadi starting XI di lini depan bersama Vinicius Junior dan Rodrygo, menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham. Dengan kecepatan khasnya, Mbappe melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Stuttgart, Alexander Nubel. Skor 1-0 untuk Real Madrid. Gol tersebut merupakan assist kedua Bellingham di musim ini dan menegaskan chemistry yang mulai terbangun di lini serang Madrid.
Stuttgart merespons dengan tekanan balik. Menit ke-35, Deniz Undav nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan yang masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Thibaut Courtois. Madrid harus bermain disiplin, dan pelatih Carlo Ancelotti terlihat beberapa kali memberi instruksi dari pinggir lapangan untuk menjaga kedalaman lini belakang. Kartu kuning pertama pertandingan keluar di menit ke-41 untuk bek Stuttgart, Maximilian Mittelstadt, setelah melanggar Rodrygo di area tengah.
Babak Kedua: Stuttgart Menyamakan, Madrid Merespons
Memasuki babak kedua, Stuttgart keluar dengan intensitas lebih tinggi. Hasilnya terlihat di menit ke-63, ketika Joshua Kimmich mengirim umpan silang matang yang disambut tandukan keras Undav. Bola menghujam gawang Courtois, mengubah skor menjadi 1-1. Momentum sempat berpindah ke kubu tamu. Penguasaan bola Stuttgart naik signifikan di periode 15 menit setelah gol tersebut, mencapai 51 persen, dan mereka beberapa kali menciptakan peluang melalui skema serangan sayap.
Ancelotti merespons dengan memasukkan Endrick dan Luka Modric di menit ke-80. Perubahan ini mengubah ritme pertandingan. Madrid kembali menguasai jalannya laga. Menit ke-83, Antonio Rudiger hampir mencetak gol lewat tendangan voli setelah memanfaatkan sepak pojok, namun bola masih membentur mistar gawang. Tekanan Madrid akhirnya berbuah di menit ke-85 melalui gol kedua Mbappe, memanfaatkan kesalahan lini belakang Stuttgart dalam mengantisipasi umpan panjang. Skor berubah 2-1, dan Bernabeu kembali menyala.
Momen Endrick: Rekor Baru di Usia 18 Tahun
Puncaknya terjadi di menit ke-90+3. Endrick, yang masuk sebagai pengganti, menerima bola di tepi kotak penalti. Dengan percaya diri, ia melewati satu pemain bertahan Stuttgart dan melepaskan tendangan kaki kiri yang masuk ke sudut kanan bawah gawang. Gol tersebut membuat skor menjadi 3-1 dan sekaligus mencatatkan namanya dalam sejarah. Endrick menjadi pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol di Liga Champions, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Raul Gonzalez.
"Endrick adalah talenta luar biasa. Dia tidak takut bermain di panggung besar. Gol itu menunjukkan kualitasnya, dan ini baru permulaan," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dari sisi statistik, Real Madrid mencatatkan total 14 tembakan dengan enam shots on target, sementara Stuttgart memiliki 11 tembakan dengan lima tepat sasaran. Akurasi umpan Madrid mencapai 89 persen, unggul jauh dari Stuttgart yang hanya 81 persen. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski sempat ada pemeriksaan VAR untuk potensi offside pada gol kedua Mbappe. Wasit menyatakan gol sah karena bek Stuttgart masih menjaga garis offside.
Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Real Madrid dalam perjalanan mempertahankan gelar Liga Champions. Bagi Endrick, malam di Bernabeu bukan hanya debut, melainkan pernyataan bahwa ia siap menjadi bagian dari sejarah klub raksasa Spanyol tersebut. Sementara Stuttgart harus menerima kenyataan pahit bahwa penampilan solid mereka belum cukup untuk mencuri poin di kandang juara bertahan. Liga Champions baru saja dimulai, tetapi Endrick sudah mencuri perhatian dunia.
Comments (0)