Oct 25, 2026
Olahraga

Endrick Brace Bawa Real Madrid ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (6/2/2025) dini hari WIB, menjadi panggung selebrasi emosional Endrick. Striker muda asal Brasil itu mencetak bra...

Endrick Brace Bawa Real Madrid ke Perempat Final Copa del Rey

Skor akhir 5-2 untuk Real Madrid atas Celta Vigo di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (6/2/2025) dini hari WIB, menjadi panggung selebrasi emosional Endrick. Striker muda asal Brasil itu mencetak brace alias dua gol dalam laga yang berlangsung dramatis di Santiago Bernabeu, memastikan Los Blancos melaju ke perempat final dengan gaya yang meyakinkan.

Menit ke-18, Endrick membuka keunggulan Madrid setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Vinicius Junior. Berada di posisi ideal di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Celta Vigo. Skor berubah 1-0, dan Bernabeu bergemuruh menyambut gol pertama penyerang berusia 18 tahun itu di kompetisi Copa del Rey musim ini.

Keunggulan Madrid bertambah pada menit ke-37 lewat aksi Federico Valverde yang melepaskan tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti. Bola melengkung ke sudut kanan gawang, membuat kiper Celta hanya bisa menonton. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0, dengan penguasaan bola Madrid mencapai 62 persen dan lima shots on target dari total sembilan percobaan.

Babak Kedua: Celta Vigo Bangkit, Endrick Menjawab

Memasuki babak kedua, Celta Vigo keluar dengan formasi 4-3-3 yang lebih agresif. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Claudio Giraldez membuahkan hasil pada menit ke-52. Jonathan Bamba memperkecil kedudukan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Madrid yang dikawal Andriy Lunin.

Menit ke-63, Celta Vigo menyamakan kedudukan lewat gol Marcos Alonso dari skenario bola mati. Tendangan bebasnya gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Lunin, dan skor berubah 2-2. VAR sempat meninjau potensi offside dalam proses gol tersebut, namun wasit memutuskan gol sah. Bernabeu sempat terdiam, tekanan beralih ke tuan rumah.

Namun, Endrick kembali menjadi pembeda. Menit ke-78, ia mencetak gol keduanya malam itu setelah menerima assist terukur dari Rodrygo. Dengan tenang ia mengontrol bola, melewati satu bek, lalu melepaskan tembakan keras ke tiang jauh. Skor kembali berubah 3-2 untuk Madrid, dan selebrasi emosional Endrick pun pecah — ia berlari ke arah bangku cadangan, memeluk rekan-rekannya dengan mata berkaca-kaca.

Brace tersebut membuat Endrick kini telah mengoleksi empat gol di semua kompetisi musim ini, sebuah catatan impresif bagi pemain yang baru beradaptasi dengan sepak bola Eropa. Statistik menunjukkan ia mencatatkan tiga shots on target dari empat percobaan, dengan akurasi umpan mencapai 88 persen.

Analisis Taktik: Rotasi Carlo Ancelotti Berbuah Manis

Carlo Ancelotti menurunkan formasi 4-3-3 dengan rotasi di beberapa posisi. Endrick dipercaya sebagai ujung tombak, didukung Rodrygo dan Vinicius di sayap. Lini tengah dihuni Valverde, Luka Modric, dan Dani Ceballos. Keputusan rotasi ini terbukti efektif, meski Madrid sempat kehilangan kendali di awal babak kedua.

Secara statistik, Madrid mendominasi penguasaan bola dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Celta Vigo. Tuan rumah melepaskan total 16 tembakan, dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Celta Vigo sendiri mencatatkan sembilan percobaan dan empat shots on target. Madrid juga unggul dalam duel udara dengan persentase 61 persen.

Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak tiga kali, dua untuk pemain Celta Vigo dan satu untuk Madrid. Tidak ada kartu merah dalam laga yang berjalan relatif bersih ini. Clean sheet gagal diraih Madrid, namun efisiensi lini serang menjadi kunci kemenangan.

Dua gol tambahan Madrid di penghujung laga lahir lewat aksi Arda Guler pada menit ke-86 dan gol penutup dari Jude Bellingham di masa injury time. Skor akhir 5-2 menegaskan dominasi Madrid di laga ini, meski sempat diwarnai drama kebangkitan lawan.

Kutipan Pelatih dan Prospek Perempat Final

"Endrick menunjukkan kualitas luar biasa. Ia masih muda, tetapi mentalnya kuat. Dua gol ini bukti bahwa ia siap berkontribusi lebih besar musim ini," ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Celta Vigo, Claudio Giraldez, mengakui keunggulan lawan. "Kami sempat menyamakan kedudukan, tetapi kualitas individu pemain Madrid terlalu tinggi. Kami akan fokus ke kompetisi liga," tuturnya.

Dengan hasil ini, Real Madrid melaju ke perempat final Copa del Rey dan menunggu undian yang akan menentukan lawan berikutnya. Endrick, yang sempat minim menit bermain di awal musim, kini menjelma menjadi senjata tambahan Ancelotti di lini depan. Performa brace-nya malam ini menjadi sinyal bahwa ia siap bersaing memperebutkan tempat di starting XI secara reguler.

Bagi Madrid, kemenangan ini juga menjaga momentum positif di tengah padatnya jadwal. Kombinasi pemain senior dan muda mulai menemukan ritme yang tepat. Jika Endrick mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin ia menjadi faktor penentu dalam perjalanan Madrid menuju gelar Copa del Rey musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User