Emtek Media dan Vidio Rajai Nominasi ContentAsia Awards 2026

Emtek Media bersama platform streaming Vidio mencatat prestasi gemilang dengan mendominasi daftar nominasi ContentAsia Awards 2026. Dalam ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi konten televisi...

Emtek Media dan Vidio Rajai Nominasi ContentAsia Awards 2026

Emtek Media bersama platform streaming Vidio mencatat prestasi gemilang dengan mendominasi daftar nominasi ContentAsia Awards 2026. Dalam ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi konten televisi dan digital terbaik se-Asia ini, grup media tersebut berhasil mengantongi lebih dari 15 nominasi, menjadikannya sebagai entitas dengan jumlah nominasi terbanyak dari Indonesia. Hal ini sekaligus menegaskan posisi Emtek sebagai pemain kunci di level regional.

Nominasi yang diraih tersebar di berbagai kategori kunci, mulai dari Drama Series Terbaik, Original Digital Content, Variety Program, hingga kategori akting individu. Beberapa judul andalan seperti “Jejak Sang Legenda” (drama kolosal), serial thriller “Kota Ketujuh”, dan program realitas “Dapur Juara” berhasil menyita perhatian dewan juri. Tak hanya itu, dua aktor dari bendera SinemArt yang merupakan bagian dari Emtek, yaitu Raka Aditya dan Sisi Melani, juga masuk nominasi Best Actor dan Best Actress in a Leading Role.

Dominasi di Kategori Drama dan Konten Digital

Secara rinci, Vidio mengantongi 8 nominasi untuk konten original digital-nya. Serial “Kota Ketujuh” yang tayang eksklusif di platform tersebut mendapatkan tiga nominasi sekaligus: Best Digital Drama, Best Screenplay, dan Best Director. Sementara itu, “Jejak Sang Legenda” yang diproduksi oleh SinemArt untuk saluran televisi Emtek masuk dalam kategori Best Period Drama dan Best Costume Design. Keberhasilan ini menandai pengakuan industri atas kualitas produksi yang terus meningkat.

Head of Content Vidio, Mira Setiawan, dalam pernyataannya mengungkapkan rasa bangganya. “Kami tidak pernah menyangka akan mendapatkan respon sepositif ini. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim kreatif, penulis, sutradara, dan aktor yang telah mencurahkan segalanya untuk menghadirkan hiburan berkualitas,” ujarnya.

Persaingan Ketat dengan Raksasa Asia

Meski mendominasi, Emtek dan Vidio harus menghadapi persaingan sengit dari rumah produksi ternama Asia lainnya. Serial Korea seperti “The Palace of Winds” dari KBS dan drama Thailand “Bangkok Nights” turut bersaing di kategori yang sama. Namun, dengan 15 nominasi, Emtek optimistis mampu membawa pulang beberapa piala. Berdasarkan data rilis panitia, Indonesia tahun ini mengalami peningkatan jumlah nominasi sebesar 40% dibanding tahun sebelumnya, dengan Emtek sebagai kontributor utama.

Di kategori Variety Program, format acara “Superstar Indonesia” yang merupakan adaptasi lisensi internasional juga masuk nominasi Best Adaptation of an Existing Format, bersaing dengan versi Vietnam dan Filipina. Sementara itu, program dokumenter “Nusantara dari Udara” yang diproduksi oleh rumah produksi di bawah naungan Emtek masuk nominasi Best Documentary Series, sebuah kategori yang biasanya didominasi oleh Jepang dan Korea.

Apresiasi untuk Kreator Lokal dan Dampak Industri

Nominasi besar-besaran ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Emtek, tetapi juga menjadi titik terang bagi industri kreatif Indonesia secara keseluruhan. Pengamat pertelevisian, Dr. Andi Pratama, menilai bahwa pencapaian ini adalah bukti bahwa konten Indonesia semakin mampu bersaing di level regional. “Ini bukan hanya soal kuantitas, tapi kualitas. Cerita-cerita kita mulai diakui memiliki orisinalitas dan nilai universal,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran platform streaming seperti Vidio yang berani berinvestasi dalam konten original. “Dulu kita hanya jadi pasar. Sekarang kita jadi produsen. Vidio, lewat dukungan Emtek, menjadi game changer,” tambahnya. Hal ini sejalan dengan data bahwa pengeluaran untuk konten original Vidio pada tahun 2026 meningkat 60% dibanding tahun 2025, mencakup 12 serial baru dan 5 film orisinal.

Kesuksesan ini juga berdampak pada peningkatan jumlah pelanggan. Berdasarkan laporan internal kuartal pertama 2026, Vidio mencatat lonjakan 25% pengguna premium pasca pengumuman nominasi, menunjukkan bahwa apresiasi internasional mampu mendongkrak kepercayaan pasar domestik.

Menuju Malam Puncak di Bangkok

Malam penganugerahan ContentAsia Awards 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 September mendatang di Bangkok, Thailand. Seluruh nominee dari Indonesia, termasuk tim Emtek dan Vidio, telah menyatakan akan hadir langsung. CEO Emtek, Alvin Sariaatmadja, melalui pesan singkat menyampaikan optimisme namun tetap rendah hati. “Bagi kami, bisa masuk dalam daftar sebegitu banyak sudah merupakan kemenangan. Tapi tentu kami akan berusaha membawa pulang penghargaan sebagai bukti bahwa Indonesia mampu,” tulisnya.

Dengan segudang nominasi ini, publik Tanah Air berharap event tersebut akan menjadi panggung pengakuan bagi industri kreatif nasional. Apapun hasilnya, dominasi di daftar nominasi ContentAsia Awards 2026 telah menempatkan Emtek Media dan Vidio sebagai kiblat baru konten Asia Tenggara yang patut diperhitungkan. Keberhasilan ini diharapkan membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional bagi rumah produksi Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User