Eks Menpora Dito Ariotedjo Tampil Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Ajang Hyrox
Kehadiran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026) langsung mencuri perhatian. Pantauan media kami
Kehadiran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026) langsung mencuri perhatian. Pantauan media kami di lokasi, Dito tampak hadir dengan postur tubuh yang jauh lebih ramping dan langsing dibandingkan penampilannya beberapa waktu lalu saat masih aktif menjabat sebagai menteri.
Kedatangannya kali ini adalah untuk memenuhi panggilan tim penyidik KPK. Dito diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama untuk periode 2023-2024. Meskipun tengah berhadapan dengan proses hukum, aura positif justru terpancar dari penampilan fisiknya yang terlihat lebih segar dan atletis.
Saat hendak memasuki lobi gedung KPK, Dito sempat dicegat oleh awak media yang sudah menanti kedatangannya. Selain dicecar pertanyaan seputar materi pemeriksaan, perhatian langsung tertuju pada perubahan signifikan pada bentuk tubuhnya. Dengan santai, Dito membenarkan bahwa dirinya memang sedang giat berolahraga. Ia mengaku transformasi tubuhnya tersebut diraih berkat latihan intensif untuk mengikuti ajang Hyrox, sebuah kompetisi fitness global yang memadukan lari dan gerakan fungsional.
"Iya, mumpung lagi nggak sibuk," ujar Dito singkat sambil tersenyum kepada wartawan di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Gaya Hidup Baru di Tengah Proses Hukum
Keikutsertaan Dito dalam Hyrox menunjukkan bahwa ia memilih memanfaatkan waktu luangnya pasca tak lagi menjabat sebagai menteri dengan kegiatan positif yang menantang fisik.
Seperti diketahui, Hyrox bukanlah kompetisi olahraga biasa. Ajang ini menguji ketahanan fisik ekstrem di mana peserta harus menyelesaikan delapan putaran lari sejauh satu kilometer yang masing-masing diselingi oleh satu gerakan workout fungsional, mulai dari mendayung, mendorong kereta luncur (sled push), hingga melempar bola dinding (wall ball). Ini menandakan bahwa mantan politikus muda tersebut tengah menjalani pola latihan yang sangat disiplin.
Mengenai pemeriksaan hari itu, Dito tidak banyak memberikan komentar. Dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang, ia langsung mengikuti arahan petugas untuk masuk ke ruang pemeriksaan. Transformasi fisik Dito Ariotedjo ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan awak media yang meliput, membuktikan bahwa meninggalkan rutinitas politik yang padat memberinya kesempatan untuk fokus memulihkan dan membentuk kebugaran tubuh secara maksimal.
Comments (0)