Dwigol Harry Kane Bawa Inggris Kalahkan DR Congo 2-0
New Jersey, 14 Juni 2026 – Inggris mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sempurna 2-0 atas Republik Demokratik Kongo di Stadion MetLife. Harry Kane menjadi pahlawan The ...
New Jersey, 14 Juni 2026 – Inggris mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sempurna 2-0 atas Republik Demokratik Kongo di Stadion MetLife. Harry Kane menjadi pahlawan The Three Lions lewat sumbangan dua golnya pada menit ke-34 dan menit ke-73 (penalti).
Sejak peluit awal dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 racikan Gareth Southgate menampilkan trio lini depan Marcus Rashford, Harry Kane, dan Bukayo Saka. Dominasi ditunjukkan lewat penguasaan bola yang mencapai 63 persen berbanding 37 persen milik DR Congo. Statistik ini menjadi cerminan nyata betapa Inggris memegang kendali penuh sejak menit pertama.
Peluang emas pertama lahir pada menit ke-12. Umpan terobosan Jude Bellingham menemui Rashford di sisi kiri, namun sepakan kerasnya masih bisa ditepis kiper Kongo, Joël Kiassumbua. Tekanan terus menggempur pertahanan Congo yang dikomandoi bek tengah Chancel Mbemba. Hingga akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-34.
Menit ke-34, GOOOLLL! Berawal dari pergerakan cerdik Bukayo Saka di sayap kanan. Ia melepaskan umpan silang terukur ke mulut gawang. Harry Kane yang berdiri bebas di kotak enam yard menyundul bola dengan keras ke pojok kiri bawah gawang. Skor 1-0 untuk Inggris. Kane merayakan golnya dengan selebrasi khas meluncur di atas rumput, menandai gol pertamanya di turnamen edisi ini. Proses gol berlangsung cepat, dimulai dari transisi serangan yang dibangun Declan Rice dari lini tengah. Assist dari Saka menjadi angka ketujuh yang ia bukukan sepanjang turnamen.
DR Congo mencoba bangkit melalui serangan balik cepat yang dimotori gelandang Gaël Kakuta. Namun, duet bek tengah John Stones dan Harry Maguire tampil solid menghalau setiap ancaman. Hingga turun minum, statistik menunjukkan Inggris mencatatkan 6 tembakan tepat sasaran dari total 14 percobaan, sedangkan Congo hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0. Data expected goals (xG) Inggris mencapai 1,87, sementara Congo hanya 0,23, mempertegas superioritas pasukan Southgate.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Inggris tak menurun. Hasilnya, pada menit ke-73, wasit menunjuk titik putih setelah Rashford dilanggar oleh bek Mbemba di kotak terlarang. Sempat terjadi pengecekan VAR selama beberapa detik, namun keputusan tetap sah. Harry Kane yang menjadi algojo utama dengan tenang mengecoh Kiassumbua dan menceploskan bola ke tengah gawang. Gol kedua ini memastikan kemenangan Inggris dan menegaskan status Kane sebagai mesin gol abadi timnas. Sepanjang pertandingan, Kane melepaskan 4 tembakan dengan 3 tepat sasaran dan mencatatkan rasio konversi gol 50 persen.
Penampilan solid juga ditunjukkan kiper Jordan Pickford. Meski tak banyak mendapat ancaman, ia berhasil mencatat clean sheet dengan satu penyelamatan penting pada menit ke-55 saat tendangan jarak jauh Yoane Wissa mengarah ke sudut atas gawang. Lini belakang Inggris pun mencatatkan 92 persen akurasi tekel sukses dan 14 kali intersep, membungkam setiap upaya serangan Congo yang hanya mencatat 2 pelanggaran berbahaya sepanjang laga.
Dominasi Lini Tengah Kunci Kemenangan
Faktor utama kesuksesan Inggris malam itu terletak pada kokohnya trio gelandang Declan Rice, Jude Bellingham, dan Mason Mount. Rice berperan sebagai jangkar yang memutus aliran bola Congo, sementara Bellingham menjelma kreator serangan dengan akurasi umpan 92 persen dan dua kali umpan kunci. Kombinasi ini membuat Congo tak mampu mengembangkan permainan dan hanya bertahan di sepertiga lapangan sendiri. Mount turut berkontribusi dengan 3 dribel sukses yang kerap membongkar rapatnya lini kedua Congo. Secara keseluruhan, Inggris mencatatkan 587 operan sukses berbanding 271 milik Congo, bukti dominasi penuh penguasaan bola.
Kane Cetak Rekor Baru
Dengan tambahan dua gol ini, Harry Kane kini telah mengoleksi 64 gol dalam 98 penampilan bersama Timnas Inggris. Ia semakin mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris. Dalam konferensi pers usai laga, pelatih Gareth Southgate memberikan pujian:
Harry menunjukkan kualitas kelas dunia. Ia bukan hanya pencetak gol, tapi juga pemimpin di lapangan. Penalti yang dieksekusi dengan tenang menunjukkan mental baja. Ini adalah pertandingan besar pertama kami melawan Congo, dan dia menjawabnya dengan dua gol.
Kemenangan ini membawa Inggris lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup. Mereka akan menantikan lawan di fase berikutnya, namun performa sempurna tanpa kebobolan dan efisiensi serangan menjadi modal berharga. Total penguasaan bola 63 persen dan 6 shots on target menunjukkan dominasi Inggris yang tidak terbantahkan. Republik Demokratik Kongo harus pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan maksimal di laga perdana mereka di Piala Dunia edisi ini, meski akhirnya tak mampu membendung ketajaman Harry Kane dan koleganya.
Comments (0)