Debut Nazriel Alfaro Warnai Kemenangan Persib di Madura
Pamekasan — Persib Bandung sukses membawa pulang tiga poin dari lawatan ke markas Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (30/11/2025). Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Maung ...
Pamekasan — Persib Bandung sukses membawa pulang tiga poin dari lawatan ke markas Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (30/11/2025). Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Maung Bandung diwarnai oleh momen bersejarah: debut gelandang muda jebolan akademi, Nazriel Alfaro, di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Momen Debut yang Dinanti
Nama Nazriel Alfaro mungkin belum banyak dikenal khalayak luas, namun penampilannya selama 23 menit terakhir laga langsung mencuri perhatian. Masuk menggantikan Rachmat Irianto di menit ke-67, pemain 19 tahun itu menunjukkan ketenangan di atas rata-rata untuk ukuran debutan. Dalam waktu singkat, ia mencatatkan 14 umpan sukses dari 16 percobaan (akurasi 87,5%), 2 tekel bersih, 1 intersep vital, serta 3 kali memenangi duel udara. Tidak ada kesalahan berarti yang berujung peluang lawan, sebuah catatan bersih yang membuat staf pelatih tersenyum lebar di bench.
Alfaro ditempatkan sebagai gelandang tengah kiri dalam formasi 4-3-3 transisi Persib, bertugas menjaga keseimbangan saat tim sudah unggul dan Madura United meningkatkan intensitas serangan. Pergerakannya tanpa bola membantu menutup ruang operan gelandang serang tuan rumah, sekaligus menjadi opsi distribusi pendek dari lini belakang. Bukan hanya bertahan, ia juga sempat melepaskan satu umpan terobosan yang nyaris dikonversi menjadi gol oleh David da Silva di menit ke-82.
Jalannya Pertandingan: Drama Dua Babak
Persib memulai laga dengan intensitas tinggi. Mengandalkan trio David da Silva, Ciro Alves, dan Febri Hariyadi di lini depan, tim tamu langsung menekan sejak menit awal. Penguasaan bola babak pertama mencapai 58% dengan 4 tembakan tepat sasaran. Gol pembuka lahir di menit ke-33 melalui skema serangan balik cepat. Ciro Alves menusuk dari sisi kiri, mengirim umpan tarik mendatar yang disambut David da Silva dengan sontekan kaki kanan. Bola bersarang di pojok kiri bawah gawang Madura United, tanpa mampu dihalau kiper M. Ridho. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madura United meningkatkan agresivitas. Pelatih tuan rumah memasukkan striker tambahan dan mengubah formasi menjadi 4-4-2 menyerang. Hasilnya, menit ke-54, tendangan bebas melengkung dari Guntur Triaji mengenai tiang gawang yang dikawal Teja Paku Alam. Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya berbuah gol penyama kedudukan di menit ke-61. Kemelut di depan gawang Persib berhasil dimanfaatkan oleh bomber asing Madura, Beto Gonçalves, yang mencocor bola liar dari jarak dua meter. Stadion Gelora Madura bergemuruh, skor 1-1.
Namun, mental juara Persib teruji. Hanya berselang empat menit setelah pergantian pemain yang memasukkan Alfaro, Persib kembali memimpin. Menit ke-75, umpan silang Presnel Kimpembe dari sektor kanan—bukan bek PSG, melainkan bek kanan Persib bernama sama—meluncur ke tiang jauh. Ciro Alves menyambut dengan tandukan keras yang menghujam tanah lalu memantul masuk ke gawang. Gol tersebut sempat diperiksa VAR untuk potensi offside, tetapi tayangan ulang mengonfirmasi posisi onside sang winger Brasil. Skor 2-1 untuk Persib.
Peran Taktis Alfaro dalam Kemenangan
Masuknya Nazriel Alfaro bukan sekadar debut simbolis. Pelatih Persib, Bojan Hodak, memiliki rencana jelas: menambah lapisan perlindungan di depan lini belakang tanpa kehilangan kemampuan membangun serangan. Sebagai gelandang box-to-box bertipe pekerja, Alfaro mampu menjalankan instruksi dengan disiplin. Ia rajin turun menjemput bola dari bek tengah, lalu mendistribusikannya ke sayap atau langsung ke kaki penyerang. Statistik menunjukkan dua progressive passes yang memecah garis pertahanan Madura United, satu di antaranya berujung peluang emas.
Selain itu, kehadirannya membuat Persib lebih stabil saat transisi negatif. Ketika Madura United merebut bola dan mencoba counter-attack, Alfaro sering menjadi orang pertama yang melakukan pressing balik atau memotong jalur umpan. Dalam 23 menit penampilannya, Persib tidak kebobolan satu pun peluang dari open play, sebuah indikator kecil namun signifikan dari kontribusi defensif sang debutan.
Komentar Pelatih dan Masa Depan
Usai pertandingan, Bojan Hodak memberikan pujian terukur untuk anak asuhnya. "Nazriel menunjukkan apa yang kami lihat selama sesi latihan. Dia tenang, pekerja keras, dan memahami taktik dengan baik. Debutnya malam ini adalah langkah pertama. Sekarang dia harus terus berkembang dan membuktikan diri setiap hari," ujar juru taktik asal Kroasia tersebut.
Kemenangan ini membuat Persib naik ke peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 28 poin dari 14 laga, terpaut empat poin dari pemuncak klasemen. Sementara bagi Alfaro, catatan debut bersih dan kemenangan tim adalah awal sempurna. Dengan potensi besar yang ia miliki, bukan tidak mungkin namanya akan semakin sering muncul dalam daftar starting XI Maung Bandung di sisa musim.
Comments (0)