Diskon Tiket Kereta Api hingga Subsidi Pajak Tiket Pesawat Berakhir, Pemerintah Catat Pergerakan Ekonomi Daerah Meningka

Sejumlah insentif transportasi yang digelontorkan pemerintah selama masa libur sekolah telah resmi berakhir. Program yang mencakup potongan harga tiket kereta api, diskon tarif dasar kapal Pelni, pem

Jul 08, 2026 - 08:28
0 1
Diskon Tiket Kereta Api hingga Subsidi Pajak Tiket Pesawat Berakhir, Pemerintah Catat Pergerakan Ekonomi Daerah Meningka

Sejumlah insentif transportasi yang digelontorkan pemerintah selama masa libur sekolah telah resmi berakhir. Program yang mencakup potongan harga tiket kereta api, diskon tarif dasar kapal Pelni, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP, hingga subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi ini bertujuan mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian di daerah tujuan wisata.

Diskon dan Insentif yang Diberikan

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, insentif paling menonjol adalah pemangkasan harga tiket kereta api hingga 30 persen yang berlaku sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Selain itu, penumpang kapal laut juga menikmati keringanan melalui diskon tarif dasar Pelni, sementara pengguna jasa penyeberangan ASDP dibebaskan dari biaya kepelabuhanan. Untuk moda udara, pemerintah memberikan subsidi PPN DTP bagi tiket pesawat domestik kelas ekonomi berjadwal, sehingga harga yang dibayarkan masyarakat menjadi lebih ringan.

Kebijakan insentif dan diskon transportasi ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat bepergian selama periode libur sekolah. Dengan begitu aktivitas ekonomi daerah yang menjadi destinasi masyarakat juga ikut bergerak.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Koordinator Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangannya.

Program ini dinilai strategis karena bertepatan dengan puncak musim liburan anak sekolah. Tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan keluarga, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke restoran, hingga transaksi di pusat oleh-oleh dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai kota tujuan wisata.

Meski angka pasti realisasi anggaran dan jumlah penumpang yang memanfaatkan program ini masih dalam proses rekapitulasi, antusiasme masyarakat terpantau tinggi selama periode pemberlakuan diskon. Beberapa rute kereta favorit seperti Jakarta—Yogyakarta dan Jakarta—Bandung dilaporkan mengalami lonjakan pemesanan yang signifikan. Di sektor penerbangan, tiket pesawat ke destinasi domestik populer seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo juga menjadi buruan wisatawan yang memanfaatkan momentum subsidi PPN DTP.

Pemerintah berharap kebijakan serupa dapat kembali digulirkan pada masa liburan berikutnya, mengingat dampak pengganda (multiplier effect) yang dihasilkan terhadap perekonomian daerah cukup menjanjikan. Sektor pariwisata dan transportasi dinilai menjadi dua pilar penting yang saling menopang dalam upaya pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional pascapandemi. Informasi selengkapnya mengenai realisasi program ini akan terus diperbaharui oleh Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Nasional. Reporter ringkasan peristiwa penting.

Comments (0)

User