Derbi Merseyside Berakhir Ricuh, Arne Slot Kena Kartu Merah

Skor akhir 2-2. Itu hanya setengah cerita dari derbi Merseyside yang berlangsung di Goodison Park, Rabu (13/02/2025) WIB. Liverpool datang dengan misi memperpanjang keunggulan di puncak klasemen Liga ...

Derbi Merseyside Berakhir Ricuh, Arne Slot Kena Kartu Merah

Skor akhir 2-2. Itu hanya setengah cerita dari derbi Merseyside yang berlangsung di Goodison Park, Rabu (13/02/2025) WIB. Liverpool datang dengan misi memperpanjang keunggulan di puncak klasemen Liga Inggris 2024/2025, tetapi Everton—tim yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi—menolak menyerah hingga menit akhir. Yang lebih liar dari pertandingan itu adalah pasca-pluit akhir: keributan besar meletus di lapangan, melibatkan Curtis Jones dan Abdoulaye Doucoure, dan puncaknya pelatih Liverpool, Arne Slot, dianugerahi kartu merah langsung oleh wasit Michael Oliver.

Babak Pertama: Duel Sengit yang Dimulai Cepat

Everton membuka laga dengan energi tinggi. Dengan formasi 4-4-1-1 yang diinstruksikan David Moyes, tuan rumah tidak sekadar bertahan—mereka menekan lini tengah Liverpool sejak menit pertama. Strategi itu langsung membuahkan hasil. Menit ke-11, Beto melepaskan tembakan first-time memanfaatkan umpan terobosan Iliman Ndiaye, mengoyak gawang Alisson Becker dan membuat Goodison Park bergemuruh. Gol itu menandai pertama kalinya Everton unggul atas Liverpool di kandang mereka sejak 2021.

Keunggulan Everton hanya bertahan lima menit. Menit ke-16, Mohamed Salah memancing dua pemain bertahan di sisi kanan sebelum mengirim umpang silang mendatar. Alexis Mac Allister yang datang dari lini kedua menyambar bola dengan once voli ke sudut gawang, memaksakan skor imbang 1-1. Sepanjang sisa babak pertama, Liverpool mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen, tetapi lini belakang Everton yang digalang James Tarkowski dan Jarrad Branthwaite tampil disiplin, memaksa The Reds hanya mencatat dua shots on target dari total tujuh percobaan.

"Kami tahu ini akan seperti derbi. Everton punya kualitas untuk menyakiti tim mana pun di kandang, dan mereka membuktikannya malam ini. Kami marah, tentu saja, tapi yang terjadi setelah laga bukan sesuatu yang bisa kami banggakan." — Arne Slot seusai pertandingan.

Babak Kedua: Pertarungan Taktik dan Gol Penyeimbang Dramatis

Memasuki babak kedua, Slot menaikkan intensitas pressing dengan menggeser Dominik Szoboszlai lebih tinggi di belakang Darwin Nunez. Hasilnya, Liverpool terus menghujani gawang Jordan Pickford. Menit ke-73, Liverpool akhirnya memecah kebuntuan: Luis Diaz mengirim umpan silang dari sayap kiri, Salah menempatkan diri di tiang jauh dan menuntaskan dengan sundulan terukur. Gol itu menegaskan status Salah sebagai pencetak gol terbanyak klub di era Premier League, sekaligus assist ke-11 Diaz musim ini.

Skor 2-1 bertahan hingga memasuki masa tambahan waktu. Pelatih asal Belanda itu tampak sudah merayakan kemenangan penting, tetapi drama belum usai. Menit ke-90+8, empat menit setelah batas waktu normal injury time, Everton memaksa corner kick terakhir. Umpan lambung Dwight McNeil disambut sundulan keras Tarkowski di tiang jauh—bola menghantam jaring sebelum Alisson sempat bereaksi. Skor akhir 2-2, dan Goodison Park meledak dalam euforia yang bercampur amarah. Catatan offside Everton pada proses gol sempat membuat suporter Liverpool berharap ada campur tangan VAR, tetapi pemeriksaan memastikan posisi Tarkowski sah saat umpan dilepaskan.

Pasca-Pluit: Jones vs Doucoure dan Kartu Merah untuk Slot

Kericuhan justru terjadi setelah wasit meniup peluit panjang. Doucoure terlihat berhadapan langsung dengan penonton di tribun, gestur yang memancing reaksi pemain Liverpool. Curtis Jones bergegas mendekat, dan keduanya terlibat adu mulut hingga harus dipisahkan rekan setim masing-masing. Michael Oliver tidak ragu: kartu merah dikeluarkan untuk Jones dan Doucoure, keduanya terancam hukuman tiga laga. Lebih mengejutkan lagi, Arne Slot yang mencoba menenangkan situasi justru mendapat kartu merah setelah terlibat adu argumen dengan wasit—sesuatu yang jarang terjadi bagi pelatih sekaliber Slot sepanjang kariernya.

Analisis Statistik dan Dampak Klasemen

Secara keseluruhan, duel ini menyajikan keseimbangan yang langka: Liverpool unggul penguasaan bola 58-42 persen dan mencatat enam shots on target berbanding empat milik Everton, tetapi The Toffees membuktikan efisiensi di momen krusial. Bagi Everton, satu poin ini terasa seperti kemenangan—tiga laga beruntun tanpa kekalahan sejak Moyes kembali. Bagi Liverpool, hasil imbang ini membuka peluang lawan menempel di papan atas, sementara kartu merah untuk Slot berpotensi membuat sang juru taktik absen dari pinggir lapangan pada laga berikutnya, pukulan tambahan bagi tim yang tengah bersaing ketat di puncak klasemen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User