Daftar 10 Negara yang Warganya Jajal Whoosh Saat ke Indonesia
Jakarta - Layanan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang dikenal dengan nama Whoosh terus menunjukkan daya pikatnya di mata wisatawan mancanegara. Berdasarkan laporan media kami, Beritainti.com, se
Jakarta - Layanan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang dikenal dengan nama Whoosh terus menunjukkan daya pikatnya di mata wisatawan mancanegara. Berdasarkan laporan media kami, Beritainti.com, sepanjang Januari hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 184.740 penumpang warga negara asing (WNA) telah menggunakan jasa kereta cepat ini. Angka tersebut menambah total kumulatif penumpang WNA menjadi 866.458 orang sejak Whoosh pertama kali beroperasi pada Oktober 2023.
Data dari KCIC mengungkapkan bahwa warga negara Malaysia mendominasi sebagai pengguna Whoosh terbesar. Selama enam bulan pertama tahun 2026 saja, tercatat 74.902 penumpang asal Malaysia yang menjajal moda transportasi modern tersebut. Secara spesifik, pada Juni 2026, dari 35.436 penumpang WNA yang dilayani, kontribusi terbesar kembali disumbang oleh pelancong asal Negeri Jiran dengan jumlah mencapai 12.700 penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menilai pencapaian ini menandakan tingginya antusiasme wisatawan mancanegara terhadap Whoosh, terutama yang melayani koridor strategis antara Jakarta dan Bandung.
"Capaian ini menunjukkan tingginya minat wisatawan mancanegara terhadap Whoosh sebagai transportasi modern, khususnya pada koridor Jakarta-Bandung," ujar Eva.
Daftar 10 negara asal WNA pengguna Whoosh pun dirilis oleh manajemen KCIC, dengan Malaysia berada di peringkat teratas. Posisi selanjutnya diisi oleh sejumlah negara Asia dan Eropa yang warganya sering berkunjung ke Indonesia untuk keperluan bisnis maupun wisata. Meski belum secara detail menyebutkan angka untuk negara lain, Eva menegaskan bahwa tren peningkatan ini menunjukkan reputasi Whoosh yang kian mendunia.
Whoosh yang merupakan singkatan dari "Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat" telah menjadi ikon modernisasi transportasi di Indonesia. Dengan kecepatan mencapai 350 km/jam, kereta ini memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi hanya 30-45 menit, jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat konvensional yang bisa memakan waktu lebih dari tiga jam.
Sejak diresmikan pada akhir 2023, Whoosh tidak hanya menjadi andalan bagi masyarakat lokal, namun juga semakin dilirik oleh turis asing yang ingin merasakan pengalaman transportasi berteknologi tinggi di tanah air. Rute Jakarta-Bandung sendiri merupakan jalur pariwisata dan bisnis yang vital, menghubungkan ibu kota negara dengan ibu kota Provinsi Jawa Barat yang kaya akan destinasi alam dan budaya.
Peningkatan jumlah penumpang asing ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggenjot sektor pariwisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mempromosikan Whoosh sebagai salah satu atraksi modern dalam paket-paket wisata. Banyak agen perjalanan mulai menyertakan perjalanan dengan Whoosh dalam itinerary mereka, terutama bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi kereta supercepat pertama di Asia Tenggara.
Dengan tren positif ini, KCIC berencana untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna mengakomodasi antusiasme yang terus bertambah. Pihaknya juga tengah berdiskusi dengan berbagai maskapai penerbangan dan operator tur untuk menciptakan paket terintegrasi yang memudahkan wisatawan asing dalam mengakses Whoosh setibanya di Indonesia.
Comments (0)