Comeback Spektakuler Putri KW ke Perempat Final Indonesia Open

Putri Kusuma Wardani mencatatkan comeback dramatis untuk menyingkirkan wakil senior Kanada Michelle Li dengan skor akhir 18-21, 21-16, 21-19 dalam laga 16 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, ...

Jul 28, 2026 - 03:50
0 0
Comeback Spektakuler Putri KW ke Perempat Final Indonesia Open

Putri Kusuma Wardani mencatatkan comeback dramatis untuk menyingkirkan wakil senior Kanada Michelle Li dengan skor akhir 18-21, 21-16, 21-19 dalam laga 16 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Kamis (4/6). Dalam duel yang berlangsung selama 72 menit tersebut, tunggal putri andalan Indonesia itu sempat tertinggal jauh di gim pertama sebelum mengubah total strategi dan memanfaatkan momentum dukungan ribuan penonton. Kemenangan ini memastikan langkah Putri KW ke babak perempat final turnamen BWF World Tour Super 1000, sekaligus menjaga asa Indonesia meraih gelar di sektor tunggal putri.

Awal Berat: Dominasi Pengalaman Michelle Li

Gim pembuka menjadi milik Michelle Li yang tampil dengan kontrol permainan lebih matang. Pemain berusia 34 tahun itu memanfaatkan kelemahan Putri KW dalam pengembalian bola-bola sudut lapangan. Statistik menunjukkan Li mendominasi reli-reli panjang, memaksa Putri melakukan 9 unforced error di gim pertama. Saat skor mencapai 18-21, Li sukses mengkonversi game point melalui dropshot tajam yang mengarah ke garis depan kiri. Penguasaan rally pada gim itu didominasi Li dengan 57% persentase pukulan agresif yang menyulitkan pertahanan Putri. Sebaliknya, Putri KW yang berperingkat 18 dunia kesulitan mengembangkan pola serangan andalannya karena tekanan dari permainan datar dan cepat lawan.

Titik Balik: Agresivitas Putri KW di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, permainan berubah drastis. Putri KW tampil dengan determinasi tinggi dan meningkatkan intensitas serangan dari baseline. Variasi pukulan lob dan smash menyilang yang tajam mulai menembus pertahanan Li. Tercatat, dari 43 smash yang dilepaskan sepanjang laga, 28 di antaranya menghasilkan poin langsung atau memaksa lawan melakukan pengembalian lemah. Momen krusial terjadi pada kedudukan 13-11 di mana Putri sukses merebut tiga poin beruntun lewat permainan net yang superior. Kecepatan kaki Putri KW menjadi pembeda; ia mampu mengimbangi rally-rally cepat dan berbalik memegang kendali, memaksa Li lebih sering bermain di area belakang. Gim ini ditutup dengan skor 21-16 setelah pukulan drive keras Putri tidak mampu dijangkau Li.

Gim Penentuan: Duel Ketat hingga Poin Terakhir

Gim ketiga berlangsung sangat sengit. Kedua pemain saling susul-menyusul angka hingga poin-poin kritis. Putri KW sempat tertinggal 7-11 pada interval, namun mentalnya tak goyah. Setelah jeda, ia kembali mengubah pola permainan dengan lebih sabar membangun serangan. Statistik menunjukkan bahwa sepanjang gim penentuan, Putri melakukan 6 penyelamatan point kritis, termasuk saat menghalau smash keras Michelle Li pada kedudukan 18-18. Poin kemenangan yang membuat Putri melakukan selebrasi khas—memompa tangan ke arah penonton—tercipta pada skor 19-19. Putri melepaskan dropshot mengecoh dari sudut kanan yang gagal dijangkau Li, menjadikan skor 20-19. Pada match point, rally panjang 47 pukulan akhirnya dituntaskan dengan smash silang maut yang menutup laga dengan kemenangan 21-19. Ia pun ambruk di lapangan sambil mengepalkan tangan, disambut gemuruh penonton Istora.

Secara keseluruhan, Putri KW membukukan efisiensi serangan 44% dan hanya membuat 16 unforced error sepanjang tiga gim, sedangkan Li justru kehilangan fokus dengan mencatatkan 22 kesalahan sendiri. Durasi 72 menit menempatkan duel ini sebagai laga tunggal putri terlama di hari kedua turnamen. Putri juga mencatatkan 11 poin dari permainan net dibanding 6 milik Li, menandakan keberanian serta peningkatan signifikan dalam kontrol di depan net.

"Saya bilang ke Putri di jeda, percaya pada latihanmu, jangan buru-buru matikan bola. Hasilnya, dari situlah momentum berubah," ujar pelatih tunggal putri Indonesia usai pertandingan.

Dengan hasil ini, Putri KW menambah catatan head-to-head menjadi 2-1 atas Michelle Li setelah sebelumnya kalah dalam pertemuan pertama mereka di Spain Masters 2025. Di perempat final, ia akan menghadapi pemenang antara unggulan utama An Se-young dan wakil Denmark Line Christophersen. Jika mampu menjaga konsistensi permainan agresif serta ketenangan di poin-poin kritis seperti yang ditunjukkan malam itu, peluang Putri KW melaju ke babak semifinal Indonesia Open 2026 terbuka lebar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User