City Kalap Musim Dingin, Khusanov Resmi Jadi Senjata Anyar

Manchester City bergerak cepat di bursa transfer musim dingin. Pada Jumat dini hari, klub berjuluk The Citizens itu resmi mengumumkan penandatanganan Abdukodir Khusanov, bek tengah muda asal Uzbekista...

City Kalap Musim Dingin, Khusanov Resmi Jadi Senjata Anyar

Manchester City bergerak cepat di bursa transfer musim dingin. Pada Jumat dini hari, klub berjuluk The Citizens itu resmi mengumumkan penandatanganan Abdukodir Khusanov, bek tengah muda asal Uzbekistan, dari klub Ligue 1 RC Lens. Mengamankan jasanya dengan mahar 40 juta euro atau sekitar Rp679,5 miliar, juara bertahan Liga Inggris itu langsung mengikat sang pemain hingga musim panas 2029. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena City jarang melakukan pergerakan masif di tengah musim, apalagi untuk pemain yang belum genap dua musim bermain di Eropa.

Transfer ini bukan hanya soal angka. Dalam satu kesepakatan, City mencetak rekor sebagai pemain termahal asal Uzbekistan dan sekaligus menyalip nilai jual Lens sebelumnya. Les Sang et Or, yang hanya mengeluarkan dana kurang dari satu juta euro untuk mendatangkan Khusanov dari klub Belarus Energetik-BGU Minsk pada awal 2023, kini meraup keuntungan hampir 40 kali lipat. Sumber di Etihad menyebut Guardiola terpikat oleh kemampuannya membaca serangan lawan sejak usia belia.

Mengapa Pep Membelanjakan Dana Besar di Musim Dingin?

Lini belakang City sedang diuji. Kepergian beberapa pemain kunci dan cedera berkepanjangan membuat rotasi tak berjalan ideal. Abdukodir Khusanov hadir dengan atribut yang langka: kecepatan lari yang menyamai penyerang cepat, tubuh setinggi 186 sentimeter, serta agresivitas dalam duel udara. Pada paruh pertama musim ini bersama Lens, pemain berusia 20 tahun itu mencatat rata-rata 2,1 intersepsi dan 3,8 sapuan per pertandingan, plus persentase kemenangan duel di atas 65 persen.

"Aku selalu senang mendatangkan pemain yang tidak hanya punya bakat, tetapi juga mental keras untuk beradaptasi di liga terberat. Khusanov punya itu," ujar Guardiola dalam pernyataan resmi klub. Sang pelatih diyakini akan memainkan bek baru ini sebagai opsi keempat sekaligus proyek jangka panjang yang bisa menjadi penerus Ruben Dias atau Manuel Akanji.

Dari Debut di Asia Hingga Panggung Eropa

Khusanov bukan produk akademi Elit biasa. Ia mencuri perhatian publik saat tampil di Piala Asia 2023 bersama Tim Nasional Uzbekistan. Meski negaranya gagal melaju jauh, ia selalu menjadi starter. Perjalanannya dimulai di Bunyodkor, lalu melejit ke Eropa lewat kasta teratas Belarus. Lens langsung merekrutnya setelah 50 pertandingan solid, dan kini dalam 18 bulan ia bertransformasi menjadi salah satu bek muda paling diminati di benua ini.

Statistik passing Khusanov juga menonjol. Dengan rataan 87 persen akurasi operan, ia bukan pemain yang sekadar menghalau bola. Kualitas inilah yang membuatnya cocok dengan sistem build-up City di bawah tekanan tinggi. Kemampuannya membaca ruang membuat ia kerap diposisikan sebagai bek kanan darurat, sebuah fleksibilitas yang amat dihargai oleh manajemen klub.

Apa Dampaknya untuk Skuad Musim Ini?

Dengan kontrak panjang yang diteken hingga 2029, City memperkuat fondasi pertahanan mereka setidaknya untuk empat tahun ke depan. Kedatangannya juga memberi sinyal bahwa City tidak akan berhenti di satu nama. Laporan dari awak media Inggris menyebutkan bahwa perburuan pemain di lini tengah dan sayap masih berlangsung. Namun, langkah membajak Khusanov ini adalah pernyataan ambisi: mereka ingin mempertahankan superioritas di lintas kompetisi sambil terus memperbarui darah muda.

"Ini momen yang tak bisa kugambarkan. Aku menonton pertandingan City setiap pekan, dan sekarang aku menjadi bagian dari tim ini," kata Khusanov. Ia akan langsung berlatih di CFA setelah menyelesaikan tes medis di Manchester. Nomor punggungnya belum diumumkan, namun nomor 45 yang ia kenakan di Lens kabarnya telah diamankan.

Angin Segar di Tengah Ketatnya Kompetisi

Kedatangan Abdukodir Khusanov jelas menambah persaingan di pos bek tengah. John Stones yang kerap naik turun performa akan mendapat pesaing serius. Sementara itu, kehadiran pemain Asia Tengah ini memperluas basis penggemar City ke kawasan yang belum banyak disentuh rival-rival sepremier League. Dari segi marketing, langkah ini juga brilian.

Apakah ia akan langsung masuk tim utama? Kemungkinan besar Guardiola akan memberinya waktu adaptasi, tetapi dengan agenda padat di empat kompetisi (Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Carabao Cup), menit bermain yang cukup hampir terjamin. Fan City sudah tak sabar menyaksikan tekel bersih dan umpan diagonalnya yang mulai jadi ciri khas di Ligue 1. Winter window ini, City benar-benar kalap dengan cara yang dihitung matang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User