Chelsea Tumbangkan Fulham 3-2 dalam Drama Lima Gol Derby London Barat

LONDON — Skor akhir Chelsea 3-2 Fulham. The Blues membuka Liga Inggris 2026/2027 dengan tiga poin maksimal setelah menundukkan tuan rumah dalam derby London Barat yang benar-benar gila di Craven Cot...

Aug 26, 2026 - 07:17
0 0
Chelsea Tumbangkan Fulham 3-2 dalam Drama Lima Gol Derby London Barat

LONDON — Skor akhir Chelsea 3-2 Fulham. The Blues membuka Liga Inggris 2026/2027 dengan tiga poin maksimal setelah menundukkan tuan rumah dalam derby London Barat yang benar-benar gila di Craven Cottage, Selasa (25/8) dini hari WIB. Lima gol tercipta, satu gol dianulir VAR, dan empat kartu kuning beredar — malam yang membara di tepi Sungai Thames.

Babak Pertama: Kejutan Cottagers, Respons Dingin Palmer

Marco Silva menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang agresif, dan rencana itu nyaris sempurna. Menit ke-9, Craven Cottage meledak. Alex Iwobi melewati Malo Gusto di sayap kiri sebelum mengirim umpan terukur ke tengah kotak penalti. Raul Jimenez menyambut dengan sentuhan first-time yang membuat Robert Sanchez hanya bisa menatap bola bersarang di sudut gawang. 1-0 untuk Fulham.

Chelsea menjawab dengan tenang. Pelatih Enzo Maresca tetap setia pada pola 4-2-3-1 dengan Cole Palmer sebagai playmaker utama. Menit ke-23, kombinasi one-two antara Palmer dan Nicolas Jackson merobek lini tengah Fulham. Palmer melaju ke kotak penalti, lalu melepaskan tendangan kaki kanan melengkung yang tak mampu dijangkau Bernd Leno. Skor berubah menjadi 1-1.

Momentum berpihak pada tim tamu. Menit ke-38, sepak pojok eksekusi Enzo Fernandez menemukan kepala Levi Colwill. Sundulan awal Jackson sempat dipantulkan mistar oleh Leno sebelum bola disambar ke tiang jauh. 2-1, dan babak pertama ditutup dengan penguasaan bola Chelsea mencapai 57 persen.

Babak Kedua: VAR Masuk Panggung, Fernandez Jadi Pahlawan

Fulham bangkit pasca-jeda. Menit ke-61, serangan balik cepat dimulai dari Sasa Lukic. Bola dialirkan ke Adama Traore di sayap kanan, dan umpan silangnya disambut sundulan telak Rodrigo Muniz dari jarak enam yard. 2-2. Stadion kembali bergolak.

Drama sesungguhnya hadir menit ke-71. Harry Wilson mengetuk-ngetuk bola masuk ke gawang Chelsea dan seluruh Craven Cottage bersorak. Namun VAR melakukan intervensi — Wilson terbukti offside tipis saat bola dikirim Muniz. Gol dianulir. Silva tampak murka di area teknis dan menerima teguran langsung dari wasit.

Hukuman datang menit ke-84. Kesalahan kalibrasi lini pertahanan Fulham membuka ruang bagi pengganti Christopher Nkunku untuk menerobos. Umpan terakhir Palmer — assist kedua malam itu — jatuh tepat di kaki Fernandez yang melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti. Bola melesat ke pojok atas. 3-2. Gol penentu telah lahir.

Statistik Pertandingan: Efisiensi Chelsea Menentukan

Dari sisi angka, Chelsea unggul tipis namun jauh lebih tajam. Penguasaan bola 58-42 untuk The Blues, dengan total tembakan 16 berbanding 11. Yang lebih mencolok, shots on target Chelsea mencapai 8 dari 16 percobaan, sementara Fulham hanya 4 dari 11. Akurasi passing tamu juga unggul di angka 87 persen.

Palmer tampil sebagai pemain terbaik malam dengan satu gol dan dua assist, sementara Fernandez mencatat kontribusi gol plus assist sekaligus. Di kamp Fulham, Iwobi dan Muniz bersinar meski hasil akhirnya pahit. Kartu kuning beredar untuk Moises Caicedo, Lukic, Calvin Bassey, dan Marc Cucurella sepanjang 90 menit duel fisik ini.

"Karakter anak-anak ini luar biasa. Kami tertinggal lebih dulu di depan publik lawan, tapi mereka tidak pernah kehilangan struktur permainan. Tiga poin di derby selalu terasa spesial," ujar Enzo Maresca usai laga.
"Kami tampil berani dan pantas mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini. Keputusan VAR menyakitkan, tapi kami harus fokus memperbaiki detail defensif," tutur Marco Silva.

Road Ahead: Ujian Awal Musim Menanti

Kemenangan ini menempatkan Chelsea di papan atas klasemen sementara pekan perdana, sekaligus melanjutkan tren positif mereka di laga pembuka musim. Bagi Fulham, kekalahan ini menjadi alarm keras — dua kali berhasil menyamakan kedudukan, dua kali pula kebobolan dari kerapuhan lini belakang.

The Blues akan menjalani laga berikutnya di Stamford Bridge akhir pekan ini, sementara Fulham wajib segera bangkit sebelum kembali bertanding di Craven Cottage. Satu hal pasti: jika pekan perdana saja sudah sepanas ini, musim 2026/2027 siap menjadi panggung drama tanpa henti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User