Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026 GBK
Skor akhir 3-0 untuk Chelsea! The Blues tampil memukau di hadapan sekitar 70 ribu penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (8/8) malam WIB, dengan membungkam AC Milan pad...
Skor akhir 3-0 untuk Chelsea! The Blues tampil memukau di hadapan sekitar 70 ribu penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (8/8) malam WIB, dengan membungkam AC Milan pada laga uji coba bertajuk Indonesia Super Cup 2026. Gol-gol tim London Barat lahir dari kaki Cole Palmer pada menit ke-18, Nicolas Jackson pada menit ke-45+2, dan Christopher Nkunku pada menit ke-67. Kiper Robert Sanchez mencatatkan clean sheet berkat tiga penyelamatan penting, sementara lini serang Chelsea membukukan 8 shots on target dari 15 percobaan sepanjang pertandingan.
Babak Pertama: Dominasi The Blues Sejak Menit Awal
Pelatih Enzo Maresca menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1: Sanchez di bawah mistar; Reece James, Wesley Fofana, Levi Colwill, dan Marc Cucurella di lini belakang; duet Moises Caicedo serta Enzo Fernandez sebagai double pivot; trio Noni Madueke, Cole Palmer, dan Pedro Neto menopang striker tunggal Nicolas Jackson. Formasi itu langsung bekerja efektif. Menit ke-18, Madueke menusuk dari sisi kanan, melewati Theo Hernandez, lalu melepaskan umpan cutback yang disambut Palmer dengan tembakan kaki kiri mendatar ke sudut bawah gawang Mike Maignan. 1-0 untuk Chelsea!
Milan sempat menyamakan kedudukan lewat Rafael Leao pada menit ke-31, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside tipis sang winger Portugal. Kubu Rossoneri kian frustrasi ketika Fikayo Tomori diganjar kartu kuning menit ke-40 karena melanggar Jackson. Petaka Milan berlanjut pada masa injury time. Menit ke-45+2, tendangan sudut Reece James disundul Jackson yang lolos dari kawalan Strahinja Pavlovic. Bola menghujam pojok kanan gawang, mengubah skor menjadi 2-0 saat turun minum.
Babak Kedua: Nkunku Menutup Pesta Gol
Memasuki paruh kedua, pelatih Milan Massimiliano Allegri melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Namun Chelsea tetap memegang kendali permainan dengan penguasaan bola yang terus meningkat. Menit ke-55, Caicedo menerima kartu kuning setelah menjegal Tijjani Reijnders di tengah lapangan. Maresca merespons dengan memasukkan Christopher Nkunku menggantikan Neto pada menit ke-60, sebuah keputusan yang terbukti jitu.
Menit ke-67, Enzo Fernandez melepaskan umpan terobosan ciamik yang membelah pertahanan Milan. Nkunku berlari cepat, mengecoh Malick Thiaw dengan satu sentuhan, kemudian melepaskan tendangan keras kaki kanan yang tak mampu diantisipasi Maignan. 3-0! Gol itu sekaligus menjadi assist kedua yang dibukukan lini tengah Chelsea malam ini. Milan praktis hanya mampu mencatatkan 3 shots on target dari 7 percobaan, dua di antaranya lewat tembakan jarak jauh Christian Pulisic yang masih bisa ditepis Sanchez.
Analisis Taktik: Pressing Tinggi dan Transisi Kilat
Secara statistik, Chelsea unggul penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen, melepaskan 15 tembakan berbanding 7, serta memenangi 6 tendangan sudut berbanding 2. Kunci kemenangan The Blues terletak pada pressing tinggi yang memaksa barisan belakang Milan melakukan 14 kesalahan umpan di area sendiri. Double pivot Caicedo dan Fernandez memenangi 18 duel lini tengah, sementara Palmer mencatatkan 4 key passes di samping satu golnya. Di sisi lain, Milan yang bermain dengan formasi 4-3-3 kesulitan membangun serangan dari bawah karena ketatnya penjagaan terhadap Reijnders dan Youssouf Fofana.
Kami datang ke Jakarta untuk bekerja keras dan para pemain menunjukkan intensitas luar biasa sejak menit pertama. Atmosfer di stadion ini fantastis, para fans Indonesia membuat kami merasa seperti bermain di kandang sendiri, ujar Maresca usai laga.
Sementara itu, Allegri mengakui timnya masih berada dalam tahap persiapan menuju musim baru.
Kami menghadapi tim dengan kualitas individu yang sangat tinggi. Ini ujian bagus untuk melihat di mana posisi kami sebelum musim dimulai. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, tutur pelatih asal Italia tersebut.
Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi Chelsea menatap musim kompetitif 2026/27. Bagi publik sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan kelas dunia yang membuktikan GBK layak menggelar pertandingan bertaraf internasional. Adapun bagi Milan, kekalahan tanpa balas ini menjadi alarm sebelum mereka kembali ke Eropa untuk melanjutkan persiapan pramusim.
Comments (0)