Chanathip Songkrasin Pasca Final ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Thailand atas Vietnam pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi panggung terakhir Chanathip Songkrasin bersama skuad Gajah Perang ...

Oct 08, 2026 - 09:35
0 0
Chanathip Songkrasin Pasca Final ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Thailand atas Vietnam pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi panggung terakhir Chanathip Songkrasin bersama skuad Gajah Perang di turnamen ini. Laga yang berjalan selama 90 menit plus tambahan waktu lima menit itu menyuguhkan intensitas tinggi, dengan penguasaan bola Thailand mencapai 54 persen berbanding 46 persen milik Vietnam, serta shots on target 6-4. Chanathip, yang mengenakan nomor punggung 18, tampil sebagai starter dalam formasi 4-2-3-1 dan menyumbang satu assist untuk gol pembuka pada menit ke-23.

Menit ke-23, Chanathip menerima bola di ruang antara lini tengah dan pertahanan Vietnam, lalu melepaskan umpan terobosan terukur ke sisi kanan. Penyerang Thailand menyelesaikan peluang itu dengan tendangan kaki dalam ke sudut jauh, membawa timnya unggul 1-0. Itu menjadi assist keempat Chanathip sepanjang turnamen, menegaskan perannya sebagai motor serangan Thailand di sektor gelandang serang.

Vietnam merespons pada menit ke-38 lewat skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Thailand disundul pemain belakang Vietnam, mengubah skor menjadi 1-1. Babak pertama ditutup dengan catatan kartu kuning untuk dua pemain, masing-masing dari Thailand dan Vietnam, akibat pelanggaran taktis di area tengah.

Analisis Babak Kedua dan Peran Chanathip

Memasuki babak kedua, pelatih Thailand mengubah pendekatan dengan menaikkan garis pertahanan dan menekan lebih agresif. Chanathip bergeser lebih lebar ke kiri, membuka ruang untuk overlaps bek sayap. Perubahan itu membuahkan hasil pada menit ke-67. Menerima bola di tepi kotak penalti, ia melepaskan umpan pendek yang diselesaikan dengan tembakan first-time, dan Thailand kembali unggul 2-1. VAR sempat meninjau potensi offside, namun gol dinyatakan sah setelah pemeriksaan selama 48 detik.

Data mencatat Chanathip menyelesaikan 42 operan dengan akurasi 88 persen, menciptakan tiga peluang besar, dan melakukan dua dribel sukses. Ia juga menarik tiga pelanggaran, indikator bahwa Vietnam kesulitan menghentikannya tanpa melanggar. Sepanjang 90 menit, ia menempuh jarak 10,4 kilometer, tertinggi kedua di timnya.

Clean Sheet yang Gagal, Konsistensi yang Terjaga

Thailand gagal mencatatkan clean sheet di final, tetapi konsistensi Chanathip sepanjang turnamen tetap menonjol. Ia tampil dalam enam pertandingan dengan total menit bermain 540, mencetak dua gol dan empat assist. Catatan itu menempatkannya sebagai salah satu kreator peluang terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026.

Setelah peluit panjang, Chanathip terlihat berpelukan dengan rekan-rekannya di tengah lapangan. Momen itu menjadi penanda bahwa turnamen ini bukan sekadar perburuan trofi, melainkan juga transisi generasi di tubuh Timnas Thailand. Sejumlah pemain muda mendapat menit bermain di babak grup, sementara Chanathip berperan sebagai penghubung antara pengalaman dan regenerasi.

Kutipan Pelatih dan Proyeksi ke Depan

"Chanathip memberi kami kontrol di lini tengah. Angka penguasaan bola dan peluang yang ia ciptakan menunjukkan kualitasnya masih berada di level tertinggi kawasan," ujar pelatih Thailand dalam konferensi pers seusai laga.

Pernyataan itu sejalan dengan data turnamen. Thailand rata-rata mencatat 57 persen penguasaan bola saat Chanathip bermain, naik menjadi 61 persen pada babak gugur. Dari sisi pertahanan, ia juga menyumbang 1,8 tekel per laga, angka yang tidak lazim bagi seorang gelandang serang.

Dengan hasil ini, Thailand menutup FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai juara, sementara Vietnam harus puas di posisi kedua. Bagi Chanathip, final di Jakarta menjadi penutup yang manis: satu assist, akurasi operan tinggi, dan trofi yang memastikan warisannya di sepak bola Asia Tenggara tetap terjaga. Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang akan mengambil alih peran kreatif di lini tengah Thailand pada turnamen-turnamen berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User