Bupati Mesuji Unggah Sayembara Tangkap Tapir Hidup-hidup, Hadiah Rp 50 Juta

Mesuji – Sebuah unggahan di media sosial mendadak menjadi perbincangan hangat warga Lampung. Bupati Mesuji, Elfianah, memposting sebuah poster sayembara yang menawarkan hadiah fantastis senilai Rp

Jul 08, 2026 - 04:25
0 0
Bupati Mesuji Unggah Sayembara Tangkap Tapir Hidup-hidup, Hadiah Rp 50 Juta

Mesuji – Sebuah unggahan di media sosial mendadak menjadi perbincangan hangat warga Lampung. Bupati Mesuji, Elfianah, memposting sebuah poster sayembara yang menawarkan hadiah fantastis senilai Rp 50 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap tapir dalam keadaan hidup dan sehat.

Informasi yang dihimpun media kami pada Selasa (7/7/2026) menyebutkan, poster tersebut diunggah langsung oleh Elfianah melalui akun Facebook pribadinya. Unggahan itu sontak menuai beragam reaksi dari netizen, mulai dari antusiasme hingga kritik tajam terkait ajakan menangkap satwa liar yang sejatinya dilindungi.

"Mohon untuk disebar luaskan!! Siapa tahu anda yang beruntung akan diberi hadiah oleh Pak Gubernur Rp 50 juta," tulis Elfianah dalam unggahannya, seperti dikutip dari laporan media kami.

Dalam poster yang dibagikan, disebutkan bahwa hadiah Rp 50 juta tersebut berasal dari Gubernur Lampung. Sayembara ini secara spesifik meminta peserta untuk menangkap tapir dalam kondisi hidup dan sehat, tanpa memberikan perincian lebih lanjut mengenai maksud atau tujuan penangkapan satwa tersebut.

Kebijakan ini langsung memicu perdebatan publik, mengingat tapir merupakan salah satu satwa yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Keberadaan tapir di alam liar justru menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Alih-alih mengajak masyarakat untuk menangkap satwa, sejumlah pihak menilai pemerintah seharusnya mendorong upaya konservasi dan perlindungan habitat tapir dari ancaman perburuan dan alih fungsi lahan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Gubernur Lampung maupun instansi terkait seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengenai legalitas atau dasar dari sayembara tersebut. Yang jelas, unggahan Bupati Mesuji ini telah membuka kembali diskusi tentang bagaimana pemerintah daerah seharusnya bersikap dalam isu konservasi satwa liar yang semakin kritis.

Jika terbukti bahwa tapir yang menjadi target adalah satwa yang dilindungi undang-undang, imbauan semacam ini berpotensi melanggar aturan konservasi dan dapat memicu praktik perburuan ilegal yang merugikan kelestarian alam. Masyarakat pun diimbau untuk tidak gegabah merespons sayembara tersebut sebelum ada kejelasan status hukumnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Pelaksana. Editor pelaksana dan konsistensi editorial.

Comments (0)

User